Autumn Love—Choi Soobin

Autumn Love—Choi Soobin
Ep. 18 Tante-tante??


__ADS_3

Jieun menutup pintunya setelah semua tamunya pergi. Dia melirik Soobin yang sedang membuka pintu.


"Soobin," panggil Jieun lirih. Soobin menoleh dan tersenyum tipis. "Makasih udah gantiin aku buat jawab pertanyaan tadi, kak." katanya sendu.


"Hm, gak pa-pa. Tapi yang aku liat kamu kayaknya naksir Kim Aera? Atau cuman perasaan kakak aja?" Soobin menoleh dan memasang wajah sebal.


"Itu cuman perasaan kakak aja. Aku sama dia cuman sahabat." sewot Soobin. Jieun terkekeh pelan. "Tapi tumben kamu punya sahabat cewek? Dulu pas SMP kamu yang ada malah benci sama cewek kecuali aku sama Mama. Pasti ada sesuatu." kata Jieun curiga.


Soobin nyengir lebar. "Kakak tau aja. Dia itu Kim Aera yang kita kenal." kata Soobin santai. Jieun melotot tak percaya. "Yang bener aja. Gak mungkin Aera yang kita kenal itu dia. Aera yang kita kenal tuh anaknya ceria nonstop. Tapi yang aku liat hari ini orangnya pendiem." sungut Jieun tak percaya.


Soobin mendengus. "Gue juga ngira gitu, tapi itu beneran dia. 'Aera' yang kita kenal." kata Soobin yakin. Jieun tersenyum manis. Dia melirik gelang yang ia pakai dengan hiasan kupu-kupu cantik dan huruf K.A.


"Aku.... gak nyangka bisa ketemu dia lagi." kata Jieun terharu dan melangkah ke kamarnya. "Aku besok mau shopping sama dia!!" kukuh Jieun antusias.


"Hah?" Soobin hanya melongo mendengar pernyataan kakaknya itu.


*****


"Kamu yakin ini rumahnya?" tanya Jieun pada Soobin melalui ponsel pribadinya.

__ADS_1


"Iyaa, dan aku ingetin lagi. Dia sukanya belanja buku, bukan baju." kata Soobin mengingatkan. Jieun tertawa.


"Kamu kayaknya udah deket banget sama dia sampe tau sedetail itu."


"KAKK!!"


Tanpa aba-aba, Jieun langsung mengakhiri panggilan tersebut. Jieun mencibir. "Dih, gitu aja ngamuk." dia memperbaiki tatanan rambutnya dan mengetuk pintu rumah Aera. 


Setelah selang satu menit mengetuk, terdengar suara langkah kaki. Gerbang rumah itu terbuka, dan bukan Aera yang keluar.


Taehyung melotot melihat Jieun di depan rumahnya dengan penampilan fancy. Dia mundur selangkah.


"Saya cuman mau—"


"Eh? Kak Jieun?" sapa Aera yang hendak membuang sampah dapur. Dia menatap Jieun dengan pandangan bertanya. Jieun tersenyum. "Hai." sapa Jieun.


"Lo kenal tante ini, Ra?" tanya Taehyung polos. Aera menendang pantat Taehyung lalu segera membuang sampah. "Gila lo. Kak Jieun cantik gini dibilang tante-tante." sewot Aera. Lalu dia mencuci tangan dan menarik tangan Jieun. "Ayo masuk, Kak." ajak Aera.


Jieun mengangguk pelan dan mengekori Aera. Taehyung masih bersungut-sungut. "Semua tante-tante emang ngeselin doang bisanya."

__ADS_1


"Saya masih umur 27, loh!" seru Jieun dari dalam rumah. Taehyung semakin sinis terhadap Jieun. "Umur tante-tante kan emang segitu?"


Aera memutar bola matanya dengan sebal. "Maafin abang aku, kak. Semalem dilarang Mama ke rumah bang Jimin soalnya." kata Aera. Jieun mengangguk saja walau tidak tahu.


Jieun dan Aera duduk di kursi tunggal yang berasa di ruang tamu. "Kakak ada urusan apa disini? Mau aku buatin teh?" tanya Aera hangat. Jieun menggeleng.


"Aku kesini buat ngajakin kamu shopping."


"HAH? Sho-shopping? Tapi, aku gak begitu suka belanja baju—"


"Kita ke Gramedia, kok."


"Sip. Aku ganti baju dulu, kak."


*****


270920-


Dcthrnee's post♡

__ADS_1


__ADS_2