Bahagia Dan Derita Nadia

Bahagia Dan Derita Nadia
Firasat nadiah


__ADS_3

Di pagi hari yang sangat cerah, Nadiah bangun dan melanjutkan aktivitas seperti biasa, dia pagi ini ada kuliah, Nadiah masuk ke kamar mandi, setelah beberapa menit Nadiah pun keluar dari dalam kamar mandi dengan wajah segar rambut yang di gulung dengan handuk, Nadiah memakai baju dress setengah lutut yang pastinya menambah kecantikannya yang emng dari lahir itu udah ada yah hihihi☺, dengan rambut di uraii karena masi basah Nadiah berangkat ke kampus tercintanya, sesampai nya dikampus Nadiah langsng disambut oleh para sahabat - sahabatnya itu.


"Heii nat pagi."Adel.


Dengan girangnya di menyapa Nadiah. Nadiah pun langsung tersenyum melihat mereka dan balik menyapa.


"Apa kabar Nat kamu baik kan Nat." Seru mereka serempak.


Nadiah pun menunduk sejenak karena emng keadaan dia sedang tidak baik baik saja, Nadiah teringat dengan mimpi yang dia alamai semalam yang membuat perasaan nya tidak tenang sampai saat ini.


Walaupun nadiah udah menyembunyikan perihal mimpi yang dia alamai semalam ke sahabat - sahabatnya tapi mereka berdua itu tau tidak perlu nadiah menutupi nya karena sahabat sahabat nya tu pasti akan tau mereka emang udah lama sahabat an jadi mereka tau. Walaupun nadiah udah melukis senyuman yang sangat indah untuk menutupinya kepada mereka tapi apalah daya ternyata mereka masi tau saja.


"Nat kamu kenapa udah dehh gak usah kamu tutup i kami berdua tau kok, kalo kamu lagi ada yang dipikir kan sekarang." Sahut Fatimah.


Adel pun ikut menganggukkan tanda kalo dia mengiyah kan perkataan Fatimah.

__ADS_1


Yaudah ayo kita duduk ajah dulu biar enak ngobrolin nya, mereka bertiga pun menuju kantin di kampusnya sambil minum dan makan cemilan mereka melanjutkan obrolan yang tadi dengan serempaknya mereka berkata.


"Ayo nat cerita sama kita."


"Yaudah aku cerita yah semalam itu aku bermimpi kalo aku melihat ibu aku pergi ninggalin aku sam ayah."Hiks hiks.


"Nat mungkin ajah itu cuman bungga tidur, kamu gak usah terlalu memikirkannya yah." Sahut Fatimah.


Adel pun ikut menganggukkan sambil berkata.


"Aku juga sudah berpikiran kayak gitu, tapi tetap ajah aku masi memikirkan nya."


"Ya sudah Nat ayo kita masuk dulu ke kelas udah jamnya ini, nanti kita ke temuan lagi. "


Tidak selang lama setelah membicarakan masalah tu mereka masuk kedalam kelas masing-masing karena udah jam nya masuk kelas.

__ADS_1


Setelah beberapa jam, mereka pun bertemu kembali dan langsung menuju kafe, mereka makan nasi goreng karena makan itu selain enak tapi juga lumayan relatif terjangkau, mereka minum jus alpukat Nadia jus mangga Fatimah, jus sirsak Adel, mereka makan dengan lahap sambil sesakali melupakan sejenak masalah, tidak selang lama mereka pun selesai makan.


"Jujur kenapa yah dari semalam sejak aku bermimpi itu perasaan aku gak enak terus bawaaan nya aku takut sesuatu terjadi"


"Udah kita lupain dulu masalah itu yah Nat. Kamu katanya kemaren mau kerjakan ini aku udah tapi apakah kamu yakin mau ambil kerjaan ini Nat."


"Tenang ajah aku pasti mau karena saat ini emng aku lagi butuh kerjaan, jadi kerjaan apa sajah aku pasti ambil kok."


"Iya sudah kalo gitu, kebetulan ayah aku ada teman nya yang lagi membutuhkan karyawan tapi sebagai guru less Nat gajinya juga gak terlalu besar."


"Gimana nat kamu mau."


Tidak butuh waktu lama Nadiah pun menganggukkan, kalo dia mau ambil kerjaan itu.


JANGAN LUPA LIKE DAN COMEN DAN TIDAK LUPA JADIKN NOVEL INI SEBAGAI FAVORIT ❤YA TERIMAKASIH SEMOGA KALIAN SUKA DAN TERUS DUKUNG YA

__ADS_1


__ADS_2