
Disebuah desa yang sangai damai terdapat lah sebuah keluarga yang sangat amat bahagia, ayahnya bernama Zaki, ibunya bernama Zahra, hingga bila sampai ada yang menglihat keluarga tu pasti orang orang akan iri terhadap mereka karena iya tu mereka sangatlah harmonis dan juga bahagia.
Sampai disuatu peristiwa terjadilah peristiwa ayahanya berselingkuh, ibu nya tau kalo suaminya tu tidak lah seperti tu. Tapi setelah banyaknya isu isu yang menyebar bahwa perselingkuhan tu memang benar adanaya jadi ibunya Nadiah pun pergi langsung untuk melihat kejadian tu dan yah benar yang dikatakan temannya Wati bahwa suami tercintanya tu sedang berselingkuh di belangkannya.
"Aaa....yah." Istrinya pun berlari sejauh mungkin sambil menangis untuk tidak lagi melihat kejadian tu tapi dangan perasaan was was ibunya pun menghampiri suaminya.
"Ayah apa yang ayah lakukan disini sama dia lagi, kalian selingkuh ya dibelakang ibu sungguh tega kamu yah."
Setelah tu istrinya yang bernama Zahrah pun meninggalkan mereka dengan keadaan hati yang hancur ibunya pun pergi kerumah.
"Ibu. Ibu kenapa kok nangis ginih sihh, ayo cerita bu sama Nadiah jangan kayak gini ibu."
Ibunya masi diam seribu bahasa dia binggung untuk menjelaskan apa yang sedang terjadi pada anak satu satunya tu.
__ADS_1
"Ibu. Ayolah bu cerita sama Nadiah jangn nangis kayak gini terus bu."
Susah payah Nadiah membujuk ibunya untuk cerita dan akhirnya Zahra ibunya Nadiah pun cerita dia tak tahu bagaimana caranya untuk manghadapi situasi yang saat ini dia alami dan akhirnya ibunya pun cerita.
"Nadiah anakku, tadi ibuk mempergoki ayah mu dijalan A. Tadi kata sahabat ibu yang namanya Wati kamu kenal kan sama sahabat ibu tu, tadi dia kirim chatt sama ibu kalo dia melihat ayah kamu sedang berselingkuh sama bibi kamu yang namanya *F*ani nak. Awalnay ibu gak percaya sama sekali sama yang di omong kan sahabat ibu, sampai pada akhirnya ibu pun nurut, karena dia sudah berapa kali omng sama ibu kalo ayah kamu selingkuh. Jadi tadi ibu coba kesana dan ternyata iya nak, ayah kamu selingkuh sam dia hiks hiks hiks."
Ibunya pun menangis di pelukan anaknya tu dan Nadiah pun menenangkan ibunya.
"Ibu. Apakah ibu udah bertanya sama ayah mengenai masalah ini, bisa jadi ayah cuman meobrol biasa buk, kan dia masi keluarga kita juga bu."
"Nadiah tadi ibu tanya sama mereka dan benar kalo mereka emang ada hubungan nak hiks hiks hiks."
"Ya udah ibu tenang dulu ya, kan disini masi ada Nadiah bu. Jadi ibu jangan sedih lagi ya." Ucap Nadiah anaknya supaya ibunya tu tenang tidak memikir tu lagi untuk sementara ini.
__ADS_1
***
Dilain tempat suaminya tu sedang galau, karena kebodohan nya rumah tangganya jadi di ombang masalah.
"Ahhh bodohnya aku, bagaimana aku bisa melakukan hal sebodoh ini sihh hiks hiks."
Dia pun menangis sejadi jadi nya, dia malu takut pulang kerumah, dia belum sanggup melihat kemarahan istri dan juga anaknya.
"Ayah. Ayah udah pulang dari mana ajah ayah." Sinis Nadiah melihat ayahnya.
"Ayah____ayah."
*B*agaimana ini bagaimana aku menjelaskan pada kalian ak takut Kehilangan kalian semua aku belum siap kalian tinggalkan, gumamnya dalam hati.
__ADS_1
"Sudh yah. Aku udah tau semua yang ayah lakukan, ayah tega ya buat ibu Nadiah nangis dan sakit hati kayak gitu, hiks hiks."
JANGAN LUPA LIKE DAN COMEN DAN TIDAK LUPA JADIKN NOVEL INI SEBAGAI FAVORIT ❤YA TERIMAKASIH SEMOGA KALIAN SUKA DAN TERUS DUKUNG YA.