
💖Selamat Memebaca💖
〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰Keesokan Paginya.
Tara Sedah Bangun Terlebih Dahulu Dan Menyiapkan Sarapan Pagi Untuk Keluaraga Aahan.
Saat Tengah Memikirkan Apa Yang Akan Nara Masak, Bi Inah Yang Bertugas Bekerja Di Bagian Dapur Kaget Dengan Adanya Nara Di Dapur.
"Yaampun Non, Biar Bibi Ajah Nanti Bibi Di Marahin Nyonya" Ucap Bibi Inah
"Enggak Apa Apa Bi , Nanti Nara Yang Ngomong Biar Bibi Enggak Di Marahin Ibu." Jawab Nara Yang Tengah Memotong Bawang
"Yaudah Bibi Bantu Ajah Ya Non, Inikan Udah Tugas Bibi" Ucap bibi Inah.
"Yaudeh deh bi, Emm Bibi Tolong Kupasin Bawang Ajah Biar Nara Siapin Yang Lain"Jawab Nara Pasra.
"Emang Enon Mau Buat Apa Non" Tanya Sang Bibi.
"Nara Mau Buat Nasi Goreng Bi" jawab Nara sambil tersenyum.
"Wahh Nagi Goreng Toh Non, Yaudah bibi Bantu" Ucap Bi Inah.
Masakan Pun Telah Matang Dan Saat Ini Nara Tengaj Di Bantu Sang Bibi Menata Makanan Di Atas Meja Makan.
Tiara, Tio dan Bram Pun Turun menghampiri Meja Makan,
"Sayah Kamu Udah Bangun" Tanya Tiara.
"Udah Bu" jawab Nara
"Tumben Bibi Udah Pada Siap Jam Segini?" Tanya Tiara.
"Ini Bukan Bibi Yang Masak, Ini semua Enon Nara Yang Buat Nyonya, Saya Cuman Bantuin Nata Makananya ajah. Jelas Bi Inah.
"Kamu Kok Masak Sayang Disini Udah Da Yang Nyiapain Semuanya, Kalau Kamu Mau Tinggal Bilang Ajah" Ucap Tiara
"Enggak Apa Apa Kok Bu, Nara Yang Mau Buat, Untu Ucapan Terimakasih Nara, Soalnya Nara Belom Bisa Kasih Apa apa Bu" Ucap Nara.
"Wahh Terimakasih Sayang, Enggak Perlu Berterimaksih Kamu Kan Juga Anak Ibu" Ucap Tiata Tersenyum.
Merekapun Makan Bersama Masakan yang Telah Di Buat Oleh Nara.
Selesaai Meraka Makan , Kini Mereka Tengah Mengobrol Di Ruang Keluarga.
"Nara Ayah Mau Kamu Kuliah Dengan Di Tempat Yang Sama Dengan Aahan" Ucap Tia Di tengah Pembicaraan Mereka.
"Betul Sayang Ibu dan Ayah Udah Bahas Ini Semalam, Dan Sekarang Aahan Kamu Enggak Usah Kuliah Hari Ini, Kamu Temani Tara Buat Beli Kebutuhannya Untuk Kuliah Nanti. Ibu Udah Kasih Kabar Ke Kampus Kamu Bahwa Kamu Hari Ini Izin kuliah." Ucap Tiara.
"Yaudah Aahan Temenin Nara Ajah, Aahna Juga Males Masuk Kuliah Hari Ini" Ucap Aahan Murung.
Sebenarnya Aahan Memang Beberapa Hari Ini Memghindari Tara, Semenjak Aahan Tau Tara Tengah Dekat Dengan Pria Lain.
__ADS_1
Ibu Yang Melihat Raut Wajah Aahna Berubah Murung Melirik Sang Ayah, Dan Yang Di Lirik Hanya Menaikan bahu Tidak Tau Apa Apa,
Raut Wajah Aahan Yang Berubahpun Tak Luput Dari Pandangan Nara.
PoV Nara
Kenapa Dia. Mendadak Jadi Murung Gini, Apa ada Yang Terjadi Di Kampusnya?
Nara Hendak Bertanya Tapi Ia Mengurungkan Niatnya Karena Nara Tidak Enak Dengan Adanya Ibu Dan Ayah.
Aahan Pun Berpamitan Dengan Ibu Dan Ayahnya Di ikutin Oleh Nara Merekapun Pergi Kepusat Perbelanjaan.
.
.
.
Sesampainya Mereka Disana.
Nara Dan Aahn Memasuki Tempat Itu, Aahan Menemani Tara Berbelanja Kebutuhannya. Saat Selesai Aahna Mengajak Nara ke Sebuah Restoran Untuk Makan Siang.
.
.
.
Saat Tengah Menunggu Pesanan, Nara Memeberanikan Diri Bertanya pada Aahna.
"Aahan Gue Boleh Nanya Sesuatu Gak?" Ucap Nara Memecah Keheningan.
"Ia Boleh, Mau Nanya Apa?" Ucap Aahan.
"Tadi Kenapa sih Kok Tiba tiba Raut Wajahnya Jadi Murung?" Tanya Nara.
Aahan Menatap Wajah Nara Dengan Serius.
Membuat Nara Menjadi Gugup,
Melihat Ekspersi Wajah Aahan Nara Kembalik Membuka Suara.
"Ka..kalu Enggak Mau Di Jawab Juga Enggak apa Apa Kok" Ucap Nara Gugup.
"Hufff,, " Suara Aahan Membuang Napas Kasar.
"Enggak Apalah, Lagian Ini Bukan Aib Juga, Jadi Gue Suka Sama Cewek Tapi Dia Lagi Deket Sama Cowok Lain, Dan Keliatannya Mereka Deket Banget, Sampe Gue Liat Kayanya Enggak Ada Cela Buat Gue Masuk, Huff..." Ucapnya Samil Membuang Napas Kasar.
NaraYang Mendengarnya Apa yang Aahan Katan Merasa Hatinya Menjadi Sakit.
PoV
__ADS_1
Kenapa Hati Gue Sakit Banget Denger Dia Udah Punya Seorang Yang Ia Suka,.
Bodoh Sadar Diri lu Siapa? Dimana Posisi Lo !!, Mana Pantes Gue Dapetin Cowok Sebaik Dan Sesempurna Dia.
Ucap Nara Di dalam Hatinya Sambil sesekali Memuku Kepalanya Sendiri.
Aahan Yang Melihat Tingkah Nara Menjadi bingun?
"Nara.. Hey Nar " Ucap Aahan Menepok kedua Bahu Nara.
"Aah ..Ia Ada Apa Aahan?" Ucap Nara Kaget.
"Kenpa Bengong Ajah? Enggak Papah Kan?? Apa Ngerasa Enggak Enak Badan ? Kinta Balik aJaah Yuk Kalo Gitu," Ucap Aahan.
"Ehh.. Jangan..Kan Kita Udah Pesen Makanan Sayang Kalo Engga Di Makan" Jawab Nara.
"Gampang Di Bungkus Ajah Juga Bisa, Yaudah Yuk , Nanati Elo Kenapa Napa Lagi Balik Ajah Kita Makan Di Rumah" Ucap Aahan Menggandeng tangan Nara.
"Yaudah De Ayuk" Jawab Nara Pasrah.
"Sekalian Bungkusin Buat Ibu Sama Ayah" Ucap Nara Kembali
"Ia Udah kok , Tenang "Ucap Aahan Terwa Kecil Dan Tersenyum.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Beri Dukungannya Dengan Like 👍, Komen dan Votenya ⭐⭐⭐⭐⭐
Terimakasih 👋👋👋
__ADS_1