Awal Hidup Baru

Awal Hidup Baru
15. Permintaan


__ADS_3

〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰


🌞 🌞🌞🌞🌞KEESOK PAGI 🌞🌞🌞🌞🌞


〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰


Tara Bangun Dipagi Hari Dengan Senyuman Yang Indah, Entahlah Karena Apa Pagi Hari Ini Berbeda Dari Hari Lain. Tara Turu Dari Tempat Tidur Dan Berlalu Menuju Kamar Mandi.


.


.


.


1 Jam Kemudian.


Tara Sudah Siap Dan Tinggal Menunggu Kedatangan Bram.


Tara Turun Keluar Dari Kamarnya Menuju Ke Arah Kedua Orang Tua Tara.


"Kamu Mau Kemana Sayang ?" Tanya Sinta


"Aku Mau Jalan Sama Bram Mah" Jawab Taran Yang Mendudukan Dirinya Di Samping Sang Mama.


"Kalian Mau Kemana? Bram Pengen Ajak Kamu Ketemu Mama Papa Bram nya?


Atau Kalian Mau Kencan?" Tanya Sang Papa Bertubi Tubi.


"Ih Papa Kaya Enggak Pernah Muda Ajah Sih, Nanya Udah Kaya Kereta Api, Masih Pagi Jangan Ribet,Lagian Biarin Ajah Itu Urusan Mereka, Selama Tidak Melewati Batas" Kata Sinta Kepada Sang Suwami.


Sang SuWami Yang Mendengar Hanya Cemberut.


Saat Tengah Asik Mengobrol Terdengar Suara Bel Rumah Berbunyi.


Ting Tong !!


Ting Tong !!


Tara Membukan Pintu. Ternyata Yang Datang Adalah Bram, Tara Membawa Masuk Bram Kedalam Rumah.


"Pagi Mah..Pagi Pah.." Begitulah Sapaan Bram Sambil Mencium Tangan Kedua Orang Tua Tara.


"Pagi Nak Bram" Sahut Kedua Orang Tua Tara.


"Pah Ma Bram Udah Dateng Aku Langsung Ajah Mau Sekalian Pamit Jalan" Kata Tara Yang Sedang Menyalim Kedua Tangan Orang Tua Tara Dan Diikuti Oleh Bram.


Merekapun KeLuar Dari Rumah Dan Menuju Ke Arah Kendaran Bram.


Saat Akan Memasuki Mobil, Bram Membukan Pintu Mobilnya Untuk Tara.


"Silakan Calon Ku" Ucap Bram dengan Senyuman Kepada Tara.


"Terimakasi" Ucap Tara Yang Kemudian Masuk Kedalam Mobil.


"Kita Mau Kemana Dulu Ni?" Tanya Bram Kepada Tara.


"Kita Makan Dulu Ya? Aku Belom Sempat Sarapan" Jawab Tara


"Aku Juga Belum Sarapa, Kamu Ngikutin Aku Ya? Biar Bisa Makan Bareng" Tanya Bram Menggoda Tara


"Siapa Yang Ngikutin , Kepedean😝"Jawab Tara Sambil Mejukurkan Lidahnya.


"Hehe..Lucunya"Ucap Bram Mengusap Pucuk Kepala Tara.


"Yaudah Buruan Ihh.. Aku Udah Laper Nih Perut Aku Udah Demo Minta Makan" Jawab Tara Mengusap Perutnya Dengan Gayanya Yang Bikin Bran Gemas.


"Oke Siap Bang Brangkatt"Ucap Bram


"Kok Abang Sih??? Emang Aku Abang Tukang Bakso Apa !" Tanya Tara Kesal


"Yaudah Aku Ulangin, Oke Siap Mba.. Brangkat" Ucapnya Dan Di Jawab Suara Tawa Tara.


Tak Terasa Merka Sampai Di Sebuah Restoran.


🍳Di Dalam Restoran🍳


"Aku Mau Langsung Pesan Makanan Berat Ajah Yah? Enggak Papa Kan? Lagia ini Udah Jam 11 Siang" Ucap Tara


"Iya Enggak Papa Aku Juga Mau Langsung Pesan Makanan Berat" Jawab Bram dan Mengambil Buku Menu Yang Di bawalan Oleh Pelayan.


Bram Dan Tara Memilih Menu Untuk Meraka Pesan


"Aku Mau Nasi Goreng Seafood, Sama


Sandwich Keju. Minunnya Air Biasa Ajah." Kata Tara Kepada Pelayan Resto


"Samain Ajah Saya Juga"Ucap Bram


.


.


Pelayan Kembali Datang Membawa Pesanan Bran Dan Tara.


"Selamat Menikmati Hidangan Yang Telah Kami Siapkan" Ucap Pelayan


"Terimakasih" Jawab Bram Dan Tara.


Pelayan Pun Pergi Meninggalkan Mereka Berdua.

__ADS_1


Mereka Berdua Mulai Menyantap Makanan Yang Telah di Hidangkan Tanpa Banyak Bicara.


.


.


Hening


.


.


Saat Selesai Menyantap Sarapan Merekapun Pergi Berlalu Mininggalkan Restoran Tersebut.


🚘 Di Dalam Mobil 🚘


"Kamu Masih Ingetkan Janji Kamu" Tanya Tara.


"Janji Apa?" Tanya Bram.


"Tuh Kan Lupa , Janji Katanya Kamu Mau Ngabulin Apa Ajah Yang Aku Mau" Ucap Tara Kesal.


"Hehe .. Iya Aku Inget Kok, Memang Kamu Mau Minta Apa?" Tanya Bram Memasang Senyuman.


"Aku Mau Kamu Joget Pakai Baju Yang Aku Siapin, Gimana Maukan?" Kata Kata Memasang Wajah Imut.


Bram Menghentikan Mobilnya Dan Menatap Tara.


"Aku Enggak Salah Dengerkan?


Aku Gak Bisa Joget Kalau Kamu Suruh Aku Tanganin Berkas Perusahaan Aku Bisa" Jawab Bram.


"Enggak Bisa Pokoknya Harus," Akhirnya Brampun Pasrah, Tara Mendandani Bram.


Kini Bram Tengan Melakukan Apa Yang Tara Minta, Tara Tertawa Milahat Bram Yang Seperti Robot ,


"Hahaha... Kaku Sekali, Kamu Payah" Ucap Tara Sambil Tertawa.


"Sini Ikutin Gerakan Aku ,"Ajak Tara



Brampun Mingikuti Gerakan Tara Dan Sesekali Mreka Tertawa Dengan gerkan Yang Mereka Lakukan.


Saat Tengah Asik Tara Tersandung Dan Menarik Kemerja Bram Sehingga Membuat Bram Brapa Di Atas Tubuh Tara, Bram Mendekatkan Wajahnya, Dan Tara Menutup Kedua Matanya.



Saat Wajah Meka Berdua Semakin Dekat, Bram Yang Tidak Menyadari Kedatangan Orang Tuan Bram Yang Tengah Menyaksikan Sang Anak, Membuka Suara , Tara Dan Bram Memang Saat Ini Tengah Berada Di Dalam Rumah Bram.


"EHEMM!!" Suara Ayah Dan Ibu Bram


Bram Dan Tara Yang Mendengarpun Menengok Ke Arah Suara,Ternya itu Ayah Dan Ibunya Nya Bram,



🍃Di Ruang Keluarga🍃


Bram Dan Tara Serta Kedua Orang Tua Bram Yang Kini Sedang Duduk Menatap Ke Arah Sang Anak Yaitu Bram Dan Tara.


"Siapa Dia Sayang"Kata Sang Ibu.


"Dia Tara Bu,Yah" Jawab Bram Menjelaskan


"Tara Ini Wanita Yang tengah Dekat Dengan Bram" Ucap Bram Kembali.


"Hallo Om Tante Perkenalkan Saya Tara" Ucap Tara yang Menyalim Kedua Tangan Oran Tua Bram


"Tara? Kayanya Wajah Sama Namanya Mirim Anak Temen Kita Yah Pah?" Tanya Sang Ibu Ke pada Suawaminya.


Bram Pun Menjawaba Kebingungan Kedua Orang Tuanya


"Orang Tua Tara Memang Temannya Ibu Dan Ayah Waktu Kuliah Dan Sekaligus Papanya Tara Rekan Bisnis Ayah sekarang" Ucap Bram.


"Cuman Satu Orang Yang Menjadi Teman Papa Kuliah Dan Sekaligus Rekan Bisnis Papa, Yaitu Keluarga Sutaria" Jawab Sang Ayah.


"Bener Pah" Ucap Bram


"Yaampun Kamu Anaknya Si Sinta Itu Yah?


Cantil Sekali Kamu Sayang, Pantas Melihat Wajah Kamu itu Ingitin Ibu Sama Mama Kamu" Ucap Ibu Bram Yang Langsung Memeluk Tara.


"Iya Tante" Jawa Tara masang senyum di Wajahnya.


"Jangan Paggil Tante Dong Panggil Ibu" Katanya


"I..ya Tante Eh Ii..bu"Jawab Tara Ragu.


"Gitu Dong, Jangan Sungkan Panggil Kami Ibu Dan Ayah Yah Sayang, Kami Ini Sahabat Karib Kedua Orang Tua Kamu, Mereka Sudah Kami anggap Sodara Kami Sendiri, Sekarang Mereka Akan Menjadi Besan Kami, Betapa Senanya Ibu, Bener Kan Yah" Ucap Sang Ibu Yang Masang Raut Wajah Bahagia,


Betapa Senanya Tara Yang Melihat Kedua Orang Tua Bram Yang Menerima Kehadirannya.


"Iya Ayah Juga Senang Sekali Mereka Jadi Besan Kita Bu" Jawab Sang Ayah Yang Tak Kalah Bahagia.


Lalu Merakapun Berbincang Bincang Mengahabiskan Waktu. Hinggak Tak Terasa Sudah Pukul 19.00 Malam, Tara Bram Dan Kedua Orang Tua Bram Makan Malam Bersama,


Selesai Makan Malam Bram Pamit Ingin Mengantar Tara Pulang, Diikuti Oleh Tara Yang Menyalim Kedua Oran Tua Bram.


.

__ADS_1


.


.


🚘 DiDalam Mobil 🚘


"Makasih Ya Bram Hari Ini Aku Seneng Banget, Hari Yang Sangat Menyenangkan" Ucap Tara Tersenyum Ke Arah Bram.


"Iya Aku Juga Seneng Seharian Ini Bisa Menghabiskan Waktu Dengan Kamu" Ucap Bram Membalad Senyum Tara.


"Baru Kali Ini Aku Bisa Seseneng Ini , Biasanya Aku Selalu Sibuk Dengan Urusan Perusahaan,


Enggak Pernah Ada Waktu Buat Nikmati Hari Hari Seperti Ini,


Aku Juga Belajar Cara BerJoget Ala Tara 😁" Kata Bram


"Tuh Mulai Deh Mau Ngeledekin Aku"Ucap Tara Pura Pura Memasang Wajah Cemberut.


"Hehe" Tawa Bram


Merekapun Sampai Di Depan Rumah Tara.


Merakapun Keluar Dari Mobil Saat Tara Berjalan Meninggalkan Bram , Lengan Tara Di Tarik Oleh Bram Sehingga Membuat Tara Membalikan Badannya Menabrak Dada Bidang Bram.


"AWW.."Keluh Tara


"Maaf,"Ucap Bram Mengecup Pucuk Kepala Tara.


"Kamu Kenapa Sih Tarik" Lengan Aku" Tanya Tara.


"Entah Aku Enggak Mau Berpisah, Aku Masih Kangen Kamu" Jawab Bram Membelai Lembut Pipi Tara.


"Kamu Ini Ada" Ajah, Seharian Inikan Kan Aku Sama Kamu" Jawab Tara yang Tersenyum Diselingi Dengan Tawanya.


Bram Menarik Pinggang Tara Dan Membawa Tubuh Tara Kedalam Dekapannya.


"Sebentar Ajah, Tunggu Sampai Rasa Kangen Aku Berkurang"Ucap Bram Sambil Memeluk Tubuh Tara.


Saat Mereka Asik Dengan Dunia Mereka Berdua.


Papa Dan Mama Tara Tengah Asik Mengintip Sang Anak Dari Balik Tirai Jendela Kaca.


"Yaapun Pah Bram Agresif Sekali Ya Pah Sama Tara, Kalau Begini Kita Harus Buru" Tentuin Tanggal Pertunangan Mereka Pah Atau Kalau Perlu Tanggal Pernikahannya Ajah Yah Pah" Tanya Sinta Kepada Sang Suwami Di Babalik Kaca.


"Betul Mah , Bisa Gawat Kalo Mereka Kebablasan"Jawab Sang Suwami.


Merekapun Menghentika Aktifitas Mengintipnya, Karena Sepertinya Tara Akan Masuk Kedalam Rumah.


↩↩↩↩↩↩↩↩↩↩↩↩↩↩↩↩


Kembalik Ke Bram Dan Tara


Bram Mulai Melepasakan Pelukannya.


"Sampai Jumpa Besok" Ucap Bram Yang mencium Kening Tara Dan Berlalu Minggalkan Tara.


Sementara Tara Yang Melihat Mobil Bram Telah Berlalu Pergi , Tara Akhirnya Masuk Jedalam Rumah.


.


.


.


.


Tara Masuk Kedalam Rumahnya Tidak Lupa Nenguscapkan Salam,


Saat Tara Masuk, Ia Melihat kedua Orang Tua Tara Dengan Curiga, Tapi Ia Tepiskan Fikiran Itu.


Malam Mah , Malam Pah" Sapa Tara Menyalim Kedua Orang Tuanya.


"Malam Sayang " Kata Kedua Orang Tua Tara Kikuk.


Tara Yang Melihat Tingkah Laku Kedua Orang tuanya Tambah Menaru Curiga. Tapi Itu Semua Tidak Terlalu Tara Tunjukkan.


"Kamu Udah Makan Malam Sayang"Tanya Sinta.


"Udah Mah, Tadi Bareng Kedua OrangTua Bram" Ucap Tara Santai Tapi Tidak Dengan Kedua Orang Tua Tara.


"Yaaapun Papa Dengerkan Anak Kita Udah Kenalan Sama Calon Besan"Ucap Sinta Heboh.


"Iya Ma,, Papa Denger, Papa Belom Budek Gak Usah Teriak Teriak Mah Udah Malem" Jawab Sang Papa Menutu Jedua Telinganya, Karena Sang Istri Tenga Dudu Di Sebelahnya.


"Ihh ...Papah Ini Mama Lagi Seneng PaH" Ucap Sinta Mencubit Perut sang Suwami.


Begitulah Kehebohan Yang Terjadi Sampai Akhirnya Tara Izin Naik ke Atas Kamarnya.


.


.


.


.


.


🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻

__ADS_1


Nantikan Kelanjuannya Selalu 👋


Jangan Luoa Tinggalkan Jejakmu 👍Dan Komennya 😄👋


__ADS_2