Bang! Gila Kamu

Bang! Gila Kamu
#5


__ADS_3

ting...


"dimana?" pesan masuk dari intan


"perpus" balas teguh


"aku dah selesai nih" bales intan lagi


"katanya jam setengah 12?"


"kelas yang kedua dosennya ijin jadi diganti hari lain"


"ya udah kamu dimana sekarang?"


"tunggu di gerbang kampus sekarang"


"oke"


intan berjalan bersama dengan 3 sahabatnya menuju keluar kampus, setelah mencapai gerbang intan melihat teguh sudah menunggu diatas motornya sambil melambaikan tangan ke intan


"tan, bang teguh dah nunggu tuh" kata rara


"gemes banget gua tan ama cowok lu, kalo dia punya temen kenalin gua kali tan" ujar cecil menambahi


"huhh dasar genit, " markus menoyor pala cecil


"bahahahaha, biarin daripada elu kus jomblo terus kapan pacarannya coba lu"


"gini2 gua cowok mahal tauk masih perjaka tjng ting"


"perjaka ting2 apaan, bilang aja lu ga laku"


ketiga cewek cantik itu menertawai markus yang notabene jadi cowok satu2nya di geng mereka


"ya udah guyss, aku duluan ya bang teguh udah nungguin dari tadi bye" pamit intan pada temen2nya


"byee taann,, " kata rara, cecil dan markus serempak


"pegangan,, pegangan " ledek rara


"issshhh ,, anak inih" intan malu2 sambil melambaikan tangannya pada 3 sahabatnya


"pegangan tan nanti kamu jatuh"

__ADS_1


intan pun mengalungkan tangannya ke perut teguh


"ehh kita mau kemana bang, kok lewat sini?"


"temenin beli tiket dulu ya,, abis itu kita makan siang dulu baru pulang"


"hmm.. oke"


setelah membeli tiket mereka pun mampir ke resto terdekat untuk makan siang


teguh menarikan kursi untuk intan duduk, dan perlakuan ini membuat intan merasa dimanjakan oleh teguh.


"makasih" intan malu2


lalu teguh duduk disebelah intan


"kamu mau makan apa?"


"steak aja sama kentang goreng terus minumnya cola"


teguh pun memanggil pelayan, setelah order ga lama makanan mereka dateng dan mereka menikmati makanan mereka .


" tan,, abang mau tanya sesuatu"


"tanya aja" jawab intan santai


uhukkk... uhukkkk... intan terbatuk karena pertanyaan teguh


"nih minum dulu, makanya pelan2 makannya" sambil menyerahkan segelas air pada intan


"abang sih nanyanya gitu,, bikin kaget aja" intan menepuk2 dadanya


"yaaa,, kan abang cuma nanya tan. kalo abang lamar intan mau terima ga? tinggal dijawab aja" tanya teguh lagi dengan menampakan senyumnya yang menawan intan


"intan ga tau bang,, intan pikir2 dulu boleh?" jawab intan sambil mengerjabkan matanya sok2 imut dengan memanyunkan bibirnya


Cup.. teguh mengecup bibir intan gemass


intan yang mendapat serangan mendadak langsung melotot lalu menutup mulutnya dengan kedua tangannya.


teguh yang melihat intan jadi bertambah gemas lalu mencubit pipinya intan..


"duhh duhh sakit bang " sambil mengusap2 pipinya yang abis dicubit sama teguh

__ADS_1


"udah abisin makannya,, tar cium lagi nih" teguh tersenyum smirk


intan langsung menunduk lalu memasukan makanan kemulutnya karena takut teguh nelakukan serangan kedua hahahhahaa ...


padahal lu suka kan tan 😄


intan makan dengan lahap karena steak di restoran mereka makan adalah steak kesukaan intan, sampe ga terasa kalo saus nya meleper sampai ke pinggir bibir intan. teguh yang melihat intan langsung menahan rahang intan lalu menjilat sudut bibirnya yang terkena saus..


mata intan langsung terbelalak,, pipinya sudah semerah tomat...


malu bercampur marah terhadap kelakuan teguh barusan.


"abanggggg.... "


"kenapa sayang,, aku cuma bersiin saus di bibir kamu" senyum smirk, jarinya mengusap bibir intan lalu dijilatnya dengan tatapan menggoda intan..


ekspresi intan jangan ditanya lagi mukanya udah kayak udang rebus.. hehehhe


"abang mesum" intan memonyongkan bibirnya lalu menghabiskan minuman colanya dalam sekali teguk


"udah selesai makannya kita pulang yookk, abang mau istirahat dulu sebentar dirumah sebelom abang pulang"


" hmm,, " intan masih kesal sama teguh setelah membayar bill teguh hendak memegang tangan intan tapi malah di tepis oleh intan


teguh hanya tersenyum lalu tetap menarik tangan intan , diatas motor intan tidak mau memeluk teguh seperti sebelumnya intan malah duduk kebelakang agar tak menempel pada teguh.


tapi bukan teguh namanya kalau tidak banyak akal, dia sengaja mengerem mendadak lalu menjalankan motornya dengan memainkan gas nya yang membuat intan jadi gelagapan lalu terdorong ke depan sehingga mau tak mau intan terpaksa memeluk teguh erat2 karena takut jatuh.


teguhpun merasa puas karena intan sudah memeluknya lagi dari belakang dia sengaja mengelus punggung tangan intan yang saat ini berada diatas perutnya sambil tersenyum puas..


"jangan marah lagi ya sayang,, abang kan hari ini mau pulang jangan kasih cemberut abang nanti bertugas jadi gelisah" masih mengelus punggung tangan intan


intan tak menjawab hanya tersenyum di belakang, dagunya ia sandarkan di bahu kiri teguh. merekapun melaju kencang menuju rumahnya intan


sesampainya dirumah, terlihat sepi karena ayah intan masih dikantor. sementara mamanya intan sedang kumpul2 dengan ibu2 komplek perumahan mereka tinggal.


intan langsung masuk kekamarnya untuk sholat zuhur, begitu juga teguh langsung msuk kekamarnya .


"tan,, nanti banguni abang jam setengah 3 ya, abang mau tidur sebentar abis sholat. trevelnya berangkat jam 3 sore, " ujar teguh sebelum intan masuk kekamarnya


"ya nanti intan bangunin, intan masuk dulu mau sholat zuhur"


"Alhamdulillah calon istriku rajin ibadahnya" goda teguh sambil mengedipkan matanya pada intan

__ADS_1


"ihhh abang genit, intan ga suka" intan masuk kekamar dengan sedikit keras lalu menguncinya


"bahahahha" teguh ketawa sendiri melihat intan yang salah tingkah malu2 tapi mau


__ADS_2