Autumn Love—Choi Soobin

Autumn Love—Choi Soobin
Prolog


__ADS_3

Kim Aera terbangun dari tidurnya. Dia mendesah kesal. Dia mulai mengacak-acak rambutnya frustasi.



Krieettt...


Aera menoleh ke sumber suara. Dia mengangguk lemah. Itu kakaknya, Kim Taehyung. Taehyung nyengir lebar melihat adiknya belum tidur. Dia beranjak mendekati Aera.



Dia duduk di tepi ranjang. "Lo belum tidur?" tanya Taehyung basa-basi. "Seperti yang lo liat, bang." jawabnya singkat.


"Gue gak bisa tidur," keluh Aera.


"Same with me," respon Taehyung. Aera mendongak. Dia menyentuh perutnya sendiri. "Bang, bikin mi goreng, yuk. Mendadak laper gue." kata Aera tiba-tiba. Taehyung tersenyum miring. "Boleh, tuh! Yuk, turun."


Taehyung Dan Aera turun perlahan, agar tidak membangunkan ibu mereka. Terdengar bunyi berisik dari arah dapur. Taehyung mendengarnya pertama kali Dan langsung loncat memeluk adiknya. Adiknya berdecak sebal.


"Lo napa, sih??" sewotnya. Taehyung menggeleng. "Ada hantu di dapur." bisiknya. Aera langsung menegang. Keduanya sama-sama tidak menyukai hal-hal berbau horor. Aera maju selangkah.

__ADS_1


Klontang! Klontang!


Aera langsung mundur dan balas memeluk abangnya. "B-bang, lo kan sering nonton film horor bareng temen lo. Maju sana, gih!" suruh Aera tegang. Taehyung mendengus.


"Enak aja, di film tuh hantunya bohongan, ini hantu beneran! gue mana berani!" keluh Taehyung. Pelukannya pada Aera mengerat. Aera mengernyit.


"Bang, ada yang masak jjajangmyeon!" bisik Aera. Taehyung ikut mengendus. "Eh, iya! Hantunya bisa masak kali, ya?"


Aera dengan kesal langsung menabok kakaknya. "Itu bang Jin!" katanya tegas. Pelukan Taehyung berangsur mengendur. Dia mengumpulkan sedikit keberanian dan mendekati dapur. Dia mendesah lega.



"Emang bang Jin, Ra." katanya pada Aera. Aera mengangguk dan mendahului abangnya untuk menabok punggung Jin. Ya, itu memang Kim Seokjin. Pria itu sedang membuat jjajangmyeon.


"Lo juga ngiranya gitu, kan!?" sewot Taehyung, dia tak terima diadukan seperti itu pada Jin. Jin tertawa, tawa yang khas. Membuat mau tak mau, Kedua adiknya tertawa.


"Kalian mau?" tawar Jin. Tanpa basa-basi lagi, Taehyung dan Aera mengangguk. Mereka segera menyantap habis masakan Jin.


"Udah, sana tidur! Besok sekolah!" suruh Jin. Aera yang mulai mengantuk langsung mengangguk. Sedang Taehyung malas beranjak dan dia tetap menemani Jin membereskan peralatan makan mereka.

__ADS_1


Aera mengucap salam dan naik ke kamarnya, lalu tidur. Ia yakin, besok hari yang sangat sibuk!


***


Aera duduk di meja makan dengan tenang. Ia sama sekali tidak memedulikan keributan yang ditimbulkan oleh kakaknya.


"Eomma!! Kaos kaki Tae yang putih garis abu-abu mana??" seru Taehyung dari kamarnya. Jin yang ada di depan Aera tersedak mendengar teriakan lantang Taehyung.


Aera nyengir melihat Jin memasang wajah memusuhi saat Taehyung datang dengan seragam serupa dengan Aera. Taehyung duduk disebelah Aera, mengantisipasi jika saja Jin nekat mencekiknya.


ibu mereka datang dan duduk disebelah Jin. "Ayo, bentar lagi jam 6. Kalian harus cepat menghabiskan sarapan kalian." kata Jeongyeon. Jeongyeon kembali sibuk saat ketiga anaknya selesai sarapan. Jin menyempatkan diri membantu, juga Aera. Sementara itu, Taehyung sibuk mengikat tali sepatunya.


"Eomma, kita berangkat, ya!" seru Aera sambil melambai pada Jeongyeon. Jin dan Taehyung ikut melambai. Jeongyeon tersenyum dan membalas lambaian tersebut.


"Bang Jin ada kuliah pagi?" tanya Aera setelah mereka semua masuk ke dalam mobil. Jin menggeleng. "Kelasku siang, sih. Cuman mau ngumpulin tugas aja." kata Jin. Aera mengangguk.


Sedetik kemudian, mobil itu sudah melaju kencang di atas aspal.


***

__ADS_1


Hai, semoga kalian suka! Vote, like, and share, ya!! Ini fanfic pertamaku. Mohon maklum jika ada kesalahan, aku akan berusaha memperbaikinya!!


Kamsahamnida!!^^


__ADS_2