ANUGRAH Semalam

ANUGRAH Semalam
BERTEMU LAGI...


__ADS_3

Sesampainya di parkiran motor.


Aku menyalakan motorku.


" Ckreekk "


kunci motor, ku nyalakan.


" Creteeek... " suara standar.


" drrdedetttt,,, dredeedeettt.... "


" Brummm.. Brumm,.. Bebebebeeepp ...bebebeeppp... "


Lalu ku nyalakan motorku untukku panaskan. bergegas aku memanaskan motorku yang sejak dari tadi cukup lama tidak ku gunakan pada saat acara berlangsung.


"Shreekkk ... Shereekk..." suara jaket.


Jaket kulit kugunakan untuk menhindari cuaca dingin di kala perjalananku pulang.


" taaapp... , Clekk.."


Memasang helm lalu aku berjalan keluar meninggalkan Gedung. Dengan Megendarai motor S*tria F .


" Ngeennng.... Ngeeng.... Ngeeeeng... "


Laju aku berjalan dengan kecepatan diatas 20km/jam. Tidak terlalu cepat tidak pula terlalu pelan. Karena aku masih ingin menikmati suasana Kota jakarta di malam hari. Jarak tempuh yang Cukup jauh bagiku. Dari Kwasan Senanyan menuju arah pulang dikediaman rumahku Di daerah Jakarta Utara tepatnya kawasan Koja. Jadi Beginilah kehidupan Kota jakarta yang begitu indah dengan menjulangnya gedung bertingkat dan lampu kota yang terang hiasi jalanan tanpa kemacetan di malam Hari.


Dalam perjalananku, aku melintasi kawasan Sudirman. saat itu Aku melihat sosok perempuan kulewati berdiri Di Halte sepintas nampak kaya ku kenal.


" Ciiittt.... "


Aku mendadak mencoba ngerRem motorku.


Aku masih penasaran langsung aku palingkan kepalaku untuk memastikan dan menoleh.


Ternyata benar tidak , Yang ku lihat adalah orang yang aku kenal. Dengan pakain yang sama di undangan Tadi. Sedang Bermain HP.


Aku mencoba mengahampiri untuk memastikanya sekali lagi.


" Putri... Ya ??? "


Ujarku bertanya pada pperempuan yang ku lihat.


" eh... Erikk... !!! Kok kamu disini sih. Kamu ngikutin aku yaa..."


Jawabnya seraya dengan tenang. Tapi raut wajahnya seakan sedang membutuhkan pertolongan kaya sedikit tertekan senyuman seakan maksa atau perasaanku ajah yaa...???


" Dihh... Malah balik nanya...!!! Harusnya aku yang tanya Kamu, bukanya kamu tadi pulang sama Pasangan Kamu. Siapa namanya. Ru....ru... Di... Iya Sama si Rudi Kan. "


Jawabku dengan entengnya. Dan rasa bingung kenapa Dia ada disini.


" Udah jangan diBahas Dulu ya. Nanti aku ceritain dijalan. Sekarang kamu mau antar aku pulang gak.? Soalnya dari tadi aku otak atik aplikasi G@ Car atau Gr*B Car. gak ada yang mau aktif nih. Ada kali aku nunggu 15 menit." Jawabnya begitu dewasa dan tenang solah menghadapi masalah gak perlu harus keras dalam pikirnya yang aku lihat.


" Okeey... Okey... Siap Tuan Putri. Tapi dengan 1 syarat. Boleh gaaa? " .


Aku mengiyakan ajakannya. Namun aku berikan syarat untuknya.

__ADS_1


" ihh... Apa Rikk, jangan yang aneh aneh ya. Nanti aku bilangin Doni kamu.!!"


serunya seakan penasaran.


" Srrrekkhh. Sreekkhh..."


Aku membuka Jaket kulitku dan mengenakan jaket itu untuknya. Sebab aku melihat tubuhnya terlalu Terbuka. Karena Gaun pestanya model lengan tangan terbuka. Walaupun masih kebilang sopan untuk pakaian umum tapi cuaca malam begitu dingin.


" Haaatcchii.. Heeemmrsstt"


Benar saja Putri pun Bersin.dan ku letakan jaketku dipundaknya seperti aku mengalungkan lengan ku. Jarak pandang kami terlalu dekat. Rambutnya yang indah dengan aroma khas tubuhnya membuatku salah tingkah.


" maa... Maaf put, aku cuma mau kamu pakai jaket aja kok. Dingin banget anginnya Kamu udah Bersin tadi tuh... " jawabku seraya langsung melepaskan jaketku. Dan dia pun memakainya sendiri.


" makasih ya Rik, kamu baik banget. Andai ...!!!"


Belum sempat berbicara panjang.


Perut Perutku berbunyi...


" Kruuukk... Krekeekkk..krukkkkkk krukk.! "


" Ughhh....!"


melilit tanda perutku lapar Dampaknya. Soalnya aku hanya menyentuh STeAK saja pas Dipesta. Biasa orang Indonesia klo ga kena nasi pasti belum dibilang makan... Hehehehee...


" Rik,, kenapa...? Perut kamu laper ya.


Hayu, kita cari makan dulu aja. Pasti kamu cuma makan STEAK tadi di pesta saja ya.!! Cari restoran terdekat di area sini yang kamu tau... Ya."


Raut wajah Putri cemas tiba tiba seakan panik.


Jawabku sambil menggaruk kepalaku.


" ih... Gak boleh ngomong gitu."


Jawab Putri memarahi aku.


" Yaudah Ayo... Naik ke Motor put..."


Ajakku memintanya..


" oke bang, jangan ngebut ngebut ya bang."


Macem tukang ojek dia ucapkan. Seakan dalam Candanya.


" sesuai aplikasi yaa.... Ka"


Ucapku membalas candanya.


" ihh... Apan sih kamu rikk. Norak ah. Yaudah fokus kendarain motornya."


Ujar putri.


Akhirnya perjalanan kami pun tiba mencari lokasi tempat makan.


Namun dia sedikit heran dan bingung.

__ADS_1


Aku singgahi peristirahatan kami di kawasan Pecenongan. Dimana disana masih banyak pedagang Kaki Lima. Aku singgahi pedagang pecel Ayam. Pinggir jalan.


" ayo put,, masuk!! , disini kelihatannya makanan paling enak diwilayah sini. Soalnya rame banget pengunjungnya. Maaf ya Restoran udah pada Nutup Put soalnya. Aku takut nih. Kamu ga Terbiasa yaa..."


Ajakku sekaligus mengajaknya.


" Eh.. Gak apa apa kok, aku biasa. Jangan terlalu bandingin Privilege aku dong. Namanya manusia sama sama makan nasi. Ya sama saja. Gak ada bedanya dimata tuhah kok. Cuma aku beruntung aja.!! Aku suka kok rame, Benar kata kamu pasti enak nih rasanya..."


Jawab Putri yang berupaya mengimbangi caraku bergaul yang mengajaknya makan ala pinggir jalan.


" Permisi ka... Untuk pemesanannya, Mau pesen apa? "


Tanya seorang pelayan.


" aku Paket ayam Bakar sama nasi nya 1 ya. Kamu mau pesen apa Put.?"


Jawabku kepada pelayan sekaligus menanyakan pesanan pada Putri.


" Aku samain aja deh sama Kaya kamu..."


Ujar Putri..


" berarti paket Ayam bakar plus nasi 2 ya Mas..., itu sudah sama Es teh manis nya kan mas."


Ucapku pada pelayan, dan memastikan pesananku.


" iya ka... Ditunggu yaa.."


Ucap pelayan.


Selang waktu kami menunggu pesanan.


" tadi kenapa sih put kamu bisa di Halte...???" ucapku seakan masih penasaran keberadaan Putri yang Bisa disana. Padahal jelas jelas dia di jemput oleh Tunangannya.


" Jujur yaa...aku tadi kecewa besar sama Mas Rudi. Sebenarnya pas di jemput Tadi diundangan. Itu aku Hanya Sandiwara depan kalian. Mas Rudi itu memang Tunangan aku tapi 1 sisi aku mengetahui perselingkuhannya dia Hari ini..."


Putri mulai membuka cerita...


"HAAHHHH...."


" SELINGKUH...??? "


UJARKU didalam hati bingung...???


Aku coba tenangkan diriku maksud yang di ucap oleh Putri.


Dengan pelan aku bertanya...


" Selingkuh, Hari inii... Gimana.??? Maksudnya ga ngerti... Aku PuT !!! "


Aku bingung dengan wajah yang heran.


Kok Bisa yaaa.


Padahal cukup bijak loh orang nyaa. Si Rudi Rudi itu. Tapi aku g suka ke Pribadiannya yang Sombong sih. Hmmm... Kasian si Putri padahal. Dia Cantik, Baik, Pintar, apapun dari dirinya selalu terpenuhi. Tapi kenapa ini terjadi pada Dirinya yaa.


Bodoh sekali Si Rudi menyia nyiakan orang seperti Putri... Ucapanku greget mendengar cerita akan Hal Ini. Andai aja aku yang mendapatkan posisi seperti Rudi sudah pasti tidak aku sia siakan Putri dalam Hidupku. Jelas Putri sosok wanita idaman pria Banget. Orang orang berlomba lomba untuk mendapatkan hatinya. Sedangkan si Rudi bodoh sekali.

__ADS_1


Ucapku dalam hati yang sok tau denger cerita ini.


__ADS_2