
.
.
.
.
Tara Memasuki Kamarnya dengan Penuh Rasa Malu,
(PoV Tara)
Bodoh Ngapain Tadi Pake TuTup Mata Segala? π«
Apa Gue Nyaman dengan Bram? πΆ
Tapi Kenapa bisa? Gue Bukan Orang Yang Mudah Jatuh Cinta, Kayanya Pendirian Gue Mulai Runtuh Perlahan π£.
Tara yang Terus Memikirkan dan Membayangkan Saat Bram Memasangkan Cicin Di Jari Manisnya, Kemudian Tara Memandangi Jari Manis Yang Melingkarnya Sebuah Cincin Yang Indah
"Manis" Itu Kata Yang Pertama Kali Di Ucapkan Tara Yang Tengah Memanding Cicin tersebut.
Tak Lama Terdengan Suara Pesan.
Ting!! Begitu kiranya bunyi Pesan Tara.
π Bram
Jangan Banyangin aku Terus, Nanti Kamu Gak Kuat Biar Aku Ajah Yang Membayangkan Dan Terus Memikirkan kamu.
Begitulah Isi Pesan Tersebut,
Tara yang Membaca Pesan Brampun Hanya Tersenyum Dan Tertawa π.
Bram Yang Tau Pesannya Tengah di Baca Oleh Tara kembali mengirim Pesan.
Ting!! Kembalik Terdengar suara Pesan Masuk , Tara yang Meliat Ternyata Bram Kembali Ngeriminkannya Pesan.
πBram
Selamat Tidur, Jangan Lupa Mimpiin Aku Ya ππ , Dan Besok Aku Bakalan Jemput Kamu Sepulang Kuliah, Boleh Kan?
Tara yang Membaca Pesan Bram pun Membalasnya Pesannya.
Ting!! Suara Pesan Dari HP Bram
πBidadariku
Iya Boleh , Samapi Jumpa Besok π
__ADS_1
Bram yang Membaca Pesan Tara Tersenyum Sambil membayakan Wajah Tara, dan Memejamkan Kedua Matanya Lalu Tertidur.
Begitu Juga Dengan Tara Yang Memejamkan Kedua Matanya lalu Tertidur, Karna Besok ia Harus Kuliah Pagi Hari.
.
.
.
.
Pagipun Datang, Tara Yang Mendengar Suara Alamnya Pun Terbangun, Tara Membuka Kedua Matanya Sambil Meregangkan Tubuhnya, Dan Berjalan Menuju Kamar Mandi Bersiap Untuk Kuliah,
Saat Tara Kerluar Dari Kamar Mndi , ia Mendudukan Dirinya di depan Kaca Rias kamarnya Untuk Mengeringkan Rambut, Saat Tara Mengambil Pengering Rambut, ia Kembali Melihat Cicin Tersebut dan tersenyum Lalu Melanjutkan Aktifit Rutinya di Pagi Hari Saat akan Berngkat Kuliah.
Hari ini Tara Tidak Membawa Mobil sendiri , Tapi Di Antarkan Oleh Supir Pribadi kediaman Keluarga Tara, Karena Nanti Bram Akan Menjemputnya sepulang Kuliah.
.
.
.
.
.
.
Tarapun Memdekati Ketiga Sahabatnya itu.
"Tar Tumben di Anter Supir, Biasanya Bawa Mobil Sendiri ?" Kata Sarah dan di angguuki Kedua Sahabatnya
"Nanti Gua Mau di Jemput Bram" kata Tara
"HAH!!! " kata Ketiga Sahabatnya Dengan Berteriak Kencang Sehingga Semua Orang Pun Memperhatikan Mereka Berempat.
"Sut Sut Berisik Banget, Liat Kita Diliahat Orang Banyak" kata Tara Yang Menaikan Satu Jari Telunjuknya di depan Bibirnya.
Mereka Yang Menyadari Tingkah Laku Mereka Mengundang Perhatian Menjadi diam.
"Maaf Tar" Kata ketiga Sahabatnya
"Yaudah Ayok Masuk Kelas" Kata Tara Menggandeng Ketiga Sahabanya Tersebut.
.
.
.
__ADS_1
.
.
.
Jam Pelajaran Telah Usai Tarapu Keluar Bersama Ketiga Sahabatnya,
Saat Tara dkk Tengah mendekati Pintu Keluar Kampus, Tara Dkk Di kejutkan Dengan Keruman Orang Banyak, Lebih Terpatnya Kerumunan Para Wanita.
Tara Dkk yang Penasaran Mendekati Kerumunan tersebut, saat Tara Berhasil Masuk Di Tempat Kerumunan tersebut, Tara dkk Kaget Ternyata Orang Yang Tengan di Kerubutih Oleh Perempuan" ini Adalah Bram.
"Bram" Kata Tika Dkk
Bram yang Mendengar Namanya di Sebutpun Menengokan Wajah Kesumber Suara, Ternyata itu Tara Dkk.
Bram Menghampiri Tara Dkk, Membuat semua Mahasiswi Melihat Ke Arah Tara Dkk Dengan Tatapan Tidak Suka.
Tara Dkk yang Melihat Tatapan Semua Perempuan disana Sperti orang Kelaparan, Langsung Pergi Menarik Tanga Bram.
Bram yang Ditarik Hanya Pasra dan Mengikuti Mereka.
"Buset Bram Lu Mau Bunuh Kita Berempat" Kata Sarang yang diangguki oleh Kedua sahabatnya Kecuali Tara.
"Enggak Kok , Gue Belom Pernah Bunuh Orang Lagian" Kata Bram yang Bingun.
"Iya Belom Tapi Sekarang Hampir Bunuh Orang Bukan Cuman Satu Tapi Sekaligus 4 Sekalian Dapet Piring Cantik" Kini Tan yang buka suara
Bram yang Bingung Hanya Melihat Ke Arah Tara yang Meminta Penjelasan, Lantara Bram Bingung, Masa Mau Jemput Cewek Ajah Bisa Menyebabkan Pembunuhan?.
Tara Yang Tau Maksud Arti Tatap Bram Kepadanya Akhirnya Menjelaskan Maksud dari kebingunannya, Bram yang sekarang sudah Mengerti Apa yang Dimaksud Oleh Ketiga sahabanya Tara.
Bram Dan Tarapun Pamit Untuk Balik Duluan Meninggalkan Ketiga Sahabatnya.
.
.
.
.
.
Makin Kesini Mungkin Makin Kelihatan Yah Hubungan Bram Dan Tara.
Jadi Bagaimana Nasib Aahan??
Tetep Terus simak Novelku Jangan Lupa Masukan Ke Dalam Daftar Baca Kalian Agar setiap aku Up Cerita Berikutnya Kalian akan Tahun dan dapat kembali Membaca ceritaku.
Seperti Biasa tinggalakan Jejakmu π dan Berikan Komen muπ
__ADS_1