
Naya yang sedang sholat tiba tiba di kejutkan dengan teriakan Tuan Akhmad dari kamar miliknya..
Naya yang merasa ada sesuatu pun langsung menuju ke kamar sang majikan untuk melihat apa yang terjadi..
Ternyata Nyonya Akhmad mengalami kejang kejang dan dengan sigap Dhika dan Tuan Akhmad membawa Nyonya Akhmad ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan..
Sesampianya di rumah sakit kondisi Nyonya Akhmad semakin melemah dan kini beliau harus di rawat di ruang ICU..
Dhika sangat cemas melihat kondisi sang Bunda yang tiba tiba drop..
Begitu pun dengan Tuan Akhmad, baru saja setengah jam yang lalu mereka masih berbincang tentang keinginan terakhirnya yaitu melihat Dhika menikah..
Nyonya Akhmad menginginkan agar Dhika mau menikahi Naya, sebagai ucapan terima kasih karena telah merawat Nyonya Akhmad selama ini..
Di ruang ICU semua dokter sedang berusaha untuk menyelamatkan nyawa Nyonya Akhmad, namun kondisinya semakin menurun. Sebelum Nyonya Akhmad masuk ke ruang operasi Nyonya Akhmad ingin bertemu dengan Dhika dan Naya..
Dhika dan Naya pun langsung mendekati sang Bunda dan kemudian Dhika memegang tangan Nyonya Akhmad dengan lembut..
__ADS_1
"Bunda kuat ya, Bunda pasti akan sehat lagi."ucap Dhika sembari menitikan airmata..
Nyonya Akhmad mengucapkan sesuatu yaitu tentang pernikahan.
"Dhika jika Bunda sudah tidak ada apa kamu mau mengabulkan permintaan terakhir Bunda?" tanya Nyonya Akhmad dengan terbata bata..
Dhika sudah tak bisa menahan airmatanya lagi..
"Bunda gak boleh ngomong seperti itu? Bunda harus tetap sehat ya.." ucap Dhika sembari menggenggam tangan Nyonya Akhmad....
"Berjanjilah.." ucap Nyonya Akhmad mengulangi ucapannya..
"Iya Bunda, Dhika janji Dhika akan menuruti semua ucapan dan keinginan Bunda.."ucap Dhika lirih..
Nyonya Akhmad pun mentap kearah Naya..
"Nay Ibu juga punya permintaan sama kamu apa kamu mau melakukannya untuk Ibu? Anggaplah ini permintaan pertama dan terakhir Ibu kapadamu." ucap Nyonya Akhmad dengan terbata bata.
__ADS_1
Naya pun sudah tak bisa membendung airmatanya lagi..
"Iya Nyonya, Nyonya mau apa dari Naya? Jika Naya bisa Naya pasti akan melakukannya.." ucap Naya sembari menggenggam tangan Nyonya Akhmad..
Nyonya Akhmad pun tersenyum..
"Bunda ingin kalian menikah, Dhika nikahi Naya sebagai istrimu,dia adalah wanita yang baik buat kamu. Bunda yakin kamu akan bahagia memiliki wanita seperti Naya.
Naya menikahlah dengan putraku, dan jadilah istri yang baik buat dia. Jaga dan lindungilah dia seperti kamu melindungi dirimu sendiri dan hanya maut yang akan bisa memisahkan kalian." ucap Nyonya Akhmad dengan terbata bata..
Dhika dan Naya sama sama mengangguk walaupun itu sangat berat untuk Dhika jalani..
Tiba tiba saja kondisi Nyonya Akhmad kembali drop dan sesaat kemudian Nyonya Akhmad dinyatakan meninggal...
Dhika dan Tuan Akhmad sangat terpukul, namun mungkin itu jalan yang terbaik agar Nyonya Akhmad sudah tak merasakan kesakitan lagi..
Sedangkan Naya tak percaya bahwa kini majikannya telah meninggalkannya dan meminta Naya untuk menikahi dan menjaga keluarganya. Hal yang sulit untuk Naya lakukan namun Naya akan berusaha menjadi yang terbaik untuk keluarga majikannya kelak..
__ADS_1
Setelah acara pemakaman selesai kini keluarga Tuan Akhmad pun kembali ke rumah begitu juga dengan Naya, suasana rumah terasa sepi sesaat setelah kepergian sang pemilik rumah yaitu Nyonya Akhmad..