Bang! Gila Kamu

Bang! Gila Kamu
#17


__ADS_3

"wahhh lu nyadar ga sih tan kalo bang teguh suami lu tu manusia sempurna sebagai cowok, udah ganteng tinggi punya pangkat berseragam pinter body nya bagus. diluaran sana pasti banyak banget cewek2 yang bahkan menyerahkan dirinya buat ngedapetin laki lu" kata rara sambil tangannya ikut bergerak2 menyadarkan kebodohan intan yang saat ini melongo dan membenarkan semua yang dibilang rara dalam fikirannya.


"tapi gue belom siap ra, gue ga punya keberanian buat ngelakuinnya" kata intan frustasi dan mata yang mulai berkaca2


"terus kapan lu siapnya? pas udah ada perempuan bunting yang ngaku2 mengandung anaknya bang teguh" sosor rara lagi


"bacot,, amit2 kali ra ya Allah jangan sampe bisa gila gue ra" kata intan yang mengetuk2kan buku jarinya ke lantai lalu diketukan kekepalanya.


"ya makanya tan sampai kapanpun kamu ga bakalan siap kalo ga disiap2in. lagian lu tu dosa tauk sama aja kayak nyiksa laki lu. ya kan cess" sambil menggamit lengan cecil.


sementara cecil yang ditanya malah masih meneruskan tontonan tadi dengan mulut yang kadang melongo dan kadang menutup matanya.


jiaahhhh...


"besok lu bakalan move ke apartemen lu kan?" kata rara


"ya,, ra" kata intan


"oke hari ini gue bakal bantuin lu kita buat persiapan buat lu, sekarang get permission from your husband" kata rara


"kita kemana??" tanya intan


"kita ke mall sayang, shopping buat persiapan okay" kata rara mengancungkan jempolnya sambil tersenyum karena otaknya sekarang sudah penuh dengan planning nya buat intan beraksi nanti malam.


cecil yang ga sepenuhnya ngerti juga ikut2an rara mengacungkan jempolnya laku nyengir2 kuda.


3 sahabat itu pun turun kebawah sambil masih bercanda, sampai dibawah intan berpamitan pada mamanya yang sedang menonton tv dibawah.


"mommm... i'm going now" kata intan


"where are you going honey?" tanya mama rosi


"shopping mom with rara and cecil" jawab intan sambil berjalan ke pintu


"tell your husband ,, sayang" kata mama rosi lagi


"yess mom" kata intan yang telah keluar dari pintu.


"bentar2 guys intan mau telpon bang teguh dulu" kata intan pada dua sahabatnya.

__ADS_1


tuttt.. tuttt...


halo,, sayang . do you miss me?


" halo bang, hmm.. intan mau ijin keluar pergi ke mall sama rara dan cecil ya?" kata intan


okay,, but don't comeback late honey we will move to our apartement this evening. you remember that?


"ya intan inget kok,, cuma sebentar paling juga 2 jam" jawab intan


okay be carefull baby i love you muachh


"thanks sayang bye muacch"


kata intan lalu mematikan panggilannya.


"done,, yook berangkat" kata intan mengajak rara and cecil


mereka bertiga akhirnya berangkat dengan taxi online yang sudah dipesan rara sebelumnya.


🅾️🅾️🅾️🅾️🅾️


mereka sudah sampai di mall dipusat kota.


"ya inih" jawab intan menunjukan kartu debit yang diberikan suaminya


"oke mantab, yuk ikut gue sekarang" kata rara menarik tangan intan


lalu mereka bertiga masuk ke sebuah toko khusus perlengkapan dalam wanita. intan dan cecil berjalan saja membututi rara yang hari ini mendadak jadi coachnya intan .


"kita mau beli apa sih ra disini kok bajunya ngeri2 banget gue liatnya" kata intan melihat baju2 yang terpajang yang kesemuanya membuat intan terheran2


"dahh lu diem aja nurut ma gue" kata rara


rara lalu mengambil beberapa gaun tidur yang super duper seksi untuk intan, setelah melihat ukurannya lalu menyurun intan membayarnya ke kasir.


"yang bener aja lu ra, lu nyuruh gue pake baju ginian. nooo... big nooo gue ga mau" kata intan sambil menyilang2kan tangannya didada. setelah itu menarik tangan cecil untuk keluar dari toko itu


"ya udah pergi aja tan, tar juga lu nyesel ga mau dengerin omongan gue. lu ga mau tapi perempuan diluar sana mau make ginian bahkan yang kebih seksi lagi buat ngegodain laki lu" kata rara santai sambil senyum smirk

__ADS_1


intan menghentikan langkahnya dan berbalik ke arah rara. nihh liat kata rara memperlihatkan hpnya. diputarnya video film perselingkuhan yang cewek selingkuhannya itu memakai baju super seksi untuk menggoda suami orang.


intan yang melihat itu melototkan matanya lalu menutup mulutnya yang menganga. video dimatikan oleh rara dan mengantongi kembali hp nya sekarang.


intan memberikan kartunya kepada kasir untuk membayar baju yang sudah dipilih oleh rara.


rara pun tersenyum penuh kemenangan lalu menepuk bahu intan.


"good girl.. sekarang nurut ma gue ya percaya ma gue tan" kata rara


"abis ini kita mau kemana?" kata intan pada rara


"kita ke toko kosmetik, lu harus belajar makeup tipis2 tan" kata rara


intan pun mengikuti saja kemana rara pergi karena kepalanya sudah dipenuhi adegan2 yang tadi dilihatnya, dia menggeleng2kan kepalanya karena menghayal kalo itu dilakukan oleh teguh suaminya.


setelah memilih beberapa jenis make up, kemudian intan ditarik ke toko parfume. disana intan mencoba beberapa merk dan terakhir memutuskan untuk membeli parfume beraroma vanila yang menurutnya mempunyai wangi yang lembut dan manis sesuai dengan jati dirinya.


setelah dirasa cukup, mereka bertiga makan2 di resto yang ada didalam mall. saat makan rara berbicara panjang lebar menjelaskan detail rencananya pada intan, yang harus dilaksanakan oleh intan malam nanti. ekspresi intan kadang2 melotot kaget, memberengus tak suka dan merasa frustasi mendengar semua yang harus dia lakukan sesuai penjelasan rara.


karena hari sudah sore intan memutuskan untuk pulang sendiri2, rara dan cecil langsung pulang kerumahnya .


terakhir kali berpamitan rara bilang ke intan kalo merasa bingung dia harus bertanya pada rara via chat.


sampe di dalam taxi mereka intan dan rara masih terus ber chat ria. rara terus berusaha meyakinkan intan untuk melakukan itu malam ini sesuai rencananya, demi agar teguh tidak kepincut dengan perempuan lain.


sesampainya dirumah sudah sangat sore, intan buru2 masuk langsung menuju kamarnya dan melihat teguh suaminya sudah pulang. teguh tengah duduk bersandar di kepala ranjang sambil memainkan ponselnya. intan yang gugup karena melihat teguh, berdeham untuk menyembunyikan rasa gugupnya lalu berjalan ke arah teguh sambil terus tersenyum.


"abang sudah pulang?" kata intan masih sambil tersenyum


"hey baby, finally you come home. what did you buy? " kata teguh sambil menarik pinggang istrinya dan mengecup kepalanya


intan menyembunyikan belanjaannya di balik tubuhnya


"cuma beberapa perlengkapan untuk kuliah, abang sudah mandi ? abang wangi?" kata intan tersenyum lalu mencium puncak kepala teguh


"ya abang langsung mandi pas pulang tadi, kita berangkat ke apartemen setelah makan malam sayang. kamu ga keberatan kan?"


"no,, its okay koper intan juga udah siap kok" jawab intan

__ADS_1


"okay sekarang kamu mandi sayang, kita sholat magrib berjamaah" kata teguh


yang dibalas anggukan oleh intan lalu masuk ke kamar mandi,,


__ADS_2