Awal Hidup Baru

Awal Hidup Baru
05. Pencuri Hati


__ADS_3

Ketiga teman Tara pun datang ,


"Tara lo enggak apa- apa kan?" kata Pranutan Bahl sambil memegan megang badan Tara,


"Ia aku gapap kok." kata Tara sambil tersenyum manis , kini petanyaan sama pun datang dari dua sahabatnya Sarah Ali Khan dan Ananya Pandey.


Tak berselang lama ketiga sahabatnya itu menatap sinis ke arah pria ini seperti ingin merkam dan mencakar wajah pria tersebut,


"Elu kalau jalan peke mata dong! Buta lo." kata Ananya, sambil melipat kan tangan di depan dadanya.


 


"Maaf ya galak banget sih, gua gak sengaja kok beneran, oh iya kenalin nama gue


Aahan shetty." katanya sambil tersenyum ke arah Tara,


Seakan omongan cowok itu enggak di dengar sperti angin berlalu 😂, ketiga temanya pun pergi sambil menggandeng Tara,


meninggalkan cowok itu,


"Pencuri Hati. 💓 " kata Ahan bergumamnya sambil tersenyum di dalam hati agar tidak terdengar oleh Tara dan teman temnya karna ia belum jauh pergi.


Sesampaynya di ruang kelas Tara pun mendudukan dirinya di kursi samping Ananya.


"Oh iya ngomong-ngomong cowok tadi kaya gak asing deh." kata Sarah,


"Ah iya gua baru inget dia kan tadi nyebutin namanya kalo enggak salah dia itukan idol kampus ini jir."kata Pranutan dipanggil oleh teman"nya Tan , selesai ngomong Mulunya dibogem oleh temanya Sarah,


 


"Jir jir, sejak kapan anak sopan santun baik masa ngomongny gitu." kata Sarah


"Bagus sini gua tambahin." kata Ananya

__ADS_1


"Jahat banget si." kata Tan sambil masang muka sok imut.


Tara pun hanya menggeleng gelengkan kepala, sambil tersenyum melihat tingkahlaku ketuga sahabatnya ini.


Kampus yang tara tempati in adalah kampus elit jadi gak ada tuh mos mosan atau kegitan yang yang berbau seperti itu, maknaya Tara dkk langsung masuk ke ruangan mereka,


Saat sarah ingin bicara, kata katanya pun tak jadi di keluarkan karna sang dosen sudah memasuki kelas, Tarapun dan ketiga tepannya pun duduk di tempatnya masing" dengan cepat dan rapih, agar tidak terkena omel sang dosen ,


Tak terasa deringan suara bel pun tiba, waktunya untuk menghentikan mata pelajaran karna jam sydah menujukkan waktu istirahat .


 


 


Di kantin.


"Woi mau pada pesen apa pada?" kata Ananya.


 


"Gue samain ajah sama Tara." kata Sarah.


"Sama aku juga." kata Tan.


Ananya pun segera pergi membeli pesenya dia dan teman temanya.


Saat tengah asik menunggu, ada suara yang menegur meraka.


"Hay bobeh gabung gak."kata pria tersebut sambil tersenyum ramah.


Tara, Sarah dan Tan pun menoleh ke sumber suara.


"Eh, elu ydh duduk ajah." kata Sarah sambil tersenyum, dan di anggukin oleh pria itu,

__ADS_1


"Makasih." kata Aahan


Tak lama Ananya pun datang membawa pesanan teman" nya, Ananya yang cuek bebek karna perutnya udah laper, akhirnya merekapun mkn dengan lahapnya.


Oh iya tadi gua denger dari anak anak katanya dosen yang buat ngajar kita di jam kedua sakit, jadi jam kita kosong, kita jalan yuk."kata Sarah dengan semangat emat limanya.


"Guesih ayuk tapi ijin dulu ya sama bonyok dulu." kata Tan Dan di anggukin mereka ber tiga, karena memang meraka ber berempat selalu izin jika ingin kemana mana?


Enggak ada paksa tapi itu udah jadi kebisaan mereka samapai sekarang .


Setelah mereka berempat sudah ijin dengan kedua orang tua mereka masing merekapun langsung jalan untuk menyenangkan pikiran, tanpa mereka sadari Aahan masih di sana sedang mendengarkan mereka bicara sambil memandangi wajah Tara. Anaya pun yang menyadari bahwa temannya sedang di pandangin terus oleh si Aahan pun menegurnya.


"Woi ngeliatin temen gue mulu, copot tuh mata." kata Ananya.


Aahan pun hanya menoleh dan tersenyum.


"Gue boleh ikut gak?" tanyanya ,


"Ahan kamukan cowok masa ikut kita cewek cewek yang mau belanja." kata Sarah sambil memasang muka mengejek.


Merekapun meninggalkan Ahan yang sedang memasang wajang yang cemberut.


 


 


Buat kalian makasih udah mau baca nove aku ini, semoga menghibur.


jangan lupa tinggalkan jejak 👍 dan komen.


...🐥Sampai jumpa🐥...


 

__ADS_1


__ADS_2