
Setelah liburan yang kacau itu. Akhirnya kembali lagi hari senen dimana hari kita melakukan aktifitas diawal kembali. Amara meraih tas kuliahnya kemudian turun dari tangga. Ia melihat aldino yang juga hendak berangkat ke kampus hari ini bersama dengan anak kembarnya yang kali ini diantar oleh aldino.
“mama mau bareng dengan kami?”Tanya fani saat sang ibunda dihadapannya.
“tidak,mama harus ke suatu tempat dulu. Jadi tidak bisa bareng kalian” sahut amara tersenyum.
“owh, yuk pah nanti kita terlambat” ujar putrinya mendongakkan kepala melihat aldino.
“okey,pamit dulu sama mama”suruh aldino.
“mah kita pergi ya” ucap mereka berdua meraih “I love you” sambung mereka mengangkat tangan dan membentuk love di atas kepala.
“love you to sayang” mengikuti gerakan sang anak membentuk love di atas kepala juga.
“jangan lupa tugas mu,nanti kamu dengan saya.” Pesan suaminya.
“mm” senyum.
Aldino pergi, amara pun mengikuti dari dibelakang. Disaat mobil aldino sudah keluar dari gerbang amara pun melajukan mobilnya keluar di persimpangan mereka berpisah karena kampus amara dengan sekolah tk anaknya beda arah.
Aldino sampai ditk anaknya. Kemudian mengantarkan kepintu TK. “selamat pagi pak Al, selamat pagi fano fani.” Sapa bu gurunya. Yang menunggu kedatagan murid murid tercintanya.
“pagi,buk.”sahut aldino. Kemudian melihat kedua putra putrinya. “kalian berdua tidak boleh nakal oke?,harus rajin belajar dan jangan lupa untuk disiplin.” Pesan aldino. “masih ingat dengan apa yang papa ajarkan bukan?”
Mereka mengangguk dengan serentak. “baik lah, papa pergi. Bye bye”
“bye bye”
“permisi”
Aldino pun pergi, anak anak masuk kedalam tk.
Disisi lain amara tiba dirumah orangtuanya. Saat sampai disana ia disambut oleh keponakan keponakan imut imut mereka.
“wah lagi ngumpul?”Tanya amara saat melihat semuanya lagi ngumpul bersama lengkap. Ada kakak tertua sampai kakak terakhir dan istri istrinya.
“kamu sendiri”Tanya lisa. “cucu ku mana?” sambung lisa kembali.
“mmm dia sekolah” jawab amara masih berdiri.
“kamu tidak kuliah dek?”Tanya kakak terakhir.
“anggak kak,izin” sahut mara tersenyum.
“anakmu,kenapa diumur segitu sudah dimasukan kesekolah?, kenapa tidak didatangkan guru bimbinganya aja kerumah kek yang lain”Tanya kakak tertuanya.
“mas aldino tidak suka, dan aku juga tidak suka. Kalau gitu aku permisi kekamarku dulu ya. Ada yang mau diambil” ujar amara segera pergi.
Amara menaiki anak tangga later L sebelah kiri arah kamarnya. Kemudian masuk dan menutup pintu kemudian menguncinya. Ia meraih suatu ruagan rahasia yang hanya diketahui oeh dirinya dan masuk keruangan tersebut dengan lampu senter. Kemudian lampu menyala setelah ia katakan untuk menyala. Disana terdapat ruangan yang dihias sedemikian rupa seperti layaknya kamar tidur princess.
Sedangkan aldino tiba dikampus tak sengaja ketemu dengan kinan. “hay al” respon aldino kali ini tersenyum.
“terimakasih untuk semuanya” ujarnya.
__ADS_1
Sekali lagi aldino tersenyum mengangguk. Wajah kinan tampak berseri seri.
“sekali kali aku boleh bermain dengan fano fani tidak?, aku suka anak kecil” tutur kinan penuh harap.
“jika kamu bisa mengendalikan semuanya boleh saja,tapi jika istriku tau aku tidak bisa menolongmu” sahut aldino.
“tenang saja… aku siap kok menjadi ibu sambung anak anak mu” ujar kinan manja dan aldino pun lagi lagi tersenyum. Kemudian pergi.
“tak salah lagi,mas aldino seorang pria bajingan pembohong. Cintanya belum usai dengan mantannya” rungut amara duduk didepan kumputer melihat suaminya tersenyum dan mendengarkan pembicaraan suaminya dengan kinan.
“tapi kinan meminta terimakasih untuk apa ya?”ujar gadis ini bertanya Tanya dalam hati.
Tak lama hp amara berdering dan amara segera mengangkat karena emang itu yang dia tunggu sejak dari tadi.
“bagaimana?”Tanya amara langsung saat mengangkat telepon dari seorang pria suruhanya.
“Pengeluaran keuangan naga grub kemarin 2M kabarnya yang menarik uang sebanyak itu adalah Mr.Aldino” sahut pria didalam telepon tersebut.
“untuk apa uang itu?”Tanya amara penasaran.
“tidak diketahui,karena Mr.Aldino mengambil uang itu secara tunai” jelasnya.
“baik terimaksih,kalau ada info penting dari naga grub langsung sampaikan kesaya saja oke. Ada barang ada uang.” Ujarnya.
“baik ms.x”sahut pria suruhanya itu.
“naga grub,perusahaan yang terkenal dengan kedisiplinan kariawan dan tak sembarang orang yang bisa bekerja disana, ternyata banyak pengkhianatnya juga” ujar gadis ini tersenyum. “emang tidak salah, uang bisa membeli orang” sambungnya kemudian mematikan leptopnya kembali dan meninggakan ruangan tersebut dengan dua kata. Matikan lampu. Sehingga semua jadi gelap.
Dikampus
“pagi pak”
“1 2 3 4 10 20 39..39?” menaikan alisnya. Meneliti siapa yang tidak hadir dan sosok itu adalah istrinya. “Amara Alisontaro? Kemana dia?”Tanya aldino.
“dia kan suaminya,yang tinggal denganya kok malah nanya kita” ujarrnya berbisik kepada sukma.
“diam aja” cegah sukma.
“sukma,kemana teman anda?”Tanya aldino.
“dia tidak masuk pak”sahut sukma dengan tegas.
“tadi pagi?”
“tidak juga pak”sahut sukma.
Sedangkan arara berusaha menghubungi amara berkali kali namun tidak diangkat angkat oleh gadis ini. aldino tampak sedikit heran dan berkata kata dalam hati kemana gadis tersebut pergi dengan alasan dia ingin kakampus lebih awal.
“baiklah mari lanjutkan”
“baik pak”
Wkatu berlalu tiga jam dan akhirnya keluar dari ruangan. “kalian boleh keluar duluan” ujar aldino membuat semua orang keluar dengan mengucapkan permisi masing masingnya.
__ADS_1
Aldino menghubungi amara namun tidak diangkat oleh amara. Kemudian Ia menghubungi pelayan rumah.
“apakah amara ada dirumah bik?”Tanya aldino.
“tidak tuan” sahut aldino.
Aldino pun mematikan telepon secara sepihak. Kemudian aldino menelepon ibu mertuanya.
“mah,amara ada dirumah mama?”Tanya aldino.
“1 jam yang lalu disini,tapi sekarang udah pulang katanya.”sahut ibu mertuanya.
“baik mah terimakasih” sahut adino kembali.
“ada apa emang?”Tanya lisa.
“tidak papa mah,soalnya anggak biasa aja dia tidak masuk kuliah” sahut aldino.
“owhh, baiklah” sahut lisa.
“aku tutup teleponya ya ma”
“okey,selamat siang.”
“selamat siang ma”
Aldino menutup telepon pikiranya pun mulai bertanya Tanya. Kemana dan kenapa. “baru kali ini rasanya aku dibohongi dengan alasan tak jelas.” Ujarnya sambil mengemasi barang barangnya.
Ini sudah waktunya anak anak pulang,kalau dia baru satu jam dari rumah orangtuanya berarti dia bisa jadi ke TK. Aldino pun menelepon pengasuh fano fani.
“hello tuan,apa ada yang bisa kami bantu?”Tanya seorang wanita dari sana.
“apakah kalian bersama fano fani?”Tanya aldino.
“tidak tuan, nyonya muda membawa non fani dan den fano pergi tuan.”
“kemana?”
“saya tadi sempat bertanya,namun nyonya tidak mau mengatakan apapun kepada saya.”
“apah!!”
“maafkan kami tuan”
Aldino langsung menutup telepon secara sepihak. Seketika pikiran negatif thinking nya berjalan menelusuri otak dan urat kepala nya. Emosi dan juga khawatir dengan info yang dirinya dapat. Kenapa gadis ini membawa anak anak tampa memberi tahu pengawal dan pengasuhnya.
Aldino keluar dari ruangan tersebut kemudian menyuruh asistennya untuk merapikan semuanya dan menyuruh asistennya untuk masuk kali ini karena dirinya ada urusan. Setelah itu aldino meninggalkan tempat tersebut dan pergi dengan tergesa gesa.
Bersambung
Visual
__ADS_1