ALAM

ALAM
Aku membencimu


__ADS_3

Waktu tiga jam dipersingkat menjadi 1 jam karena menggunakan helikopter tersebut. Karena suara helikopter yang berisik membuat pelayan keluar dari rumah tersebut dan melihat 5 orang laki laki datang bagaikan merampok.


Sedangkan amara masih sibuk dengan komputernya diruang bawah tanah dengan mengheaker perusahaan kinan dan musuh musuh ayahnya yang lain. Dalam waktu satu jam banyak perusahaan yang bocor oleh gadis ini. Dapat dipastikan besok banyak CEO yang serangan jantung mendadak.


“siapa kalian?”Tanya pelayan berusaha mengotak atik hpnya untuk menelepon pertolongan bila terjadi sesuatu.


“minggir” ketus sibadan besar menyuruh pelayan memberi jalan pada bosnya.


“siapa kalian,apa mau kalian hah?” pekik pelayan dengan gemetar.


“Bos kami adalah suami dari nyonya anda” yang lain.


“saya tidak percaya,mana buktinya.” Ketus pelayan.


Pelayan dengan bersikeras menutup pintu namun bodyguard aldino menariknya.


“jangan membuat keributan” ketus aldino dengan dingin membuat semuanya terdiam.


“katakan pada nyonya mu,suaminya ada diluar.” Ujar aldino.


“benarkah tu_tuan suaminya.


“panggilkan dia saja,saya akan menunggu disini.” Sahut aldino dengan tenang karena dia tau pasti anaknya sekarang sedang tidur.


“bik, dimana kamu!” suara teriakan amara memanggilnya.


“hmm nyonya, saya…”

__ADS_1


“ada apa?” kali ini amara menampakan whujudnya dan dirinya terkejut saat melihat kehadiran aldino terlalu cepat.


“sayang,” amara tersenyum dan berlari kemudian melompat ke tubuh aldino.


Mau tak mau aldino terpaksa merangkul gadis ini agar tidak jatuh. Seketika kaki amara langsung melingkar kepinggang aldino dan tangannya keleher aldino. Membuat semuanya shok melihat amara yang langsung menempel bagaikan sebuah paku yang ditarik magnet.


“aku yakin kamu pasti datang” ujarnya melihat wajah aldino yang tampak kesal dan datar.


“lepaskan aku,turun” ujar pria ini dingin.


“kamu sendiri yang memegangku.” Ujar amara. Aldino memang memegang pinggang gadis ini karena takut jatuh. Seketika aldino melepaskan tanganya.


“turun.” Perintahnya kali ini.


“aku tidak mau” ujar amara menggeleng.


“auh..kau.” amara langsung mendorong aldino dengan kasar membuat aldino langsung terjungkal. “kenapa kamu datang kesini?,bila kau tidak menginginkan ku ngapain kamu mencariku!!!!” pekik amara memekakkan semuanya.


“kalian pergilah” suruh aldino sehingga semuanya menjauh.


Setelah semuanya pergi. Aldino berdiri dan masuk kedalam vila mewah tersebut. Amara mengekor dibelakang. Disaat aldino berhenti langsung balik badan dan amara langsung menaiki dagunya dengan menantang.


“apakah ini menurut mu lucu hah?,, apakah lucu setelah membuatku panik begini?,,APAKAH LUCU!” emosi yang dia tahan tahan akhirnya meluap dan menggema di ruangan utama tersebut.


“..mara,kamu itu sudah dewasa kamu bukan remaja lagi… kamu seorang ibu mengertilah.” Ujar pria ini akhirya menuruni suaranya kembali.


“kabur kaburan seperti ini bukan candaan,bisakah sedikit saja kamu berpikir jernih dan tidak mencurigaiku. Apakah mungkin aku sekingkuh dengan kinan?. Aku sudah katakan aku tidak tertarik dengan wanita. Bagaimana mungkin aku berselingkuh.” Terang aldino panjang lebar.

__ADS_1


“ngpain kamu kesini?” Tanya amara datar. “…apakah kamu hanya mencari anak anak saja?..kamu hanya peduli kepada mereka dan bahkan kamu akan menjadikan kinan sebagai ibu sambungnya. Tega kamu ya” air mata gadis ini mengalir lagi entah kesekian kalinya dia menangis oleh aldino sejak menikah.


“kapan aku mengatakan itu?” Tanya aldino mengangkat alisnya tak merasa begitu. Memang bukan dia mengatakan hal tersebut.


“aku masih hidup beraninya kamu menggantikan aku dengan kinan untuk anakku. Aku yang melahirkannya aku yang mengandungnya selama 11 bulan. Kemarin ibu mu yang ingin menggantikan ku sekarang malah suami ku sendiri. Kau dengan ibu memang sama sama kejam.


“sebelum bicara bisa tidak kamu berpikir dahulu?, kapan aku mengatakan akan menggantikan mu hah?” bentak aldino habis kesabaran.


“bukan kah itu mau kalian?, menggantikan ku dengan wanita pilihan kalian. Kau harus ingat, aku mengandung mereka selama 11 bulan bukan 9 bulan 10 hari… hiks hiks.. orang orang disana melahirkan secara normal namun aku?..aku harus dirangsang meminum ini itu dan melahirkan pun akhirnya dioperasi.. OKEY!, bila kamu memang tak mencintaiku aku paham itu tapi setidaknya lihat aku dari perjuanganku melahirkan anakmu dan katakan kepada ibumu itu lihat perjuanganku…” amara benar benar kehabisan kata kata. Menghela napas dan menghela napas beberapa kali.


“…bila kamu tidak mencintaiku,setidaknya kasiani lah aku. Aku bisa menahan semua yang dikatakan ibumu tapi…. Hiks hiks… aku.. uhuk aku tidak bisa menerima bila kamu yang ingin menganggantikan ku dengan mantanmu.” Isaknya sambil mengusap air mata terus menerus karena tidak bisa berhenti meski udah diseka terus menerus.


“haha,kapan aku mengatakan bekalan menggantikan mu hah?,kapan! Katakan?..kamu marah lalu menangis dan mengatakan perjuanganmu dalam melahirkan mereka tidak akan membuatku kasian kepadamu!” ketus aldino memalingkan mukanya dari amara.


“lagian aku tidak menyuruhmu untuk melahirkan mereka.!” Rungutnya sambil memutar badanya.


Kata kata itu sungguh membuat amara langsung berasa ditampar berkali kali.


“dari awal kita memang tidak pernah cocok… seharusnya aku tidak mencintaimu mas” ujar amara lemah. Gadis ini melangkah pergi menjauh pria ini


"Mara...Amara dengar aku dulu.


"Cukup!,aku membencimu,aku menyesal menikah denganmu"


Bersambung


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2