Anira Life Story

Anira Life Story
Masa Orientasi Siswa


__ADS_3

Masa Orientasi Siswa


Drtttrr dtttrr..


Tanda pesan masuk.


Gadis remaja yang belum lama lulus dari Sekolah menengah pertama ini menggeliat, mengambil handphone Mokia jadul yang lebih mirip alat pengasah pisau dibawah bantal tidurnya.


+6285xxxxxxxxx


"Selamat anda lolos seleksi penjaringan siswa baru di SMK MK, dengan nilai tertinggi pada seleksi pendaftaran gelombang kedua. Untuk selanjutnya silahkan hadir pada hari sabtu depan untuk melakukan pembekalan masa orientasi siswa baru.


_ TTD panitia penerima siswa baru."


Begitulah bunyi pesan yang diterima Anira,


Deg deg deg..


Debaran jantung Anira semakin berpacu cepat. Entah apa yang dirasakan Anira saat ini? Jika kebanyakan orang yang mendaftar dan menerima pesan tersebut akan bersorak bahagia. Ya untuk bisa masuk SMK ini cukup ketat dan susah. Namun tidak dengan Anira. Bahkan air matanya sampai lolos begitu saja. Sedih dan kecewa itu yang Anira rasakan.


"Huft.. Malas sekali rasanya, aku gak mau bilang sama ibu kalau aku diterima dan hari sabtu harus berangkat." Gersah Anira.


__________________________________________


Sampai hari sabtu pun tiba, disaat para siswa baru mulai mendapat pembekalan masa orientasi dari para Guru dan Kakak pembimbing.


__________________________________________


Masa Orientasi Siswa


Hari Senin, pukul 05.30


Selepas subuh sudah banyak siswa yang memenuhi halaman SMK MK, terlihat berlebihan tapi entah karena memang mematuhi aturan atau hanya takut terlambat dan kena sanksi dari para kakak pembimbing. Pukul 05.30 siswa baru sudah harus sampai di sekolah.


"Lari dek! Cepat lari jangan sampai terlambat!" Teriak para kakak pendamping.


Sudah pukul 05.30, semua siswa berbaris sesuai kerabat (kelompok) masing-masing. Yang terlambat bagaimana? Pastinya sudah diberi barisan khusus.


"Selamat pagi semua, perkenalkan saya Arman ketua umum OSIS di SMK MK, seperti yang sudah dijelaskan pada pembekalan kemarin, bahwa kalian nanti akan mengikuti kegiatan MOS ini selama 2hari, dan setelahnya kalian akan mengikuti KBO selama 3hari 2malam di sekolah ini.


Sebelum mulai acara pagi ini mari kita berdoa terlebih dahulu untuk kelancaran acara MOS hari ini. berdoa mulai."


Selesai..


"Okey para kakak pendamping silahkan absen siswa baru di kerabat masing-masing! Yang sudah kakak senior bagikan."


(Para pendamping kerabat adalah kakak senior OSIS kelas XI. Setiap pendamping diberi tanggung jawab 10-13siswa. Tentunya dipisah ya antara laki-laki dan perempuan, karena SMK MK sendiri berbasic sekolah agamis).


-*-*-*-*--*-*-*-*


"Kerabat Khadijah kakak ambil alih semua siap grak!" Komando kak Yani selaku pendamping kerabat Khadijah.

__ADS_1


Hitung mulai!


Satu.. Dua.. Tiga.. .... Sebelas. Selesai.


"Ehh tunggu di lembar catatan bukannya harusnya ada 12 anak di kerabat ku, kenapa cuma 11." Gumam kak yani dalam hati.


"Apa ada yang gak berangkat?


Dian kamu sebagai ketua kerabat, gimana apa ada anggotamu yang gak berangkat? Di catatan dari kakak senior harusnya ada 12 kenapa ini 11?"


"Duh saya gak tau kak, dari hari sabtu cuma 11 anak." Jawab Dian


"Ohw ya sudah kalian cek kelengkapan masing, barang-barang yang kemarin disuruh bawa kumpulkan sama ketua kerabat. Jika ada yang kurang kalian tau kan ada hukumannya? Kalian mengerti?"


Mengerti kak! Jawab semua kerabat Khadijah.


-*-*-*-*--*


"Permisi Kak Arman, Kak Nur lapor di catatan saya harusnya kerabat ku ada 12 anak tapi dari hari sabtu ternyata ada 1 yang tidak berangkat.


Namanya Anira kak."


Lapor kak Yani pada Kak Arman dan Kak Nur selaku ketua dan wakil ketua OSIS SMK MK.


"Baiklah, nanti kakak coba hubungi walinya kamu bisa kembali ke kerabatmu! Jawab kak Nur."


"Baik kak saya permisi."


"Huft ini anak baru mulai MOS saja sudah gak berangkat dia gak tau apa memang gak mau berangkat sih?


Awas aja nih anak kalau sampai sengaja gak berangkat lihat hukuman apa yang menantimu dek".. rutuk kak Nur


Selesai masa orientasi siswa hari pertama pada siang menjelang sore. Para siswa baru sudah mulai keluar sekolah menantikan jemputan masing-masing. Ya karena selama Masa orientasi siswa baru dilarang membawa kendaraan sendiri.


Walaupun SMK MK termasuk sekolah kejuruan baru namun kiprahnya tidak perlu diragukan lagi, terutama untuk jurusan kesehatannya. Bahkan SMK MK lebih terkenal dengan sebutan sekolah kesehatan F.


Sore hari selepas MOS.


Pihak Sekolah : "Assalamu'alaikum ini perwakilan dari SMK MK, apa benar dengan wali murid dari saudari Anira?"


Ibu : "Wa'alaikumsalam, iya betul itu anak saya. Ada apa ya?"


Pihak sekolah : "Jadi begini bu, putri anda diterima di SMK MK seharusnya hari sabtu kemarin sudah mulai berangkat untuk pembekalan masa orientasi namun sampai hari ini putri ibu tidak berangkat. Padahal putri ibu juga siswa rekomendasi dari Dinas Pendidikan Kabupaten. Jadi bisa ibu beritahu pada putri anda untuk berangkat besok?"


Ibu : "(jadi putriku diterima tapi gak bilang kalau sudah mulai berangkat. Gumam ibu dalam hati). Maaf sebelumnya, baik nanti saya beritahu putri saya untuk berangkat besok. Terimakasih sudah memberikan informasi pada saya."


Pihak sekolah : "iya bu sama-sama, assalamu'alaikum."


Ibu : "wa'alaikumsalam."


************************************

__ADS_1


Sedangkan dalam kamar berukuran 3x3, gadis yang tidak terlalu cantik namun juga tidak jelek, sedang merebahkan tubuhnya sembari berbalas pesan dengan temannya. Hingga kedatangan sang ibu menghentikan aktivitas nya.


"Nak ibu mau ngomong, benar kamu diterima di SMK MK?" tanya ibu pada Anira.


"Hmm kok ibu bisa tau, Gumam Anira.


Ehh ibu kata siapa?"


"Tadi pihak sekolah hubungin ibu, bilang kalau kamu diterima dan hari sabtu kemarin harusnya sudah berangkat. Kenapa kamu gak berangkat hah?" Kesal ibu Anira.


"Ibu kan tau kalau aku gak mau sekolah disana, kenapa ibu maksa terus sih. Aku gak suka sekolah kesehatan bu. Apalagi kalau sampai belajar bab penyakit yang mengerikan aku jijik bu." Ungkap Anira dengan mata yang berkaca-kaca.


Flashback on.


"Selamat ya Ra, sekarang sudah lulus. Rencana mau lanjutin dimana?" Tanya bu Suti wali kelas IX Anira.


"Hmm belum tau bu, mungkin gak lanjutin. Gak ada biaya." Jawab Anira dengan wajah sendunya.


"Ya sudah, kamu tenang dulu barangkali nanti ada rejeki buat lanjutin. Dan nanti coba ibu sama pak Adhi nyari info sekolah yang menyediakan beasiswa untuk siswa berprestasi atau kurang mampu ya. Ibu pamit dulu ke kantor."


Iya bu..


****************


Diruang kelas IX.4


"Ra, kamu dipanggil bu Rus ditunggu tuh dikelas anaknya." Ucap salah satu teman Anira.


"Iya bentar lagi aku kesitu."


Tok tok tok


"Assalamu'alaikum " Ucap Anira


"Wa'alaikumsalam, kemari ra ibu mau ngomong."


"Ada apa ibu manggil saya?"


"Jadi gini ra, maaf sebelumnya ya kebetulan ditempat tinggal ibu ada yayasan yang membiayai sekolah anak yang berprestasi, yatim-piatu, dan kurang mampu. Sebenarnya perorangan sih yang membiayai. Kamu mau gak? Semua biaya sudah ditanggung mulai buku, spp, dllnya hanya ongkos saja yang ditanggung sendiri. Tapi kalau kamu mau bisa sekalian mondok saja semua biaya sudah ditanggung sampai S1. Nanti seminggu sekali kamu bisa pulang kerumah saat libur. Kalau mau nanti ibu daftarin. "


"Mau bu mau banget, tapi saya bilang ibu saya dulu ya bu." Diijinkan apa tidak. Jawab Anira dengan antusias.


"Iya nanti kabari ibu ya kalau mau, sudah pulang saja sana kabari ibu kamu."


Flashback off.


(Tulisan pertama kakak, hehe maaf jika banyak typo dan belum bagus. Masih proses belajar. Mohon kritik saran yang membangun ya. Jangan dibully aku cengeng anaknya. Susah diemin nya gak ada tukang balon)


TERIMAKASIH sudah mampir.


Boleh kasih dukungannya lewat LIKE, KOMEN, dan VOTE nya ya kakak *Smile*

__ADS_1


__ADS_2