
“kinan,kemana aldino?” tanya sarah saat melihat kinan yang sangat kesal sekali.
“dia sudah pergi tan bersama istrinya itu.” Sahut kinan murung.
“mmm.. biarkan saja mereka. Tante juga sudah capek dengan aldino. Banyak cara tante lakukan tapi tetap saja aldino tak mau pisah dengan anak lisa itu. Entah pellet apa yang keluarga taro kasih sehingga anak tante sampe menurut banget dengan bocah tengil itu.” Ujar sarah cerocos saja.
“maksud tante,tante merestui mereka?”
“tante tidak bilang bakalan merestui mereka tapi,tante juga tidak bisa kek gini terus…capek tante rasanya dimarahi terus.” Ujar wanita tua ini.
Sarah tidak hanya dimarahi oleh anaknya tapi juga suaminya.
Karena kelakuan sarah yang keterlaluan terhadap amara. Begitu juga lisa yang sering dimarahi oleh suaminya karena selalu saja bertengkar dengan sarah.
“apa lagi ini?” Tanya bintaro melihat istrinya pulang marah marah anggak jelas.
“sarah itu benar benar mengesalkan” ujar lisa duduk disofa dan seorang pelayan langsung meletakan air.
Lisa pun minum.
“kenapa kamu tidak rukun aja sih dengan sarah?” ujar bin mengusau rambutnya. “dari zaman dahulu sampai saat ini kalian berdua tak berubah rubah. Padahal udah punya cucu juga” ujar bin karena terlanjur kesal.
“rukun?,,bagaimana mau rukun kalau dia nya selalu menghina putriku,sarah tu tidak punya perasaan. Masa tadi dirumah sakit dia mengatakan amara tidak becus jadi ibu” ujar lisa tak terima
“yaudah,hari ini kita ambil pelajarannya aja. Dan itu juga cobaan untuk amara. Kita sebagai orang tuanya lebih baik mendukungnya dari belakang dan berdo’a agar kelak amara bisa disukai oleh sarah” ujar bin.
"Betul tu mah, apa yang papa bilang. terlalu ikut campur dengan urusan rumah tangga orang lain itu tidak baik mah" ujar saudara tertua amara.
“tapi,mama anggak tega pah,kak..amara tu masih kecil. dia udah mati matian merawat anaknya eh sinenek kunti itu ngomong kek gitu.” rengek lisa.
“mama,mama ingat bagaimana perjuangan ku,waktu kamu tidak disukai oleh almarhum mama ku. Karena kegigihan kita akhirnya kamu menjadi menantu yang tak terkalahkan bukan. Nah papa yakin aldino tidak akan membiarkan amara dihina terus oleh mamanya. Kita lebih baik beri dukungan saja kepada amara agar lebih baik lagi.” Ujar papanya.
__ADS_1
“mmm…mama percaya papa”sahut lisa tersenyum.
“papa,juga percaya mama”sahut bin memeluk istrinya.
Anak tertua dari taro company ini hanya bisa senyam senyum saja.
Dikediaman naga grub. Sarah baru pulang langsung dimarahi oleh ibu mertuanya karena dapat bocoran karena telah memarahi cucu mantunya.
“sarah,berani sekali kamu memarahi cucu menantuku. Kau jangan lupa ya tanpa amara aldino itu tidak akan punya anak,.. tidak akan pernah karena dia seorang homoseksual” bentak nenek aldino.
“mama tau kabar ini dari mana?” Tanya sarah lansung tertunduk.
“dari mana pun ku tau,itu bukan urusan mu sarah. Dan ingat bila kau merusak hubungan mereka maka aldino tidak akan dapat apa apa dari kita.” Ancam sang nenek.
Sarah mendapati banyak tekanan dari mana mana. Inilah yang membuat dia tak pernah rukun dengan lisa dan tidak pernah setuju melihat amara dengan aldino.
“udah tua masih saja kayak anak anak,tunjukin napa kalau istri fram itu seorang wanita yang berkelas.” Ujar sinenek kemudian berjalan dengan tongkatnya meninggalkan sarah.
“aku benar benar tidak tahan lagi tinggal dirumah ini.” gumamnya sarah dalam hati.
Ia tumbuh dengan ajaran yang sangat keras oleh ayahnya beda dengan lisa yang sangat dimanja dan selalu disayangi oleh orangtua yang lengkap. Hari menjadi bulan bulan pun menjadi tahun mereka tumbuh dikomplek yang sama setiap harinya. Sampai suatu saat mereka bertemu dengan jodohnya masing masing yang ternayata fram dan bintaro satu sahabat dari sejak kecil.
Mereka semua berasal dari konglomerat. Kalau masalah harta itu bukan lah sebuah masalah namun kasih sayang lah yang membeda kan mereka. Lisa juga perempuan preman pasar yang jail meski dia seorang putri konglomerat dan dia sering memalak orang orang pasar waktu sekolah.
Ditahun yang sama mereka sama sama melangsungkan pernikahan. Lisa lebih dulu hamil dan melahirkan 2 orang putra kembar sebagai naak pertama. Namun sarah untuk mendapati aldino sungguh penuh perjuangan karena suatu konflik dirahimnya.
5 tahun berlalu akhirnya sarah juga melahirkan seorang putra yaitu aldino. Disaat yang bersamaan aldino lahir lisa juga sedang hamil anak ketiganya dan ke empat. setelah umur aldino 10 tahun lisa lagi lagi melahirkan anak yang dinanti Nantinya yaitu seorang anak perempuan.
Musuhan yang terlalu lama akhinya tuhan mempersatukan mereka dalam ikatan pernikahan anak anak mereka. Jadi perlahan konflik demi konflik pun mulai reda diantara sarah dan lisa. Yang biasanya setiap perkumpulan arisan selalu berakhir babak belur kemudian suami masing masing menjemput kekantor polisi istri mereka. Namun semenjak kejadian aldino dan amara mereka lebih sering menghabiskan waktu mengasuh cucu mereka meski terkadang terjadi konflik ringan.
“apakah mamaku dan mamamu,selalu begitu?”Tanya aldino kepada amara.
__ADS_1
“tentu,mereka dari sejak aku kecil sampai saat ini selalu ribut.” Ujar amara sambil menulis diruang keluarga.
Sedangkan aldino duduk disofa dengan memakan cemilan.
“apakah kamu tidak pernah tau tentang keluarga mu sendiri?”Tanya amara melihat aldino.
Mata mereka sempat bertemu selama tiga detik,kemudian aldino mengalihkanya kembali keTV.
“aku malas tau,urusan orang besar. Yang aku tau mama kamu dan mamaku tidak rukun itu aja” tuturnya.
“hadeuh kau memang tidak punya hati, dingin banget.” Ujarnya amara mengangguk angguk. “mmm oh ya,aku dengar mas al dengan kak kinan pernah pacaran kok bisa?,bukankah kamu homoseksual ya?” ujar amara membuat aldino menatapnya.
“itu bukan urusanmu” jawab aldino kembali keTV kembali.
“aku dari dulu selalu menceritakan tentang apa saja,karena aku percaya denganmu” ujar amara tersenyum melihat aldino.
“jangan menatap ku seperti itu,aku tidak luluh.” Ujarnya.
“aku yakin,mas pasti ada sebabnya bukan dengan hubungan menyimpang ini?” tutur amara lagi.
“apa masalahmu?, apa salahnya bila aku gay?. Kenapa semua orang menganggap itu menjijikan.” Ketus aldino. “Negara ini,mereka itu hobi melebih lebihkan masalah. Hidup nya tidak terurus tapi sok sok an ngurus hidup orang”semprot aldino.
“akukan Cuma nanya,kenapa jawabnya kasar banget? Kalau mas tidak mau jawab kan tinggal bilang. Aku tidak bisa jawab. Gampangkan?” ujar amara dengan lembut kemudian melihat bukunya kembali.
“aku ngantuk,aku tidur duluan” ujar aldino berdiri sambil memperbaiki kaosnya.
Pria itu pergi menaiki tangga. “sabar mara,kamu pasti bisa. hanya butuh waktu saja.suatu saat mas aldino pasti bisa menceritakanya.” Ujarnya membaut dadanya.
ADA RAHASIA YANG BISA DIKATAKAN PADA WAKTUNYA,NAMUN ADA RAHASIA YANG HANYA BISA DITUTUP KEMUDIAN TERBUKA DENGAN SENDIRINYA. (chacuik)
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...