Awal Hidup Baru

Awal Hidup Baru
13. Berkenalan


__ADS_3

"Di Dalam Mobil"


Tara Yang Bingun Untuk Memulai Percakapan Apa, Karena Masuk Kembali Kedalam Mobi Mengingatkan Tara Akan Kejadia memalukan Waktu Itu.


Sementara Bram Yang Melihat Tara Tidak Memulai Percakan, Akhirnya Bram Memutuskan Agar Dia Yang Memulai Membuka Suara.


"Tara"Bram memulai percakapan.


"Iya"Jawab Tara Yang Memalingkan Wajahnya Ke Arah Bram.


"Apa Boleh Aku Main Ke Rumah Kamu"Kata Bram Yang kembali Bersuara.


(PoV Tara)


Mau Ngapain Dia Kerumah?


Aku Harus Jawab Apa?


Aku Belom Pernah Bawa Teman Cowok Kerumah. Mana Mama Sama Papa Ngabari Kalau Mereka Akan Balik Hari Ini.


Saat Tara Masih Sibuk Dengan Pikirannya Sendiri Bram Kembali Berbicara.


"Aku Mau Kenalan Sama Orang Tua Kamu, Aku Mau Orang Tua Kamu Tau Bahwa Aku Sendang Dekat Dengan Anak" Kata Bram Yang Sekilas Menatap Wajah Tara Dan Kembali Fokus Dengan Kemudinya.


"HAH.. Kamu Mau Kenalan Sama Orang Tua Aku ?Apa Ini Enggak Terlalu Cepat?"


"Kita Ajah Masih Belum Terlalu Mengenal Satu Sama Lain?" Ucap Tara Yang Menatap Bram.


"Apa Salahnya Kalo Aku Berkenalan Dengan Orang Tuamu, Aku Bukan Datang Ingin Melamarmua Sekarang, Aku Hanya Ingin Dan Lebih Mengenal Keluar Mu Tar" Lalu Bram Kembali Berkata.


"Nanti Aku Juga Akan Mengenalkan Kamu Ke Orang Tua Ku, Agar Kamu Juga Bisa Lebih Menal Aku Dan Keluarga Ku, Tak Apa Bukan Bilah Kita Bisa Lebih Mengenal Satu Sama Lain, Mungkin Enggak Sepenuhnya Kamu Bisa Tau Mengenai Diriku, Begitu Juga Dengan Ku Yang Mungkin Tidak Akan Begitu Mengenalmu Lebih Dalam, Tapi Setidaknya Aku Bisa Lebih Mengenal Kamu Dibandingkan dengan Orang Lain, Kita Bisa Saling Melekapi Kekurang Yang Kita Punya Dengan Lebih Saling Mengenal Dan Memahaminya, Aku Tidak Memaksa Kamu, Aku Juga Akan Menunggu Kamu Agar Aku Lebih Bisa Memahami Dirimu Begitu Juga Dengan Mu. Mari Kita Jalani Semuanya Tanpa Paksaan. Jika Memang Kamu Belum Siap Jika Aku Berkujung Kerumah Mu, Aku Akan Hargai Keputusan Mu, Jangan Jadikan Hubungan Kita Ini Beban." Ucap Bara Sambil Mengecup Punggu Tangan Tara.


Tara Berfikir Mungkin Memang Benar Apa Yang Bram Katakan , Tara Melihat Bram dan Tersenyum.

__ADS_1


"Mungkin Benar Apa Yang Kamu Katakan, Kalau Memang Kamu Yakin Ingin Mengenal Aku Dan Keluarga ku Lebih, Aku Tak Melarang Hanya Ini Hal Baru Buat Ku, Aku Belum Pernah Mengenalkan Seorang Pria Kepada Kedua Orang Tua ku, Hanya Tiga Sahabat Ku Sajah Yang Pernah Ku Perkenalkan Kepada Orang Tuaku, Apa Tanggapan Mereka Ketika Aku Datang Dengan Mu, Hanya intu yang Membuat ku Resah."


"Percayalah Niatku Baik Ingin Mengenal Orang Tua Mu, Mungkin Bila Orang Tua Mu Marah Itu Wajar, Itu Bentuk Rasa Sayangnya Kepada Mu Agar Tidak Salah Memilih Pasangan Hidup, Jika Orang Tuamu Tidak Menyukai Ku Mungkin Ada Sesuatu Hal Di Diriku Yang Membuat Mereka Tidak Menyukaiku, Aku Akan Tetap Berusaha Meyakinkan Kedua Orang TuaMu. Cinta Itu Butuh Perjuangan, Butuh Pengorbanan dan Penantian Agar Bisa Lebih Menghagainya."


Tak Terasa Mereka Sudah Tiba Di Rumah Tara.


(PoV Tara)


Astaga Jantungkun...


Ini Lebih Menengangkan Dari Pada Ujian Kelulusan 😱


Sebelum Tara Membuka Pintu Rumah Iya Menguatkan Diri Terlebih Dahulu, Tara Menari Nafas DaLam" Lalu Menghembuskannya Perlahan, Begitulah yang Tara Lakukan Sampain Akhirnya Tara Yakin Untuk Membuka Pintu.


Clek..!! Suara Pintu Di buka, Tak Lupa Ia Mengucapkan Salam Sebem Masuk Kedalam Rumah, Saat Kaki Tara Melangkah Masuk Kedalam Rumah. !! Dan Ternyata Memang Kedua Orang Tuanya Sudah Pulang dan Menunggu Kedatangan Tara di dalam Rumah.


Papa dan Mama Tara Menyambut Kedatangan Anaknya Dengan Senyuman Sampai Rau Wajah Kedua Orang Tua Tara Berubah Menjadi Bertanya Tanya, Siapakan Pria Yang Ada di Bekang Tubuh Tara.


Tara Dan Bram Menghampiri Kedua Orang Tua Tara Dan Menyalim Keduan Tangan Orang Tuanya.


"Perkenalkan Saya Bram Om Tante"ucap Bram Kemudian duduk di Sebelah Tara.


"Saya Papa Tara dan Ini Mamanya, Ada Hubungan Apa Kamu Dengan Anak Sayang" Kata Sang Papa Yang Langsung Menanyakan Kepada Bram Tanpa Basa Basi.


"Papa Ih , Udah Kaya Mau Masuk Mileter ajah, Tenag Pah, Jangan Langsung Marah Begitu" Kata Sinta Yang Menenangkan Sang Suwami.


"Papa Harus Langsung Mengadakan Seleksi Untuk Siapa Sajah Yang Ingi Berhubungan Dengan Anakku" Ucap Suwami Sinta Sambil Menyeruput Kopi Buatan Sang Istri.


"Papa Emang Ini Mau Ngadain Pencarian Bakat Apa?" Kata Tara kepada sang Papa.


"Harus !! Kalau Ada Satu Ajah Yang Enggak Lolos , Dia Gugur Jadi Calon Mantu Papa" katanya Sambil Mengarahkan Pandanganya Kepada Bram.


"Kamu Sama Mama Ajah Sini Sayang, Kamu Capek Kan Pasti, Mending Kmu Mandi Ganti Baju Kamu, Mama juga Harus Siapin Makan Malam Dulu." Kata Sinta Yang Sudah Menggandeng Lengan sang Anak

__ADS_1


"Tapi Mah, Bram Masa Aku Tinggalin" Kasian Mah, Liat Tuh Papa Galak Banget Sama Bram, Dia Baik Lo Mah Sama Tara"


"Mama Tau Tapi Biarkan Papa Kmu Yang Urus Biar Dia Puas Kalau Di Larang Malah Nanti Penasaran Loh, Kamu Tau Kan Papa Kmu Kalo Udah Bilang A Yah A Enggak Bisa Di Bantah, Lebih Baik Kamu Nurut Sama Mama, Kalau Dia Memang Serius dengan Kamu Dia Harus Kuat Menghadapi Papa Mu itu, Udah Sana Buru Mandi Bau" Kata sinta Yang Berlalu Meninggalkan Tara.


"Ih Mama Emang Aku Bau" Kata Tara Berjala Naik ke Kamarnya Sambil Menciumi Aroma Badannya.


"Enggak Bau kok, Mama ini Emang Suka Ngerjain aku" Tarapun Membersihkan tubuhnya dan Besiap Untuk Makan Malam dengan Orang Tuanya juga Bram


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


......


Aku Bakalan Usahin Buat Up Setiap Hari Atu Mungkin Selang Satu Hari Baru Aku Up,


Jadi Tunggu Selalu Ceritanya YAH ..

__ADS_1


Yang Baik Jangn Lupa 👍 dan Komen nya 👋


__ADS_2