
waktu sudah menunjukan pukul 9 malam, tamu2 sudah banyak berpamitan dengan bersalaman pada intan dan teguh serta orang tuanya.
intan lebih memilih diam sepanjang acara dia tidak ingin mengobrol dengan teguh, hati dan fikirannya dipenuhi dengan banyak pertanyaan.
(pokoknya malam ini aku harus meminta penjelasan pada teguh atas apa yang terjadi hari ini, siapa perempuan tadi siang dan kenapa sekarang intan malah sudah jadi pengantin dengan teguh sebagai suaminya)
semua tamu sudah pulang, tinggalah intan, teguh dan kedua orang tua intan serta paman dan bibinya intan.
tim WO juga mulai membereskan sisa2 peralatan makan dan juga dekor2 yang menghiasi taman tempat acara digelar.
ternyata taman itu terletak di sebuah villa dipinggiran kota tempat intan tinggal. villanya berada diketinggian sehingga sangat sejuk dan berangin pada sore dan malam hari.
bagian belakang villa terdapat balkon besar yang menghadap ke jurang yang dari menampakan pemandangan kota tempat tinggal intan dimalam hari terada sangat indah.
back to si empunya acara...
mama dan papa intan memeluk intan dan menyelamatinya
"selamat ya sayang mama dan papa tidak menyangka kalo jodohmu datang sangat cepat mendahului kakak2mu" kata rosi mamanya intan
" ya selamat ya sayang, papa tahu intan pasti bingung tapi papa yakin teguh adalah anak yang baik. dan kamu bisa bahagia bersamanya, apapun yang intan pertanyakan tanyakanlah pada suamimu nak. satu lagi pesan papa jadilah wanita kuat dan mandiri binalah keluarga yang sakinah mawadah dan warraah bersama teguh suamimu. hormati dan patuhilah dia selagi tidak keluar dari koridor, hmm"
papa dan mama intan memeluk intan dengan erat lalu meninggalkan tempat acara untuk berisitirahat
sekarang giliran paman dan bibi intan yang berpamitan
"kamu sangat cantik nak intan, wajar saja teguh tergila2 padamu dan ingin cepat2 menikah, dia takut kamu didahului orang" kata bibi erna bibinya teguh dengan tawa yang renyah dipeluknya intan seperti anak sendiri
paman intan juga memeluk intan laku menepuk bahu teguh,,
"jagalah intan sayangi dia dengan tulus, paman tidak akan memaafkanmu jika kamu menyia2kannya. kalo teguh berani menyakitimu pergilah kerumah paman nak , paman akan menghajarnya didepanmu"
kata paman edward pada intan
"ya paman" intan yang melihat kebaikan paman dan bibinya teguh menjadi terenyuh, dan sedikit menerima atas keputusan pernikahan secara sepihak ini
"ajaklah intan masuk ke villa nak, dia pasti sudah sangat lelah dan ingin beristirahat. ingat jangan mengahajarnya malam ini. masih banyak waktu besok biarkan dia beristirahat dengan tenang malam ini" kata bibi erna lagi
hal ini membuat intan tertawa dan merasa sangat malu, dipukulnya lengan teguh lalu wajah malunya yang sudah semerah tomat dibenamkan di lengan kekar teguh.
"baiklah2 bi, aku akan mengajak intan masuk dulu. paman dan bibi juga masuklah ke villa dan beristirahat bukankah besok kalian juga akan pulang kan" kata teguh dengan memeluk paman dan bibinya itu
__ADS_1
"sekali lagi selamat sayang" kata bibi erna yang masih memeluk teguh
"terima kasih bi, aku sangat menyayangi bibi dan paman" balas teguh
mereka pun masuk kedalam, dengan teguh yang membantu intan mengangkat ujung gaunnya yang membuat intan kesulitan berjalan.
sehingga teguh akhirnya memutuskan untuk menggendong intan saja menuju kekamar mereka.
"turunkan aku bang, jangan begini aku malu" kata intan
intan bergelayut dileher teguh takut terjatuh, dia menyembunyikan wajahnya didada bidang teguh karena malu dan takut teguh menatap tajam dirinya.
teguh terus menggendong intan sampai kekamar mereka tanpa merasa kelelahan karena tubuh intan yang mungil dibanding teguh yang tinggi besar.
kamarnya sangat luas dengan kelopak mawar berwarna merah menghiasi kasur kingsize itu. ada lilin aroma terapi juga dengan dekor bertulisan just married . intan memutari kamarnya, teguh mendudukan intan di pinggir ranjang.
"kamu mau mandi dulu?" tanya teguh
intan hanya mengangguk sambil masih melihat keseluruh ruangan serba putih itu dari mulai seprai kasur sampai ke warna sofa dan gorden kamar. sehingga warna merah mawar menjadi makin kontras dan nampak indah serta lilin2 yang menghiasi kamar itu.
"kamu bisa membuka gaunnya sendiri atau perlu abang bantu" tanya teguh lagi
"bisa keluar dulu sebentar, aku mau membuka pakaianku" kata intan
karena melihat istrinya yang masih belum terbiasa akhirnya teguh meninggalkannya keluar dari kamar.
"kalau butuh bantuan panggil saja abang menunggu didepan pintu" kata teguh
"hmm.." kata intan
setelah teguh keluar kamar intan mencoba membuka resleting belakang gaunnya, lama intan mencoba tapi tangannya tak bisa menggapai resleting untuk menurukanya kebawah agar gaunnya bisa dibuka. model gaun pengantin intan yang tertutup dengan resleting memanjang dari bagian tengkuk sampai ke pinggang membuat intan kesulitan untuk membukan
tampilan teguh dengan jas tuxedonya keren banget ya 😍
intan mengetuk pintu dari dalam,,
__ADS_1
tokk.. tokk
teguh yang mendengar itu membuka pintu lalu melihat intan dibalik pintu kamar
"intan butuh bantuan abang?" tanya teguh
intan hanya mengangguk
teguh masuk lalu mengunci pintunya dari dalam
(udah aku duga tan kamu pasti manggil abang kan, ga sia2 aku milih gaun pengantin yang buka resletingnya harus dibantu orang lain haha) batin teguh
"abang tutup mata dulu" kata intan
"hmm,, oke " jawab teguh
setelah memastikan teguh tidak mengintip dengan mengibas2kan tangannya ke wajah teguh
intan membantu tangan teguh mengarahkannya ke arah resleting yang separuh sudah terbuka
"abang jangan ngintip ya" kata intan
" ya sayang abang ga ngintip"
perlahan teguh menarik resleting gaunnya kebawah, lalu setelah berhasil membuka gaunnya intan langsung berlari masuk kekamar mandi hanya dengan memakai dalaman saja
teguh membuka matanya dan melihat gaun intan terkapar dilantai. intan mengisi air hangat di bathub lalu berendam, dia menyandarkan tubuhnya sambil melamun.
( apa malam ini bang teguh akan melakukannya padaku, aahh intan menggeleng2kan kepalanya. karena membayangkan hal yang tidak2, no no ga bisa bang teguh harus menjelaskan dulu semuanya padaku malam ini)
tokk.. tokk
suara ketukan dari luar kamar mandi
"sayang jangan lama2 mandinya kita belum makan malam, aku juga harus mandi. atau bolehkah kita mandi bersama?" kata teguh agak berteriak
"noo... tunggu aku hampir selesai jangan coba2 masuk" intan melesat kebwah shower lalu memakai bathrobe selutut. dia keluar dengan handuk yang membalut kepalanya karena rambutnya yang masih basah.
"bisakah semua ini dibereskan saja aku tidak akan bisa tidur dengan banyak kelopak mawar di kasur dan lilin2 ini menyilaukan mataku" kata intan
"baiklah, abang mandi dulu nanti abang telpon layanan kamar untuk membersihkannya" kata teguh
__ADS_1
selesai mandi dan berpakaian intan menuju restoran divilla itu untuk makan malam bersama teguh sebagai suaminya sekarang.