
Acara masi berlangsung dengan hikmat, Nadiah mendapatkan perestasi yang sangat bagus, dia beberapa kali di panggil untuk naik ke atas panggung sampai yang terakhir kali dia naik untuk menyampaikan rasa syukur dan terima kasih, bagi orang orang yang sudah membantu Nadiah.
Setelah selesai Nadiah turun dari panggung hatinya gembira tapi ada juga rasa sakit yang dia rasakan.
Sahabat sahabat nya memberi selamat kepada Nadaih atas prestasi yang didapat nadiah, mereka pu berpelukan, tidak lupa juga orang tua sahabatnya buat memberi selamat kepada Nadiah.
"Wahh hemat kamu nak. Selamat ya atas prestasi yang sudah kamu raih, kami bangga sama kamu."
Mereka pun tersenyum bersama kepada Nadiah, Nadiah pun membalas hal yang sama juga, lalu Nadiah memberi hormat kepada orang yang lebih tua dari nya itu.
Mereka pun berselfi riahh, banyak gaya yang mereka peragakan dari bibir monyong mata melotot gaya sok imut, dan banyak lagi yang lainnya.
"Nat kita mau ke studio untuk poto kamu ikut yah, nanti setelah poto sam ayah ibu, setelah kita bertiga."
"Pasti bagus."
"Gimana kamu mau gak nat."
__ADS_1
"Tidak sebaiknya aku lain kali saja, sekrang kalian pergilah kasian orang tua kalian sedang menunggu kalian, kalau aku nanti gampang, maaf aku tidak bisa ikut ke studio masi banyak yang harus kerjakan."
Tapi Nadiah berbohong dia sangat ingin ikut tapi dia tidak mempunyai uang yang cukup maka dari itu lebih baik nadia tidak ikut.
"Yah sayang sekali Nat. Padahal ini kan momen banget buat kita bertiga."
"Iya sudah kami berangkat yah Nadiah. Dah dah." Mereka pun masuk ke dalam mobil masing-masing sambil melambaikan tangan kepada Nadiah.
Nadiah sebenarnya saat ingin mengabadikan momen ini tpi apalah daya, Nadia tidak memiliki banyak uang untuk berleha leha seperti itu, banyak hal yang harus dia tanggung gaji dari mengajar dan mencuci piring itu tidaklah cukup itu hanya bisa mencukupi makan sehari harinya saja, sudah bisa lulus dari kuliah itu saja sudah bersyukur.
"Abis pulang dari wisuda yah neng."
"Ehh iya pak."
Setelah kira kira 25 menit nadiah sampai di rumahnya, dia duduk di kursi dan merenung.
"Kira kira aku mau melamar kerjaan dia mana yah, semoga saja setelah ini aku bisa dapat pekerjaan yang layak aminn."
__ADS_1
Tiba tiba Nadiah menitikkan air mata ketika melihat poto dan mengenang masa lalu yang dulu saat bahagia itu, beda halnya dengan sekarang.
Nadiah ingin melamar pekerjaan di perusahaan terbesar di kota A enth dia akan diterima atau tidak yang pasti besok Nadiah akan mengajukan surat lamaran pekerjaan, semoga saja di terima. Tidak masalah nanti Nadia diterima sebagai apa disana,
malam ini setelah Nadiah selesai makan nadia langsung membuat surat untuk melamar pekerjaan besok, malam ini berkas berkas yang harus dia bawah besok sudah siap tinggal di bawah dan diserahkan saja ke perusahaan itu besok, Nadaih pun tidur dengan pulasnya sedikit demi sedikit beban hidupnya berkurang sekarang.
________________________________________
Pagi hari nya Nadiah sudah bangun mandi dan sarapan pagi, setelah itu balik lagi kekamar dan langsung memakai baju hitam putih, Nadia memakai rok sampai lutut, dan baju lengan pendek, rambut yang dicepol bak pramugari, dia terlihat sangat cantik sekali rampii dan harum.
Setelah dirasa sudah siap Nadiah berjalan ke jalanan untuk menunggu taksi lewat, tidak beberapa lama taksipun lewat dan Nadiah langsung melambaikan tangan, taksi pun berhenti, Nadiah menyebutkan tujuan, supir taksi pun mengakguk, Nadiah pun tersenyum,
sekitar kurang lebih 30 menit Nadiah sudah tiba dan langsung menyerah kan surat lamaran pekerjaan nya itu.
Pihak security pun mengambil nya, dan langsung menyerah kan nya pada pihak HRD.
JANGAN LUPA LIKE DAN COMEN DAN TIDAK LUPA JADIKN NOVEL INI SEBAGAI FAVORIT ❤YA TERIMAKASIH SEMOGA KALIAN SUKA DAN TERUS DUKUNG YA
__ADS_1