
satu bulan telah berlalu, intan sibuk dengan tugas2 kuliahnya dan sesekali bermain bersama 3 sahabatnya sekedar nongkrong di cafe dan karaokean di akhir minggu.
seperti kata teguh mereka memang tidak ada komunikasi sama sekali baik via pesan chat ataupun panggilan telpon dan facecall. intan memendam rasa rindunya dengan menyibukan diri terhadap tugas2 kuliah dan ber chat ria di grup whatsapp dengan 3 sahabatnya.
walaupun terkadang intan merasakan rindu yang teramat dalam terhadap teguh, yang membuat emosinya jadi tidak stabil dan meneteskan air matanya. tapi semua berhasil dilaluinya sampai satu bulan ini dia tidak lagi begitu berat menjalani hari2nya . intan berpegang teguh pada janji bang teguh terhadapnya. sehingga ia sudah bertekad untuk menunggu teguh dengan setia dan sabar.
anggep aja latihan ditinggal tugas pas jadi istri tentara ya tan hehehhe 🤭
hari ini hari jum'at intan 2 kelas dipagi hari dan 1 kelas mata kuliah di siang hari, tapi karena ini hari jum'at jadi masih ada waktu istirahat 2 jam dari off kelas kedua .
intan berencana akan pergi ke toko buku bersama tiga sahabatnya. intan memang suka sekali membaca buku sama seperti cecil . sementara rara dan markus hanya ikut2an sekedar nongkrong dan melihat2 kalo kalo ada cowok ganteng di toko buku nanti.
oke kelas kita selesai jangan lupa kumpulkan tugas makalah kalian minggu depan bapak harap tidak ada yang tidak mengumpulkan tugas kali ini.
"siapp pakk" jawab semua mahasiswa dikelas intan serempak
dosen intan keluar dari kelas, yang diikuti semua mahasiswa yang sedari tadi sudah tidak fokus karena hari sudah menunjukan pukul setengah 12.
mahasiswa laki2 harus bersiap2 untuk sholat jum'at di masjid dekat kampus.
"ra, cil kita jadi temenin aku ke toko buku. aku mau cari referensi buat makalah kita" kata intan
"jadi dong,, tapi tar aq pinjem duit lo dulu ya tan misalkan ada buku yang gua mau beli. duit gua abis nih dipinjem sama abang gua semalem" kata cecil
"santai cess tar pake aja uang aku dulu" kata intan
"ehhh markus mana ra?" tanya intan
"markus ke masjid lah tan buat jum'atan" jawab rara
"ohh ya yah dia kan cowok, aq suka lupa kalo markus tu cowok" kata intan yang lalu disambut tawa mereka bertiga
setelah berkeliling memanjakan matanya ditoko buku, intan bersama rara dan cecil keluar dari toko buku . intan membeli beberapa buku referensi kuliahnya sementara cecil juga membeli novel .
"ehh, kita makan dulu ya aku udah laper nih "
"kita makan di resto seberang ya, steak disana enak " intan menarik tangan rara dan cecill
__ADS_1
mereka bertiga makan dengan lahap, intan menikmati suasana diresto itu sambil mengingat momen dirinya dan teguh yang makan disana waktu itu.
"gila tan makanannya enak aku kenyang banget" kata rara sambil menunjukan perutnya yang membuncit
"ya ra lain kali aku mau ajak markus makan dsini dia kan suka banget daging" kata cecil
" ya lain kali kita makan berempat sama markus, udah yookk buruan tar kita telat lo kelas mister darwin" ajak intan
pas melewati butik gaun pengantin dengan kaca besar, intan memperhatikan baju2 pengantin yang sangat cantik di depan kaca.
dilihatnya ada sosok yang familiar tengah duduk disofa besar didalam butik itu, intan memperlambat langkahnya lalu pria itu menghampiri seorang perempuan sambil tersenyum menatap seorang perempuan yang berjalan keluar dari ruangan fitting.
perempuan itu memperlihatkan rona bahagia yang memperlihatkan gigi2 putihnya dengan senyum yang menawan. lalu laki2 itu menoleh dia menerima telpon sesorang, betapa terkejutnya intan saat dia melihat wajah itu
wajah yang selama ini membuatnya menunggu dengan perasaan yang begitu menyiksa. laki2 yang selama 1 bulan ini selalu menghiasi lamunan dan mengisi hari2nya,,
ya pria itu teguh, laki2 pertama yang mengisi hati intan dan memberinya kenangan manis dan indah beberapa bulan ini
intan menutup mulutnya tak percaya, air matanya lolos tumpah ruah membasahi pipinya. kedua teman intan melihat semua itu dan juga terkejut tak percaya
tapi sedetik kemudian intan berlari dari sana .. dia berlari tak tentu arah kaki dan tubuhnya limbung dia bingung harus pergi kemana saat ini
hatinya hancur, semua perlakuan, kata2 manis dari teguh semua momen kebersamaan mereka berputar berulang2 di kepala intan yang semakin memberinya rasa sakit yang teramat dalam
intan masih terus berlari, saat ingin menyeberang jalan tiba2 muncul mobil van hitam beukuran besar .
4 pria berbaju hitam keluar dari mobil membopong tubuh intan menutup mulutnya dengan tisu yang telah diberi obat bius.
intan terbangun dari pingsannya, perlahan dia buka matanya penglihatannya masih kabur. samar2 dia melihat semua dinding berwarna putih dengan tile putih melayang2 tertiup angin dari luar jendela besar. dia berusaha untuk duduk, dan teringat kalo tadi dia diculik.
setelah kesadarannya kembali penuh, dilihatnya dari pantulan cermin didepan kasur. intan berdiri dan baru menyadari kalau dirinya sudah bergantj gaun pengantin putih yang sangat cantik dengan riasan flawless jaman sekarang lipstik nude dibibirnya menonjolkan bentuk bibir sexy intan . keseluruhan tampilannya seperti seseorang pengantin wanita yang sangat cantik dan memukau.
intan mendengar suara riuh dari luar kamar dia berada sekarang, tidak ada orang didalam kamar untuk ditanyai. dengan menahan rasa penasaran serta kebingungan dalam hatinya, intan melangkahkan kakinya menuju pintu kaca besar .
begitu keluar dari kamar matanya berkeliling melihat taman yang sangat indah dengan dekor ala2 pesta garden yang sering dilihatnya di tv2. sangat indah fikirnya, netranya masih mencari seseorang yang dikenalnya.
perlahan intan berjalan sambil mengangkat bawah gaun pengantinnya yang menjuntai panjang sehingga membuatnya kesulitan berjalan.
__ADS_1
melihat intan yang berjalan menuju orang2 yang membuat grup saling mengobrol disetiap penjuru taman. tiba2 tangannya digenggam oleh kakaknya feli dan fila, yang menggenggam tangan intan dari kiri dan kanannya.
feli dan fila sudah cantik dengan kebaya putih , kakaknya menuntun intan melangkah menuju panggung ditengah2 taman yang didekor dengan sangat indah dengan lampu2 berwarna warm membuat suasana menjadi semakin cantik dan romantis.
diatas panggung sudah duduk teguh disofa putih gang elegan ditengah2 dan kedua orang tua intan, serta paman dan bibinya teguh mengapit duduk dikursi kiri dan kanannya.
intan masih membelalak kaget dan bingung. sampai dpinggir panggung, teguh menyambut tangan intan dan membantunya naik lalu membisikan sesuatu ketelinga intan .
"abang akan memberi semua penjelasan setelah ini selesai, bersabarlah sampai saat itu tiba" menarik tangan intan lembut dan mendudukannya di sofa besar yang elegan ditengah2 panggung.
intan mengepal tangannya menahan marah, kesal dan bingung atas sikap teguh dan juga orang tuanya.
(apakah aku bermimpi, apa aku masih pingsan) batinnya.
intan menggenggam tangan sampai kukunya menancap di telapak tanganya sendiri yang memerah. (aaahhh sakitt, ini bukan mimpi) batin intan raut wajahnya cemberut dan matanya mulai berkaca2.
teguh yang menatap intan berbisik lagi ditelinganya,
"i love you intan, tersenyumlah hmm" bisik teguh sambil mengenggam tangan intan dan sebelah tangannya mengusap punggung intan.
perasaan intan mulai menghangat atas perlakuan teguh padanya, raut mukanya mulai membaik dia mencoba relax dan tersenyum terhadap semua tamu yang datang.
kebanyakan mereka tidak dikenalnya , sebagian besar dari mereka adalah kolega orang tua intan dan kerabat dekat teguh serta beberapa perwalian dari kesatuan tempat teguh bertugas yang terlihat dari tamlang sangar dan rambut cepak khas seorang tentara.
tak jauh dari panggung intan melihat disitu sudah ada dua sahabatnya, intan mengingat moment saat dia diculik kedua sahabatnya berada tertinggal jauh di belakang intan karena intan yang berlari kencang tak tentu arah.
(cecil dan rara?? mereka disini juga?) batin intan
rara dan cecil melambai2 kan tangan dengan senyum yang merekah pada intan. mereka terlihat sedang mengobrol dengan anggota perwalian dari kesatuan tempat teguh bertugas.
rara yang terlihat super agresif, mengajak mereka mengobrol dengan tawa yang sesekali menghiasi wajah kedua sahabatnya itu.
sementara fila dan feli sibuk dengan pacarnya masing2, didekat kolam berenang yang sudah dihiasi lampu2 warna warm sangat cantik dengan bunga mawar yang menghiasi setiap pojokannya
keseluruhan konsep acara ini adalah garden party, acaranya santai sehingga tak ada rangkaian acara yang membuat orang2 bosan.
semua tamu terlihat sangat menikmati acaranya, dan makanan yang sudah tersaji di meja panjang yang diletakan dibeberapa sisi garden.
__ADS_1