Bang! Gila Kamu

Bang! Gila Kamu
#20


__ADS_3

"i love you babe, i love so much. i don't want to hurt you and i don't let you hurted.. okay" masih mencium puncak kepala intan dan mengelus rambutnya yang wanginya membuat teguh selalu merasa nyaman .


"terima kasih, huhuhu...." kata intan kembali tergugu


akhirnya mereka berdua pun berpelukan dikasur dan tertidur pukul 3 pagi. teguh yang harus dinas keesokan harinya terpaksa harus bangun pagi dengan hanya tertidur 2 jam. lingkaran hitam menghiasi matanya yang kelihatan sembab dan kacau. sementara intan kembali tertidur sampai jam 10 pagi setelah sholat subuh.


intan terbangun karena suara dering telponnya ..


ringgg.... ringg....


"halooo... suara serak intan yang bangun tidur"


"intaaaannnnn banguuunnnn udah jam 10.. "


suaranya rara memekakan telinga intan yang baru bangun tidur


"haiisss apaan sih ra jangan ganggu gue, gue masih ngantuk nih.."


"hehehhe.. kayaknya lu berhasil begadang semaleman lu yak "


kata rara terkekeh karena merasa rencananya terhadap intan berhasil dengan baik


" berhasil2, berhasil apaan lu kira gue dora. ga ada ga ada yang ada gue hampir koit semalem gara2 lu"


kata intan sewot


"daebaakk,, emang bang teguh ga ngasih lu istirahat ya tan. emang gitu kali kalo pengantin baru tan"


kata rara yang masih salah faham


"apaan sih lu ra udah ahh gua mau istirahat tauk tar aja ngbrolnya" kata intan langsung menutup panggilannya


"huuuu... tau gini ga mau nurutin rencananya rara sakit semua badan intan" kata intan memberengus sambil meraba bekas kerokannya semalam yang masih terasa sakit dan tubuhnya pegal2 semua karena masuk angin


drrttt... drttt..


sayang,, *sudah bangun? kata teguh


"ya baru aja" jawab intan


"feeling better?" kata teguh

__ADS_1


"yea, i'm okay" kata intan


"abang udah pesen bik yati buatin kamu bubur, habiskan sarapanmu dan jangan kemana2 hari ini. abang sudah ijinkan kuliahmu" kata teguh


"hmm,, baiklah suamiku sayang" jawab intan


"whatt,,?? coba katakan sekali lagi baby" kata teguh dengan wajah yang memerah dan senyum yang sangat lebar


"ya abang ga salah denger kok intan panggil suamiku sayang, kenapa abang ga suka berarti yaa" kata intan belum selesai ..


"nooo... of course you have to call me like that everyday baby. say it once more time" kata teguh


" suamiku tersayang sayang sayang" intan terkekeh pelan


"nanti rara, cecil sama markus mau main ke apartemen kita boleh kan?" tanya intan lagi


"of course babe, tapi kamu jangan capek2 ya. inget kalo butuh apa2 panggil aja bik yati biar nanti dia yang siapkan" tegas teguh lagi


"siap suamikuuuuuu" kata intan dengan suara manja yang dibuat2 mempermainkan teguh


"ya udah abang tutup dulu ya abang harus lanjutin design gambar ini, cium abang dulu " kata teguh


"muuaaacchhh..." jawab intan yang auto membuat pria diseberang telpon jadi tersenyum geli melihat intan memonyongkan bibirnya


intan membuka tudung saji dan melihat bubur kemudian langsung memakannya.


selesai sarapan intan duduk diruang tv menonton acara favouritenya " running man", bik yati menggoreng sosis ken**** kesukaan intan. intan sengaja menyiapkannya agak banyak, untuk teman2nya yang nanti mau berkunjung.


ting tong...


intan pun segera membuka pintu, benar saja itu tiga sahabatnya rara, cecill dan markus.


"hai guys, inta udah nunggu dari tadi lo kok lama? masuk yuk" jawab intan setelah memeluk sahabat2nya


"daebaakkkk,, bagus banget tan apartemen lu" kata rara


"ya tan aq suka apartemennya luas juga ya" imbuh cecil


"ternyata bang teguh kaya banget ya tan" kata markus lagi


"jadi lu bertiga kesini mau jengukin gua yang lagi sakit apa mau liatin apartemen gue doang?hmmm..." kata intan sambil memberengus marah yang dibuat2

__ADS_1


"ya jengukin lu terus mau dengerin cerita lu lah tan" kata rara mengerjab2kan matanya ke intan


rara dan cecil menarik tangan intan menuju kamarnya sementara markus mereka tinggal diruang tv, markus yang geleng2 melihat kelakuan rara dan cecil sebenarnya udah tau urusan apa yang akan sahabat2nya lakukan dikamar. jadi dia yang laki2 satu2nya disitu hanya pasrah lalu membuka gadgetnya untuk bermain game online


dikamar ,, rara dan cecil mendudukan intan diranjang.


intan melihat wajah kedua sahabatnya yang kepo parah dengan perasaan pengen nabok dua sahabatnya yang dirasanya sudah gila. bahahahaha sabar ya tan🤣😝


"nahhh sekarang lu ceritain gimana semalem" kata rara sambil cengar cengir dan mengedipkan matanya ke cecil


cecil yang ditatap nyengir lalu menggaruk2 kepalanya yang tidak gatal.


intan yang melihat kelakuan temen2nya lalu menjetikan jarinya ke kening rara dan cecil bergantian.


cetakkk.. cetakkk


"awwww.." rara dan cecil memegangi dan mengusap2 jidat mereka yang terasa perih


"kalian bedua tuh ya banyakan nonton bokep tau ga?" kata intan sambil melipat tangannya didada


"isshhh lu pelit banget sih tan,, ya udah2 kalo lu ga mau cerita ke kita gapapa tapi lu harus jawab pertanyaan gue satu aja" kata rara sambil mengangkat telunjuknya ke wajah intan


"apa?" kata intan masih melipat tangannya didada


"luuuu udah di unboxing belum?" kata rara sambil nyengir2 monyet


"hmm.. belooommmm puas lo" kata intan sambil menoyor jidatnya rara


"hahhh kok belom sih terus yang lu bilang pas tadi ditelpon" kata rara lagi


"ya itu kan bisa2nya lu aja ra yang menginterprestasikan kata2 gue" jawab intan


"lagian nihh gara2 ide konyol lu liat nih" sambil nunjukin bagian punggungnya yang belang2 merah bekas kerokan teguh tadi malam.


"whatt..." kata rara membelalak sambil melihat belakang punggung intan yang sudah kayak tiger dimata rara wkwkwkkw


"lu masuk angin tan, busyeettt merah banget tan" kata rara lagi


"ya ini tuh gara2 lu tauk, baju yang lu kasih ke gue tuh yang buat gue masuk angin" kata intan


"terus gimana ceritanya sih tan" kata rara tambah penasaran

__ADS_1


intan lalu menceritakan kalo dirinya menunggu dikamar dengan baju lingerie sampai tertidur tanpa menggunakan selimut, akhirnya karena ac yang dinyalakan membuat kamarnya jadi dingin. tiba2 intan terbangun dan merasa pusing sekaligus mual lalu muntah2 dikamar mandi. yang akhirnya rencana yang sudah dijalankan harus gagal total, bukannya hal romantis yang terjadi malah intan harus dikerokin oleh teguh.


intan, rara dan cecil pun terbahak2 mendengarkan cerita intan. akhirnya tiga sahabat itu keluar dari kamar menghampiri markus yang ada diruang tv, mereka berempat pun mengobrol sambil bercanda. tawa mereka membuat apartemen intan terasa ramai dan hangat


__ADS_2