Bang! Gila Kamu

Bang! Gila Kamu
#22


__ADS_3

Intan terbangun saat matahari sudah tinggi, dilihatnya jam di nakas pukul 11.00 wib. Teguh seperti biasa sudah pergi dinas, menggapai hp nya diatas nakas memeriksa pesan masuk dari suaminya.


“Sayang,, abang sengaja ga ngebangunin kamu karena kamu pasti capek banget. Maaf ya sayang abang kebablasan semalem muuaaachhh. Buruan mandi sayang, abang udah order terapis ke apartemen. Biar bisa fit lagi ya istriku, thank you sayangku i love you”


Intan kemudian beranjak dari kasur yang sudah seperti kapal pecah karena perbuatan mereka berdua semalam, intan masih mengingat setiap adegan yang mereka lakukan yang membuatnya menutup wajahnya sendiri yang sudah memerah karena malu.


Dilihatnya noda merah diatas seprai putih itu dia gulung2 seprainya lalu ditaruh di tempat pakaian kotor.


Intan berendam air hangat dirasanya dibagian sensitif itu masih sangat perih, sehingga dia memutuskan untuk tidak terlalu lama berendam Langsung membilas tubuhnya di shower.


🅾️🅾️🅾️🅾️🅾️


Intan sudah merasa lebih segar sekarang setelah di pijat oleh terapis, tubuhnya sudah segar dan wangi.


Jam 2 siang intan berpamitan pada suaminya untuk mengunjungi rumah orang tuanya, intan sudah sangat rindu pada mama dan kakak2nya. Dia sudah lama tidak bercerita dan bermanja2 pada mamanya yang selama ini selalu berbagi apa saja dengan mamanya.


“baby, aku ijin kerumah mama ya intan kangen”


“Kamu sudah baikan baby?, apa ga sebaiknya aku yang anter?” kata teguh


“i’m fine.. its okay baby aku pergi sendirian aja. Intan udah ga sabar ketemu mama” jawab intan


“oke kalo gitu tapi inget hati2 dijalan, jaga diri dan pulangnya nanti biar aku jemput”


“siapp suamiku,, i love you ❤ 😘”


“love you more baby😘”


Intan memutuskan untuk naik ojek online karena jam2 segini biasanya macet, jarak dari apartemen ke rumah intan Cuma setengah jam. Sesampainya dirumah, intan mengetuk pintu rumahnya sambil mengucap salam.


Tapi lama intan mengetuk pintu ga ads jawaban dari dalam, lalu dia memutuskan membuka pintu rumahnya dengan kunci cadangan yang biasa ditaruh mamanya dibawah pot kembang.


Benar aja kebiasaan mamanya intan masih belum berubah, intan masuk lalu menguncinya lagi dari dalam. Intan mau ngasih surprise untuk papa mamanya nanti fikirnya.


Intan naik kekamar lamanya, dan mendapati kamar itu masih begitu bersih dan terawat.


Intan mengitari kamarnya seperti sudah sekian purnama sudah tidak menempatinya padahal baru beberapa hari saja. Lalu menghempaskan tubuhnya keatas kasur sambil memandangi langit2.


Dihatinya masih saja ada sedikit rasa gundah semenjak jadi istrinya teguh, intan melamun tentang masa2 dirinya masih dalam buaian papa mamanya. Namun dia juga melamunkan jika suatu hari dirinya hamil dan punya anak. Wajahnya pasti akan sangat menggemaskan bukan, entah itu anak laki2 ataupun perempuan . Intan berhayal kalo dirinya dan teguh sedang berjalan2 ditaman bunga yang sangat indah dengan anak mereka yang dinaikan teguh diatas lehernya. Intan tersenyum2 sendiri, karena terlalu lelah akhirnya intan tertidur dikamarnya.


Teguh berkendara dengan gelisah menuju rumah mertuanya, intan tidak ada kabar sejak dia pergi berpamitan mau kerumah mertuanya.


Entah sudah berapa puluh kali teguh menelpon hp intan tapi tetap tak ada jawaban, teguh melajukan motornya seperti orang gila karena sudah tidak sabar dan merasa sangat khawatir atas keberadaan istrinya.


Hari sudah menunjukan pukul 6.30 sore, suara azan magrib berkumandang dari masjid yang dia lalui dijalan.


Saat sampai dirumah mertuanya teguh langsung masuk dengan mengucapkan salam tanpa mengetuk pintu. Diciumnya punggung tangan mama dan papanya intan, mama dan papanya agak sedikit bingung karena teguh datang tanpa ada intan yang mengikutinya.


“Ada apa sayang? Are you okay? Where is intan?” kata mama rosi sambil celingak celinguk mencari keberadaan anak bungsunya itu.


“intan ga ada dirumah kah ma?” teguh balik bertanya


“intan kerumah? Kapan? Ga ada kok sayang kita baru aja sampe dari nemenin papa keluar kota masalah kerjaan, ya kan pah” kata mama rosi lagi dibalas anggukan oleh papanya intan


Teguh yang mendengar itu semakin khwatir dan bertanya2 akan keberadaan istri kecilnya itu.


Teguh kemudian menceritakan kalo intan pamit padanya akan mengunjungi mama dan papanya kerumah tadi siang, tapi setelah beberapa jam intan ga pernah mengangkat telpon dari teguh. Padahal mereka sudah janji untuk bertemu dirumah mama papanya intan.

__ADS_1


Mama rosi yang mendengar itu jadi pucat dan mulai menduga2 yang tidak2 terjadi pada intan, tapi terlalu banyak kemungkinan sehingga papa intan mencoba untuk menenangkan mamanya intan.


Teguh kemudian menyuruh anak buahnya melacak cctv pada jam saat intan pergi kemudian melacak nomer ojek online yang dinaiki intan tadi siang.


Mama intan mulai menangis karena khwatir, fila dan feli yang baru pulang mendengar kabar adiknya hilang pun jadi ikut2an khwatir seperti mamanya.


Setelah mendapat kabar dari anak buahnya, yang ternyata benar intan tadi siang turun dirumah mama papanya. Tapi karena mama papanya ga ada dirumah jadi intan pasti pergi lagi tapi intan kemana dan kenapa ponselnya tidak diangkat.


Teguh menghubungi ketiga sahabat intan dan menanyakan apakah intan ada menghubungi mereka tadi siang, tapi hasilnya nihil. Intan belum menghubungi sahabat2nya hari ini, rara cecil dan markus mencoba menghubungi ponsel intan tapi tidak ada jawaban.


Hari sudah menunjukan pukul 8 malam, teguh masih terus berusaha mengerahkan lebih banyak anak buahnya mengecek cctv kota. Papa intan masih berusaha menenangkan mama intan yang masih terus menangis dari tadi.


Semuanya panik, wajah mama intan sudah sembab dengan mata membengkak. Fila dan feli juga tidak jauh dari mamanya, teguh berkali2 mengusap wajah dengan gusar.


🅾️🅾️🅾️🅾️🅾️


Didalam kamar intan baru terbangun, dia terkejut karena keadaan diluar jendela sudah gelap. Dia bangun dengan gusar, melihat kamarnya sudah gelap karena dia tidak menghidupkan lampu tadi siang.


“Wahhh,, aku ketiduran ini udah jam berapa?” batinnya


Mengecek hp nya ternyata mati kehabisan baterai, dia mengusap wajahnya berdiri menghidupkan lampu lalu berjalan turun kebawah tanpa tau kehebohan seperti apa yang sudah terjadi dari tadi sore.


Intan turun sambil mengucek2 matanya, rambutnya acak2an dengan kuncir yang sudah melorot dari posisi semula.


Tap.. tap.. tap..


Dituruninya satu persatu anak tangga, lalu dilihatnya diruang keluarga ada formasi lengkap keluarganya. Intan hendak memanggil mamanya yang sudah sangat intan rindukan.


Tapi seperti ada yang aneh karena mamanya masih tergugu menangis dengan papanya disamping. Kak fila dan feli juga disitu dengan wajah yang sudah kacau. Ada teguh suaminya juga yang berkali2 mengusap wajahnya dengan tang sebelah masih mengangkat telpon seseorang.


“apa ada yang meninggal pikirnya”


Setelah hampir sampai, teguh merasa ada keberadaan intan didekatnya dengan wangi yang begitu dia kenali. Teguh menoleh lalu melihat intan berjalan kearah mereka dengan penampakan kacau karena bangun tidur.


“Ohhh God intann sayanggg,, where you going? What happen? Are you okay?” tanya teguh beruntun berlari ke arah intan, memeluk, menggendong seperti anak kecil kemudian menciumi seluruh wajahnya tanpa sadar masih ada orang tua intan disitu


Mamanya intan tak kalah syock, dia menghampiri intan memeluk putrinya yang diturunkan dari gendongan teguh. Menciumi intan dengan tangisan yang semakin pecah


Intan yang bingung Cuma diam dan menunggu mereka semua menyelesaikan kegiatannya pada intan.


Lalu setelah semua duduk dan tenang dengan mengerubungi intan di sofa. Intan akhirnya bicara


“emang ada apaan sih ma, pa abang?” tanya intan sambil melihat wajah mereka satu persatu


“Abang ngehubungin kamu dari semenjak kamu pamit kerumah mama tadi siang sayang, tapi kamu ga angkat2. Abang kuatir takut kamu ada apa2, kita udah janjian ketemu dirumah mama. Kamu tahu abang naik motor kayak orang gila dan sampe dirumah mama kamu ga ada. Mama juga bilang kamu ga kerumah dan ga ngehubungin mama juga. I am depressed untill now baby” kata teguh menjelaskan


“Kamu kenapa ga bilang kalo mau kerumah mama nak, jantung mama udah rasa mau copot tan. Kepala mama rasa melayang, mama ga kuat kalo ada hal yang ga baik terjadi sama kamu nak hikss hikss” mama intan mulai menangis lagi dipelukan intan


Intan memeluk mamanya sambil menepuk2 punggung mama, dia merasa ini semua hal sangat konyol yang dia lakuin pdahal niat intan di awal Cuma mau ngasih surprise, tapi karena tubuhnya begitu capek akibat digempur teguh semalaman malah bikin semua orang panik dan kacau.


“masyaAllah maa, paa.. intan minta maaf ya abang juga, intan tuh tadinya mau ngasih surprise buat mama dan papa jadi intan masuk pake kunci cadangan. Cos, pas intan nyampe dirumah kosong ga da orang. Jadi intan nunggu di kamar, taunya malah intan ketiduran. I’m sorry ma,, pa, gara2 intan semua malah jadi panik. Mama jangan nangis lagi ya intan ga akan ngelakuin hal konyol kayak gini lagi” kata intan menjelaskan sambil tersenyum dan geleng2 kepala


Setelah penjelasan intan panjang lebar semua bernafas lega, semua baru bisa ketawa2 melepas semua ketegangan urat saraf yang terjadi beberapa jam yang lalu.


“Okay, karena intan baik2 aja sekarang kita makan malam dulu yook, fila dan feli bantuin mama siapin makan malam ya nak” kata mama rosi


Mama rosi, intan, fila dan feli bekerja sama menyiapkan makan malam agar lebih cepat selesai.

__ADS_1


Sementara papa dan teguh mengobrol santai di meja makan sambil menunggu makanan datang.


Setengah jam kemudian,,


Semua anggota keluarga sudah duduk rapi di meja makan sambil menikmati hidangan makan malam, sambil mengobrol ringan disela2 makan.


Tepat jam 10 malam ,, intan dan teguh berpamitan pada mama papanya untuk pulang ke apartemen. Mama rosi memeluk intan sekali lagi dan mencium anak kesayangannya itu, tadinya mama rosi menginginkan intan dan teguh bisa menginap tapi berhubung teguh harus pergi dinas pagi2 sekali dan mereka tidak membawa pakaian terpaksa mama rosi harus rela mereka pulang malam ini.


“malam minggu nanti kalian harus menginap dirumah ya” kata mama rosi


“Siap mama sayang” kata intan sambil mencium mamanya


“kita bakalan barbequan, pacar fila dan feli juga mau datang katanya” kata mama rosi


“Wahhh oke oke baiklah ma” kata intan lagi tersenyum memperlihatkan gigi2 putihnya


Intan dan teguh pun pulang dengan menaiki motor,,


Sampai di apartemen mereka berdua langsung masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri bergantian kemudian naik ke kasur. Teguh memeluk intan dari belakang, karena begitu lelah seharian ditambah drama tadi sore teguh tidur lebih cepat dia sudah terlelap sejak 1 jam lalu.


Intan yang sudah puas tidur tadi siang jadi tidak bisa tidur, dia terus membolak balikan tubuhnya. Teguh yang sudah tertidur juga merasakan pergerakan istrinya yang lasak, lalu membuka matanya. Intan yang sedang memandangi wajah teguh kaget dan malu karena mengira suaminya sudah tertidur lelap.


“apa abang begitu tampan? Kenapa dari tadi tidak bisa tidur?” kata teguh


“Hmm.. intan udah puas tidur tadi siang” kata intan yang mulai bersemu merah karena wajahnya dan teguh begitu dekat saat ini


“mau minum susu hangat? Mungkin bisa membantu tidur”kata teguh lagi


“no, ga usah abang tidur lagi aja besok mau dinas pagi. I’m fine” jawab intan


“atau kita olah raga malam saja sebentar, abang jamin kamu bisa tidur setelahnya” kata teguh bersemangat dengan senyum nakal


“Nooo,, dasar abang mesum. Cari2 kesempatan aja” kata intan sewot lalu membalikan tubuhnya, tapi langsung dibalikan lagi oleh teguh dengan menarik pinggangnya


“why baby,, bukankah kamu juga menikmatinya kemarin? Apa masih sakit?” kata teguh


“ga,,gapapa.. ya masih sakit sedikit” kata intan


“Katanya kalo lebih sering nanti bakalan ga sakit sama sekali kok baby” kata teguh sambil terkekeh, jari jempolnya mengelus bibir intan yang menurutnya semakin sexy


“ga’ mau males capek” kata intan bersungut2 tapi tetap mengendus2kan kepalanya ke ceruk leher teguh yang membuat teguh jadi tegang dan panas dingin


“don’t do this baby, you makes me high” kata teguh mengencangkan pelukannya dipinggang intan


“Ihhhhh,,, abaangg mesum” intan menjauhkan diri dengan mendorong dada teguh menjauh darinya, tapi teguh tidak melepaskan pegangannya dipinggang intan


Teguh kembali menarik tubuh intan sampai menempel ke dirinya lagi, intan yang terkejut karena ditarik seperti itu jadi meremas dada teguh berpegangan. Intan membelalak lalu disambut ciuman mesra oleh teguh.


“You are so cute tonight” teguh berbisik di telinga intan membuat intan merasa geli


 


 


 


 

__ADS_1


__ADS_2