Arti Sebuah Pernikahan

Arti Sebuah Pernikahan
Bab 23


__ADS_3

Dhika menatap Naya yang sudah terlelap di dalam tidurnya. Dhika pun membelai rambut Naya dengan sangat lembut..


"Nay izinkan aku untuk menjadi suami yang baik ya buat kamu. Nay semalam aku mimpi Bunda di sana tersenyum melihat kita Nay."ucap Dhika sembari membelai rambut Naya..


Dhika pun dengan lembut mencium kening Naya dan kemudian Dhika keluar dari dalam kamarnya untuk menikmati makan siang..


Dhika menyuruh asisten rumah tangganya untuk membuatkan makanan sedangkan Dhika pergi ke ruang kerjanya untuk mengerjakan sesuatu..


Setelah selesai menyiapkan makanan Art nya pun memanggilnya..


"Mas Dhika makanannya sudah siap."ucap seorang Art yang bernama sari..


"Iya Bi sebentar lagi saya turun."ucap Dhika sembari tersenyum..


Tak lama setelah itu Dhika pun turun ke lantai satu untuk menikmati makan siangnya.


Setelah selesai makan Dhika pun menyiapkan makanan untuk Naya dan membawanya kedalam kamarnya..


Dhika melihat Naya masih terlelap, Dhika pun membangunkan Naya..

__ADS_1


"Nay ayo makan dulu setelah itu baru istirahat lagi."ucap Dhika dengan lembut.


Naya pun membuka matanya dan kemudian Naya melihat Dhika telah berada di sampingnya..


"Mas kamu kok masih disini?"tanya Naya yang bingung karena melihat Dhika ada di sebelahnya.


Dhika pun tersenyum..


"Kamu makan dulu ya Nay,soalnya udah siang. Kamu juga harus minum obat kan?"ucap Dhika dengan lembut..


Naya pun hanya tersenyum dan kemudian mengangguk..


Dhika pun mengangguk dan kemudian merapikan rambut Naya..


"Aku sudah makan di bawah Nay,kamu sekarang yang makan ya. Sini aku supain."ucap Dhika sembari mengambil makanan yang dia letakan diatas meja..


Naya pun mengangguk dan kemudian membuka mulutnya. Naya merasakan kebahagiaan yang tidak pernah dia dapatkan yaitu perhatian Dhika..


Ketika sedang menikmati makanannya Naya mengatakan sesuatu..

__ADS_1


"Mas Dhika terima kasih ya karena Mas sudah mau merawatku. Mas jika suatu saat nanti aku pergi maafkan aku ya."ucap Naya sembari mengunyah makanan yang ada di mulutnya..


Dhika langsung melotot ketika mendengar ucapan Naya..


"Kamu itu ngomong apa si Nay,kamu amu meninggalkanku? Apa kamu tak pernah bahagia denganku? Aku tahu selama ini aku selalu menyakitimu tapi aku ingin berubah Nay,aku ingin kita hidup bahagia bersama anak anak kita kelak. Aku mohon jangan pernah ngomong hal tadi lagi aku gak suka kamu gak akan kemana mana."ucap Dhika sembari mengaduk aduk makanan yang ada di piring..


Naya pun merasa tak enak hati karena sepertinya Dhika sangat kesal..


"Iya Mas maafkan aku,aku janji aku gak akan ngomong hal itu lagi."ucap Naya sembari tersenyum...


Setelah selesai menyuapi Naya,kini Dhika pun langsung duduk di sebelah Naya. Dan Dhika merebahkan kepalanya di pangkuan Naya..


"Naya aku mohon jangan katakan hal seperti tadi lagi. Hatiku merasa hancur Nay saat aku mendengarkannya tadi. Aku akan melakukan apapun Nay asalkan kamu jangan kemana mana."ucap Dhika sembari bermanja di pangkuan Naya..


Naya pun tak kuasa menahan airmatanya hati Naya terasa sedih setelah mendengarkan Dhika berbicara seperti tadi..


"Iya Mas maafkan aku,aku gak akan mengulanginya lagi. Ya sudah Mas jangan marah lagi ya."ucap Naya sembari menggenggam tangan Dhika..


Dhika pun menghapus airmata Naya..

__ADS_1


"Ya sudah aku gak marah kok,kamu jangan sedih lagi jangan nangis ya. Tersenyumlah untuk aku."ucap Dhika sembari menghapus airmata Naya..


__ADS_2