Awal Hidup Baru

Awal Hidup Baru
04. Cantik


__ADS_3

Di pagi hari yang indah seorang gadis cantik terlelap tertidur pulas, rambutnya yang panjang, Hidung nya yang mancung, dan Bulu Matanya yang lentik, Kulit halus dan Putih, membuatnya menjadi wanita yang terlihat sempurna, Dia adalah Tara Sutaria, gadis kecil yang imut kini sudah menjadi seorang gadis yang cantik , kini usianya memasuki umur 19 tahun.


Saat gadis ini masih asik dengan mimpinya


Tiba tiba terdengar suara ketukan.


Tok, tok, tok.(Suara ketukan pintu)." Tara sayang ayu bangun sayang ini hari pertama kmau kuliah loh nanti telat, cepat bangun sayang." kata ibu Tara yaitu sinta.


"Ia mah ia mama." kata Tara yang sudah Terbangub dari tidurnya


"Ini udah bangun kok mah." katanya lagi sambil bangun dari tempat tidurnya.


"Yaudah mama tunggu di bawa yah sayang kamu siap- siap, jangan lama inget nanti telat."kata sinta di balik pintu lalu ia pun pergi berlalu


Tarapun bersiap mandi dan membereskan kamarnya, lalu menyiapkan segala kebutujannya di kampus nanti, saat ia sudah siap dia pun turun menyusul kedua orang tuanya.


 


"Pagi mah, pagi pah." sapa Tara kepada kedua orang tuanya,


 


"Pagi sayang anak papa yang cantik, kata papa Tara yaitu Himanshu Sutaria ..


Pagi juga sayang." kata sang mama sambil mencium kening Tara..


Tara pun duduk di kursi sebelah sang mama,

__ADS_1


Keheninganpun terjadi hanya ada suara sendok dan garpu saat di atas meja makan, setelah selsai makan.


 


"Sayang apa semuanya udah kamu bawa? enggak ada yang ketinggalankan? di periksa dulu sebelum berangkat, kalo ada yanga ketinggalan kan masih ada di rumah." kata sinta.


 


"Iya mah udah semua kok Tara bawa gak ada yang ketinggalan." kata Tara sambil nenyalim kedua tangan papa dan mamanya.


"Kamu yakin enggak mau papa antar sayang." kata sang pap sambil mengusal pucuk kepala Tara dengan lembut.. , ."


"Enggak pah Tarakan ada mobil sendiri, Tara bawa mobil ajah yah pah 😄." kata Tara sambil mengambil tasnya


"Yaudah Papa izini tapi inget hati ya? kalo ada apa apa telpon papa oke? Iya pah sip." kata Tara sambil memberi hormat , dan langsung jalan sesudahnya


 


Saat ibu ibu pada ari san Tara dan tiga teman wanitanya akan membuat kelompok sendiri dan begelut dengan dunia mereka.


Tara pun tak habis pikir, hubungan pertemananya bisa sampai selama ini, Tara pun senang memilikin teman yang ia sukai, dan kedua orang tuanya pun menerima pertemanan mereka, tertawa, berdan dengan teman sebayanya tanpa paksaan dan kepura puraan, Tara berharab pertemana mereka sampain Tara tiba waktunya menikah dan memiliki anak, agar anaknya nya nnti juga bisa beteman dengan anak dari tiga sahabatnya ini.


Tara keluar dari mobil dan menghampiri ketiga sahabatnya itu. Saat tara Akan menghampiri temanya tiba ada yang menabrak bahun Tara hingga Tara hampir terjatuh. Tapi dengan sigap orang yang tak sengaja menabrak bahu Tara mengkap tubuh Tara. Tara yang tau ia akan Terjatuh pun menutup matanya, dan berteriak


 


"Ahhh." teriak Tara tetati Tara bingung mengapa ia tidak merasa sakit sedikitpun,saat Tara membuka mata, alangkah terkejutnya Tara melihat peria di depan wajahnya yang sangat dekat, dengan segera Tara langsung berdiri dan meseuaikan keseimbangannya.

__ADS_1


"Kamu tidak apa-apa?" kata Pria itu.


"Enggak apa apa kok." kata Tara sambil tersenyum dan melihat wajah pria itu,


 


Kini tatapan meraka bertemu, pria tersebut seperti melihat bidadari, ya alay tapi itu yang ada di pikiran pria itu, banyak gadis yang mendekati dia bahkan menggoda dia tapi tidak ada wanita yang semenari dan secantik wanita ini. Tara heran meliat pria tersebut menatapnya sambil tersenyu. Ia pun melambaikan tangannya di depan wajah pria tersebut.


"Hello, hay hay." kata Tara sambil melambaikan tangannya di depan muka pria tersebut, pria itupun tersadar dari lamunanya yang indah.


 


"Ah, itu maaf ya gue gak sengaja tadi ada cewek gila ngejar ngejar gue, jadi gue gak liat jalana terus nabrak elu deh." kata pria tersebut sambil gelagapan kalang kabut malu karna bengong melitah wajah Tara , entah apa yang nanti cewek itu pikir tentannya.


"Ia enggak apa-apa, lain kali tolong hati-hati ya? untung yang di tabrak manusia, coba kalo nabrak tembok atau tiang?kan bahaya buat diri sendiri ." kata Tara


 


Sebelum pri itu ingin bicara, ketiga temannya datang menghampiri Tara.


 


.......


 


Jangan bosen ya 😊 maklumin masih baru buat jadi masih kaku.😊

__ADS_1


...🐥Sampai jumapa🐥...


__ADS_2