
Naya pun tersenyum dan berterima kasih karena Andre telh mengerti dirinya..
"Mas Andre aku sudah menganggap Mas seperti kakak kandungku sendiri, aku mau berterima kasih karena Mas telah begitu perduli sama aku. Mas apakah aku boleh meminta satu hal dari kamu?"
Andre pun menatap kearah Naya, Andre begitu mencintai Naya tapi Naya hanya menganggapnya seorang kakak..
"Apa yang kamu mau Nay, katakan saja. Jika aku bisa aku pasti akan melakukannya untuk kamu."
Mata Andre berkaca kaca sembari menatap Naya..
"Mas jika suatu saat ada hal buruk yang menimpaku aku boleh meminta satu hal sama Mas, aku minta Mas bantu aku jagain anakku ya."
Naya seolah sedang menyerah..
"Nay kamu ngomong apa? Aku akan mencarikan dokter yang terbaik untuk mengobati penyakitmu aku akan berusaha Nay aku janji."
Naya tersenyum sembari menatap kearah Andre..
"Mas aku gak mau kehilangan anak ini aku mau anak ini tetap hidup dan aku mau Mas Andre membantuku,aku mohon Mas kabulkan keinginan aku,aku mohon."
Naya langsung memohon kepada Andre, Andre tak kuasa menolak keinginan Naya..
__ADS_1
"Baiklah Nay,aku mohon sama kamu, kamu harus kuat ya demi anak kamu demi Mas Dhika dan demi aku."ucap Andre tak kuasa lagi menahan rasa di hatinya..
Tak lama kemudian Dhika pulang dan melihat Andre berada di rumahnya..
Dhika nampak mengepalkan tangannya dengan geram langsung menghampiri Naya..
"Andre kamu tahu sopan gak? Naya itu istriku apa pantas kamu bertamu ke rumah wanita yang telah mempunyai suami tanpa seizin suaminya?"ucap Dhika dengan geram..
Andre pun langsung menatap kearah Dhika...
"Maaf Mas aku gak izin dulu, aku kesini hanya ingin mrlihat kondisi Naya dan memberikan vitamin dari Dokter Najwa karena tadi beliau lupa. Kalau kamu gak percaya silahkan hubungi dokter Najwa.."
Dhika pun menatap kearah Andre dan benar ternyata Andre datang untuk mengantarkan vitamin dan obat penguat kandungan dari dokter Najwa teman sejawatnya..
"Mas sudah, Mas Andre hanya mengantarkan vitamin saja kamu jangan salah paham. Aku sudah menganggap Mas Andre seperti kakak kandungku sendiri jadi mana mungkin kami macam macam."
Naya mencoba menjelaskan dan kelihatannya Dhika pun percaya.
"Ya sudah terima kasih Ndre, aku percaya sama istriku tapi tidak dengan kamu." ucap Dhika sembari menarap kearah Andre..
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
Setelah Dhika pulang Andre pun berpamitan untuk pulang..
Dan setelah itu Dhika menyuruh Naya untuk kembali beristirahat..
"Nay ya sudah kamu istirahat lagi sana, lagian juga kakak kamu itu sudah pulang."ucap Dhika menyindir Naya..
Naya pun langsung menatap kearah Dhika kemudian tersenyum..
"Apa Mas cemburu?"tanya Naya secara tiba tiba membuat Dhika langsung menatap kearah Naya..
"Jika aku cemburu apa itu salah? Nay aku mau kita mulai semuanya dari awal lagi. Dan aku minta maaf jika aku sellu menyakiti hati kamu selama ini." Dhika menatap kearah Naya.
Naya pun tersenyum sembari menatap Dhika..
"Aku sudah memaafkanmu Mas, dan aku juga sudah melupakan semuanya."'ucap Naya sembari tersenyum..
Dalam hati Naya berkata" Bagaimana aku akan membencimu Mas jika sebentar lagi aku akan meninggalkanmu. Dan aku akan berusaha menjadi istri yang baik di sisa hidupku."
Naya nampak bengong dan Dhika langsung membuyarkan lamuananya..
"Ya sudah kamu istirahat aja ngapain kamu bengong?"ucap Dhika sembari tersenyum..
__ADS_1
Setelah itu Naya langsung kembali kedalam kamarnya dan kemudian beristirahat, sedangkan Dhika dengan setia menemani Naya yang sudah terlelap di dalam tidurnya..