Bang! Gila Kamu

Bang! Gila Kamu
#26


__ADS_3

di back yard tumbuh subur berbagai pohon dan rumput2 hijau yang tertata rapi, ada bunga2 juga intan meminta teguh untuk membuat set kursi kayu dan meja untuk mereka duduk ditaman belakang itu sekedar untuk sarapan pagi sambil menikmati udara bersih yang menyehatkan paru2.


intan berkeliling sebentar dengan teguh melihat2 sekitar rumah, intan sangat menyukai environment disana. dia tak berhenti tersenyum dan merasa jetlagnya jadi lebih baik sekarang. teguh bilang pada intan bahwa lingkungan itu sangat aman, jadi intan tidak perlu kwatir. dan tak jauh dari rumah mereka tinggali ada minimarket yang lumayan lengkap untuk membeli keperluan rumah.


disana tidak ada kendaraan umum, tapi karena jaraknya dekat dan lingkungannya juga nyaman dan asri jadi semua orang dilingkungan disana terbiasa berjalan kaki ke minimarket tersebut. dan diseberang minimarket itu terdapat pasar sayuran dan buah2an, intan hanya mengangguk2an kepalanya saat mendengarkan penjelasan teguh.


"kalo kamu bosan dirumah cukup telpon abang, nanti ada anak buah abang yang akan mengantarmu untuk berkeliling" kata teguh tangannya merangkul pinggang ramping intan


"tenang aja aku bisa sendiri aku biasa mandiri sayang" kata intan menempelkan keningnya di bibir teguh


"kamu sudah merasa baikan?" kata teguh


"hmm.. sekarang lebih baik" kata intan menganggukan kepalanya


"kita bisa makan sekarang? aku sudah lapar banget" kata teguu tersenyum


"oke yookk" intan menarik tangan teguh menuju ke dalam rumah


dimeja makan itu sudah ada bungkusan makanan yang tadi diorder oleh teguh. intan didudukan di kursi makan, kemudian teguh mengambil piring sendok dan 2 botol air mineral. intan membuka bungkusan makanan itu dan menaruhnya dipiring.


"wahhh nasi padang? apa disini ada restoran nasi padang juga" tanya intan terkesima dengan senyumnya yang lebar dia langsung menyuapkan satu sendok besar nasi padang berserta lauknya kedalam mulutnya dengan ekspresi orang excited


"ya disini ada restoran indonesia baby, cuma harganya lumayan mahal daripada order makanan lokal. kamu bisa order nanti abang kasih linknya" jawab teguh kemudian menyendok nasi padang dalam piringnya dengan lauk rendang padang

__ADS_1


"yummmm... ini enak persis rendang yang ada di indonesia" kata intan lagi dengan senyum lebar dan mengangguk2an kepalanya kesenangan


"apakah orang sini bisa bahasa inggris?" tanya intan lagi


"mungkin bisa tapi abang rasa tidak semua, kamu bisa pakai isyarat saat belanja baby atau besok abang akan memerintahkan satu anak buah abang yang bisa bahasa indonesia untuk menterjemahkan kami saat belanja" kata teguh


"oke" kata intan sambil menaikan jempolnya


intan pun makan dengan lahap sampai nasi dipiringnya tandas tak bersisa, setelah makan intan beristirahat di bagian belakang rumah. sementara teguh sibuk menelpon tak jauh dari tempat intan duduk.


saat menikmati pemandangan ditaman belakang, intan melihat ada seorang anak kecil yang menatapnya dari balik pohon. anak itu anak perempuan memakai kerudung warna hitam yang sudah lusuh dan berubah warna. umurnya sekitar 8 sampai 9 tahun, intan kemudian menghampiri anak kecil itu,,


"hi sayang... kemari!" kata intan sambil melambaikan tangannya


tapi anak itu berlari masuk kedalam hutan, intan yang hendak menghampiri anak itu lalu menghentikan langkahnya. teguh yang menyadari intan sudah tidak ada didekatnya lalu menghentikan panggilan telponnya dan mencari keberadaan istrinya itu.


"hahh..." kata intan yang masih kaget dengan kehadiran teguh dibelakangnya


"tadi ada anak kecil yang dibalik pohon itu, saat aku mau menghampirinya dia pergi dan masuk kedalam hutan. apakah didalam hutan ini ada rumah warga?" tanya intan


"entahlah,, tapi setahuku didalam hutan ini hanya ada aliran sungai dan pohon2 sayang tidak ada orang yang tinggal didalamnya" kata teguh


"hmm... mungkin anak orang sekitar sini yang sedang bermain dihutan ini, ahhh sudahlah ayo kita masuk sudah mau malam" kata intan berbalik menuju rumah mereka teguh merangkulnya masuk kedalam rumah

__ADS_1


setelah sholat magrib intan memasak makan malam untuk dirinya dan suaminya, dia memasak dengan bahan seadanya yang ada didalam lemari es. intan memasak capcay dengan irisan wortel dan brokoli serta daging ayam yang dipotong kecil2.


dia juga memasak telur dadar yang dikocok dengan tofu dan diberi sedikit keju mozarella. tak lupa intan memasak sambal matah kesukaan suaminya, mood intan sedang sangat baik malam ini jadi dia memanjakan suaminya dengan masakan yang lumayan banyak untuk porsi mereka berdua.


"hmmm... harum sekali baby sepertinya aku akan makan banyak malam ini" kata teguh yang memeluk intan dari belakang


"abang bisa bantuin intan, tolong ambilkan piring dan gelas untuk kita dan susun di meja makan" kata intan tersenyum


teguhpun melepas pelukannya kemudian menyiapkan peralatan makan diatas meja serta mengisi air digelas. kini semua makanan sudah tersedia diatas meja, sungguh sangat menggugah selera teguh. teguh sangat menyukai masakan intan, buatnya masakan intan adalah masakan yang terenak. karena teguh tidak terlalu suka makan makanan dari luar, dia lebih suka makan masakan istrinya dirumah yang menurutnya lebih sehat dan lebih nikmat dari makanan manapun.


intan membantu teguh mengisi piringnya dengan nasi dan lauk pauk, baru setelahnya mengisi piringnya sendiri. intan selalu teringat pesan mamanya yang selalu menasehati intan untuk melayani suaminya dengan baik. salah satu resep keharmonisan rumah tangga papa dan mamanya intan yaitu mama intan selalu menemani papanya saat makan dan selalu mengisi piring papanya.


kamu harus tahu waktu kapan harus bermanja pada suamimu dan kapan juga kamu harus memanjakannya, terutama saat makan biarkan kamu mengisi piringnya. hal2 yang sepele ini akan membuat suamimu merasa ketergantungan denganmu dan membuatnya merasa disayangi dan diperhatikan oleh istri.


nasehat inilah yang selalu diingat intan, dan itu benar teguh selalu kangen pada masakan intan dan kangen dilayani oleh istrinya saat makan. tak jarang kadang intan bersikap sangat romantis dengan menyuapi suaminya saat makan berdua.


setelah makan malam, intan langsung mencuci semua piringnya setelah membereskan meja dibantu oleh teguh. tadinya teguh ingin mencuci piring karena tidak mau istrinya terlalu capek. tapi intan tidak mengizinkannya, intan bilang dia sudah merasa baikan dan mengatakan pada teguh sekalian olahraga mencari keringat.


"baby kalo mau mencari keringat kamu tidak perlu repot2 babe, aku bersedia dan bahkan sangat2 bersedia membuatmu bermandikan keringat nanti dikasur. kamu cukup menikmatinya saja" kata teguh sambil tersenyum smirk


intan membalas perkataan teguh dengan mencubit perutnya,,


"dasar mesuuummmm" kata intan

__ADS_1


"aahhhhh...hahahahhaha" kata teguh yang tertawa dan juga merasakan sakit bersamaan diperutnya


"ya sudah kalo begitu abang lanjutin kerja dulu ya besok sudah mau dipersentasikan pada perusahaan Almaz yang akan memproduksi senjata dengan design oleh teguh"


__ADS_2