Arti Sebuah Pernikahan

Arti Sebuah Pernikahan
Bab 03


__ADS_3

Naya pun menyiapkan makanan sesuai petunjuk sang majikan untuk makan malam,,Naya membuatkan Dhika Ayam bakar madu dengan saus mangga.


Naya juga menyiapkan makanan lainnya seperti sup ayam makaroni, tumis brokoli dan juga Ayam goreng mentega..


Naya dengan santai menyiapkan makanan di dapur di bantu oleh seorang asisten rumah tangga lainnya yang bernama Sulastri..


Naya nampak tak kesusahan dalam mengolah makanan apapun karena Naya memang suka memasak..


Setelah selesai menyiapkan makanan Naya kembali kekamar majikannya sembari membawakan makanan untuk sang majikan yang memeng telah berbaring di tempat tidur..


"Permisi Bu,, sekarang makan dulu ya. Mas Dhika makanan nya sudah siap silahkan makan dulu." ucap Naya sembari tersenyum...


Dhika pun membalas senyuman Naya kemudian mempersilahkan Naya untuk menyuapi sang Bunda..


"Baiklah kalau gitu Bunda makan dulu ya, Dhika juga lapar mau makan dulu." ucap Dhika sembari tersenyum kemudian berdiri dan pergi..


Dhika pun menuju ruang makan Dhika melihat banyak makanan yang sangat menggugah selera untuk segera di lahab...


"Ajaib tu cewek pinter juga dalam memasak, makan dulu deh usah lapar ne perut." ucap Dhika sembari mengambil piring dan mulai memasukan berbagai lauk di atas piring..

__ADS_1


Dengan lahabnya Dhika menikmati makanan yang tersedia bahkan setelah sekian lama di Canada baru kali ini makan senikmat ini..


Tuan Akhmad yang melihat sang putra menikmati makanan dengan lahabnya pun mendekati sang putra..


"Yah Ayah sudah gak kebagian.." ucap Tuan Akhmad sembari tersenyum..


Dhika kaget melihat sang Ayah yang tiba tiba telah berada di belakangnya..


"Ayah ayo makan, sumpah ini makanan enak banget Yah. Mbak Naya memang jago dalam mengolah makanan.." ucap Dhika sembari tersenyum..


Tuan Akhmad pun langsung duduk di sebelah sang putra dan kemudian menikmati makanan yang selalu membuatnya lahab ketika menikmatinya..


"Iya kamu emang benar Dhika, Naya memang pandai dalam mengolah makanan.." ucap Tuan Akhmad ikut memuji makanan yang Naya buat...


Naya melewati meja makan dan melihat makanan yang dia sediakan di atas meja telah ludes di lahab oleh majikannya ada perasaan senang karena makanan yang di siapkan olehnya di lahab habis..


Naya pun tersenyum bahagia dan Naya pun membersihkan perabotan makan yang berantakan di atas meja..


Naya dengan sigap membersihkan semuanya dan kini pun sudah selesai semuanya. Naya tengah beristirahat sejenak tiba tiba saja Tuan Akhmad memanggilnya..

__ADS_1


Naya pun mendekat kearah sang Majikan yang tengah berada di ruang tengah sedang menyaksikan siaran televisi..


"Iya Tuan memanggil saya ada apa Tuan?" tanya Naya sembari tersenyum..


Tuan Akhmad pun tersenyum dan menyuruh Naya untuk duduk..


"Duduk Nay, Bapak mau bicara sama kamu?" ucap Tuan Akhmad semabri mempersilahkan untuk duduk..


Dhika yang kebetualan sedang duduk pun hanya tersenyum..


Naya langsung duduk dan kemudian mendengarkan apa yang di ucapkan oleh majikannya..


"Nay bagaimana kondisi Ibu? Apa dia sudah ada perubahan?"tanya Tuan Akhmad sembari menatap Naya..


Naya pun tersenyum dan mengatakan bahwa kondisi Nyonya Akhmad nampak membaik. Naya pun mengatakan bahwa kini Nyonya Akhmad sudah lebih segar apalagi semenjak Dhika pulang..


Dhika pun tersenyum dan merasa senang karena mendengar kondisi sang Bunda yang sudah membaik..


"Oh iya Mbk Naya apa kamu pernah mengurus orang tua sebelumnya?" tanya Dhika sembari menatap Naya..

__ADS_1


Naya pun menggeleng dan menjelaskan bahwa Naya hanya menggantikan Ibunya yang bernama Ambar untuk merawat Nyonya Akhamd karena Ibunya sedang sakit..


Dhikabpun hanya mengangguk dan kemudian tersenyum..


__ADS_2