Awal Hidup Baru

Awal Hidup Baru
28. Bram Dan Tara.


__ADS_3

Sudah 6 Bulan Mereka Di Sibukan Dengan Persiapan Acara Pernikahan Ica dan Bram.


Didalam kediaman Rumah Tara.


Tara dan Kedua Orang Tuanya Tengah Berada Di Ruang Keluarga. Menikmati Waktu Keluarga Mereka Bersama.


"Sayang Bagaimana Persiapannga?" Tanya Sang Mama keoada Tara.


"Lancar Mah semua Berjalan baik, Doakan Saja Mama, Papah Semoga Semua Terus Berjalan Baik Tanpa Hambatan.


"Tentu Saja Sayang Mama dan Papa Selalu Berdoa Yang Terbaik Untuk Kalian Berdua" Ujar sang Mama di angguki oleh sang Papah.


"Amin, Makasih ya Mama, Papah" Ucap Tara memeluk Mama dan Papahnya.


"Oh Ia, Besok Tara Mau Memlih Kartu Undangan dan Memilih Gaun." Ucap Tara.


"Baiklah Sayang" Ucap Sang Mama.


Waktu terus berjalan sekarang sudah pukul 10 malam.


Tara dan kedua Orang Tuanya Beristirahat.


.


.


.


Sedangakan Di Dalam Kediaman Rumah Bram.


Bran Tengah Membaca Berkas Berkas Perusahaannya.


"Tok, Tok , Tok" Suara Ketukan Pintu.


"Masuk"Ucap Bram.

__ADS_1


"Sayang Kamu Kok Belum Istirahat Jam Segini? Apa Tidak Cukup Sebagian Waktumu Di Habiskan Di Kantor Sekarang Di Rumah Kamu Juga Jadikan Kantor?" Ucap Sang Ibu menghampiri Bram.


"Maaf Bu,Tadi Niatnya Hanya Ingin Merapihkan Berkas Saja Tapi Jadi Keterusan" Ucap Bram tersenyum.


"Sudahlah, Istirahatkan Tubuhmu Jangan Terlalu Membebani Dirimu. Apalagi Tidak Lama Lagi Kamu Akan Segera Menikah? Jangan Terlalu Lelah" Ucap Ibu Dahlia mengusap lembut Bahu sang Anak.


"Ia Bu, Baiklah Sebentar Lagi Bram Akan istirahat." Ucap Bram tersenyum lembut.


"Yasudah Kalau Begitu Ibu Tinggal Ya(Bram mengaggukan kepalanya)" Ucap Sang Ibu pergi meninggalkan Bram.


3 jam Kemuadian Kini Tepat Pukul 01.00 Dini Hari , Bram Beranjak Dari Tempat Duduknya Menuju Ranjang Tempat Tidur, Merebahkan Badan Merilekskan Otot Otot Di Tubuhnya.


"Ahhh, Nyamanya Lelah Sekali"Ucap Bram Memejamkan Mata Beberapa Menit Berlalu Bram Sudah Tetidur Pulas.


.


〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰


.


Di Pagi Harinya Tara Terbangun Dilihatnya Waktu Menuju Pulul 07.00 Pagi. Tara Segera Beranjak Dari Tidurnya Dan Bergegas Bersiap.


2 jam Berlalu Tara Sudah Siap Dan Tengah Menunggu Kedatangan Bram Untuk Menjemputnya.


"Tin, Tin" Bunyi Krakson Mobil Bram.


Tara Keluar Menghapirin Bram. Dengan Memasang Senyum Di Wajahnya Menjadi Pemanis Di Pagi Hari Bagi Bram Yang Melihat Senyum Tara Dari Dalam Mobil.


Tara Membuka 0intu Mobil Dan Masuk Kedalam.


"Pagi Sayang" Ucap Bram.


"Pagi"Jawab Ica Malu. Dirinya Masih Sajah Belum Terbiasa Mendengar Bram Memanggilnya Sayang.


"Mari Kita Berang, Sekarang Kemana Dulu Kita Pergi" Tanya Bram.

__ADS_1


"Emm.. Bagaimana Kalau Kita Ke Butik Dulu Memilih Gaun?" Jawab Tara.


"Oke Baiklah" Ucap Bram Tersenyum.


1 jam Perjalanan Mereka Menuju Butik Yang Menjadi Tempat Yang Sering Di Kunjungi Ibu Bram.


Saat Sampai Di Sana Bram Membukakan Pintu Mobil Untuk Tara.


"Terimasih" Ucap Tara memasang senyum. Lalu Tara merangkul lengan Bram.


Saat di dalam Butik Bram Dan Tara di sambut ramah oleh para pegawai juga di sambut ramah Oleh pemilik butik dan juga sahabat Sang Ibu waktu SMA.


"Hay Selamat datang Di butik tante" Ucap Ibu Cia.


"Pagi Tante" Ucap Bram tersenyum. Membuat para pegawai wanita yang melihat menjadi terpesona.


Tara yang melihat Para pegawai wanita yang melihat Bram dengan tatapan menggoda membuat Ica Terbakar Panas. Mungkin Ini yang dinamakan cemburu fikirnya.


Bram yang tau Bahwa Tara terlihat tidak senang dengan tatapan mereka yang melihat dirinya membuat Bram menyunggingkan senyum di wajahnya.


"Oh Ia Tante Perkenakan Ini Calon Bram Kami Kesini Ingin Memilih Gaun Pernikahan" Ucap Bram merah pinggul Tara mendekapnya di dalam pelukan Bram. Membuat para karyan yang tadinya terpesona menjadi patah hati terlihat kekecewaan di wajah para wanita itu. Tara yang mendapat perlakuan seperti itu pun menjadi malu di buatnya.


"Ah Ia Tante Tau Tadi Ibu Mu sudah Mengabari Tante Sebelum Kalian Datang. Oh Ia Siapa Namamu? Perkenalkan Saya Tante Cia Saya Biasa Di Panggil Seperti Itu. Saya Dan Ibunya Bram Sahabat Baik" Uca Ibu Cia


"Ah Ia. Bram Tadi Sudah Menceritakanya Sewaktu Di Perjalanan Kemari. Dan Perkenalkan Saya Tara tante.


Oh Nama Cantik Seperti Oranya, Baiklah mari kita naik ke atas ruanganku. Disana Kita akan lebih santai mengobrol."Ucap Ibu Cia.


"Baiklah Mari Tante" Ucap Bram di angguki Tara.


Mereka Kini Sedang Berada Di Dalam Ruangan Ibu Cia.


〰〰〰〰<<< Bersambung>>〰〰〰〰


Sampai Jumpa 👋

__ADS_1


__ADS_2