Bang! Gila Kamu

Bang! Gila Kamu
#9


__ADS_3

selagi menunggu makanan mereka datang intan menanyakan semua pertanyaan yang tertahan dibenaknya sejak acara tadi.


teguh pun menceritakan segala skenario yang dia buat bersama orang tuanya intan. orang2 yang emnculik intan adalah abak buahnya teguh, dan perempuan yang dilihat intan didalam butik adalah model dibutik tersebut yang diminta teguh untuk mencoba gaunnya sebelum dipakai oleh intan teguh mau memastikan bahwa gaunnya muat.


karena perawakan model itu sama dengan intan hanya tinggi bdannya saja yang sedikit berbeda .


intan yang mendengar semua penjelasan teguh mengangguk2an kepalanya. hanya saja dia masih tak terima kalo keputusan untuk menikah itu dipustuskan secara sepihak oleh papa mama intan dan juga teguh.


intan masih ingin menikmati kuliahnya dulu sampai selesai, tanpa terganggu kerumitan masalah rumah tangga yang harus dia hadapi kalo sudah menikah. intan juga belum merasa siap untuk melakukan tugas sebagai seorang istri apalagi teguh yang berprofesi sebagai tentara.


tapi teguh meyakinkan intan kalo dirinya akan menghargai semua keputusan intan termasuk jika intan belum mau punya anak sampai dia lulus kuliah dulu.


teguh juga tidak mau membebani intan dengan urusan rumah tangga dia sudah mempekerjakan asisten rumah tangga di apartemen yang akan mereka tinggali nanti.


teguh juga berjanji tidak akan membatasi pergaulan intan dengan 3 sahabatnya selagi masih dibatas koridor yang jelas.


"i love you intan, abang sangat2 mencintaimu" kata teguh lalu mencium bibir intan dengan lembut


intan tidak menolak tapi juga tidak membalasnya, dia hanya menikmatinya dengan memejamkan matanya. lalu teguh mencium kedua kelopak mata intan yang tertutup lalu menggigit hidungnya pelan


makanan mereka sudah datang, intan yang memang sudah lapar makan dengan lahap karena menunya malam ini adalah steak dan kentang tumbuk kesukaan intan.


setelah menghabiskan makan malam mereka kembali kekamar, sudah tidak ada lagi dekor dan kelopak mawar yang mengganggu mata intan. semua sudah kembali bersih dan rapi seperti kamar normal pada umumnya.


"aku mau melihat ke balkon bolehkah?" tanya intan


"of course babe as you want" teguh mengecup puncak kepala intan lalu menariknya menuju balkon kamar


teguh memeluk intan dari belakang, intan menyandarkan tubuhnya pada teguh sambil menikmati pemandangan lampu2 kota yang berkelap kelip seperti bintang . pemandangan yang romantis yang disukai oleh intan, dia tidak pernah merasakan keindahan seperti ini.


karena intan bukan orang kaya, papa intan hanyalah pekerja kantoran yang sibuk. intan hanya pernah diajak pergi ke pantai atau skedar ke taman kota tempat mereka tinggal.

__ADS_1


intan kedinginan lalu mengajak teguh masuk kedalam kamar mereka lagi,


"intan ngantuk bang, " kata intan


" ya sudah kita tidur" kata teguh


intan naik lebih dulu keatas kasur lalu bergeser ke tengah, seolah mempersiapkan tempat untuk teguh. hal ini disambut teguh dengan tersenyum lalu merrbahkan tubuhnya di belakang intan. di jadikannya lengannya untuk bantal intan lalu tangan satunya melingkari perut intan.


intan sangat gugup walaupun mereka pernah tidur bersama, tapi waktu itu teguh bukan suaminya jadi teguh tidak berani berbuat macam2nya padanya fikir intan.


berbeda dengan malam ini, mereka sudah sah dan teguh berhak untuk melakukannya pada intan jika dia mau.


( tenang intan jangan sampai suara jantungmu terdengar oleh bang teguh. itu akan sangat memalukan) batin intan


teguh yang seolah mengerti, langsung berkata


"jangan gugup sayang,, tidurlah abang tidak akan memakanmu malam ini. abang tahu intan pasti lelah, abang juga sudah mengantuk" sambil tersenyum smirk


intan yang mendengar itu menjadi sangat malu, lalu menyikut perut teguh dari belakang


"abang mesum" kata intan


"hmm,, jangan lupa kalo kita sudah sah tan abang berhak atas dirimu. intan sepenuhnya milik abang sekarang"


"tapi intan belum siap, bisakah abang menunggu sampai intan siap?" kata intan


"ya istriku yang cantik, tidurlah abang tidak akan melakukannya kecuali intan menginzinkannya. hmm istirahatlah abang hanya akan memelukmu malam ini"


cup teguh mengecup kepala intan


lama intan tak bisa tidur, sementara teguh yang memang sudah sangat lelah karena harus mengatur agar skenarionya berjalan dengan lancar hari ini merasa sangat lelah sehingga sudah tertidur pulas dari tadi.

__ADS_1


intan yang sedari tadi memunggunginya, mendengar suara dengkuran halus dari teguh memberanikan diri untuk membalikan tubuhnya. ditatapnya lekat2 sosok pria didepannya yang sekarang memeluknya dengan posesif.


intan masih belum percaya bang kalo intan udah jadi istrinya abang, semua begitu cepat berasa seperti mimpi.


diperhatikannya dengan cermat mata hidung sampai ke seluruh tubuh suaminya.


hmmm suamiku tampan juga


intanpun terkekeh pelan, entah dorongan dari mana sehingga intan berinisiatif untuk mencium bibir teguh yang sedang tidur. cup .. ciuman sekilas itu mampu membuat intan memanas wajahnya memerah karena malu.


haisss untung bang teguh sudah tidur, kenapa aku jadi mesum gini ya duuhhh intaaann sadar kamu ga boleh kayak gini. tapi kan bang teguh sekarang suami aku jadi gapapa kan kalo intan cium suami sendiri


gumam intan yang membuatnya merasa malu dan senyum2 sendiri, tanpa sadar intan pun tertidur dengan memeluk dada bidang teguh dengan kakinya sebelah sudah menindih kaki teguh.


teguh yang terbangun karena merasakan pergerakan intan saat tidur. melihat kaki intan sudah menindih tepat diatas senjatanya, teguh mencoba menurunkan kaki intan perlahan2 takut siempunya terbangun.


ohh god, intan jangan begini. atau aku tidak akan bisa memenuhi janjiku untuk tidak memakanmu malam ini


teguh berusaha sekuat tenaga menahan reaksi dari tubuhnya karena intan, dia membalikan tubuh intan agar memunggunginya seperti tadi.


tapi tak berapa lama intan kembali memeluk dada teguh dengan erat sehingga bagian dada intan yang tidak memakai pengaman apapun didalamnya bergesekan dengan lengan teguh yang hanya dibatasi oleh baju tidurnya.


ohh shiiittt... intan please sayang jangan begini


kepala teguh langsung berdenyut karena adiknya sudah terbangun dari tadi, sekuat tenaga dia menahannya . sabar ya boy ini belum saatmu, bersabarlah


teguh menghembuskan nafasnya kasar lalu mengatur nafasnya, dia fokuskan dengan membelai pucuk kepala intan yang membuat intan menggeliat nyaman dipelukan teguh


dasar anak kecil, kamu manis sekali saat tidur sayang. i love you tan, abang janji bakalan ngejaga dan ngebahagiakan kamu. abang akan berusaha sekuat tenaga untuk memenuhi semua impian kamu


cup .. teguh mengecup puncak kepala intan, bukan di bibir intan yang menjadi tempat favoritnya karena si boy dari tadi masih belum mau tidur.

__ADS_1


setelah lama akhirnya boy dan teguh tertidur jam 3 pagi, teguh berusaha keras memenuhi janjinya pada intan untuk tidak menyentuhnya sekalipun teguh berhak atas intan.


hanya saja dia tidak mau melukai intan lagi dengan memaksa intan melakukan itu, dia sudah berjanji akan melakukannya saat intan merasa siap dan mau menyerahkan dirinya secara suka rela pada teguh.


__ADS_2