
sesampainya dikampus, teman- teman intan sudah menunggunya di depan kampus. melihat intan yang dibonceng pria tampan, teman2 intan terpesona sekaligus penasaran siapa laki2 yang mengantar intan ke kampus. karena setahu rara, cecil dan markus intan tidak punya pacar.
mereka bertiga melambaikan tangan pada intan yang baru turun dari motor,, teguh membantu intan melepaskan helmnya dan hal ini diperhatikan oleh tiga sahabatnya yang berdiri tidak jauh dari mereka.
"wahhh gantengnya,, apa itu kakaknya intan" tanya rara pada cecil dan markus
"intan ga punya kakak laki2 kali ra, gimana sih lu gitu aja ga tahu" seloroh cecil yang dibalas anggukan sama markus
"terus cowok ganteng itu siapa?, apa pacarnya intan?" tanya rara lagi, cecil dan markus mengedikan bahu mereka sambil menatap dua orang yang masih berbincang tak jauh dari mereka.
"kuliahnya sampai jam berapa?" tanya teguh
" hari ini cuma ada 2 mata kuliah kok, jam setengah 12 kelasnya udah kelar. kenapah?" intan menyerahkan helmnya pada teguh
"ya udah kalo gitu aku tungguin kamu aja ya, nanti aku bisa baca buku di perpus atau nungguin Kamu dikantin"
" ga usah bang, nanti abang bosen lagi"
"ga lah, abang suka baca buku ber jam2 itu bukan apa2 buat abang. lagian abang mau spend time buat kamu seharian ini, nanti sore abang musti pulang" sambil memegang tangan intan lalu mencium punggung tangan intan
hal ini langsung disorakin oleh ketiga sahabat intan hahaha..
"ya udah deh terserah abang aja," intan menarik tangannya dan berlari menuju tiga sahabatnya yang setia menunggunya sedari tadi
"pagi tan,, siapa tuh cowok ganteng banget" tanya rara sambil berekspresi meledek ke intan
" itu,, itu bang teguh yang aku ceritain waktu itu" jawab intan malu2
"serius kamu yang tentara itu?, huaahhhh daebak ganteng banget tan" tanya rara lagi yg menggandeng tangan intan mereka berempat menuju ke kelas
" gila,, beruntung banget lu tan" kata cecil
sementara markus cuma senyum manggut2 nyimak pembicaraan sahabat2nya
__ADS_1
"gimana tan orangnya baik ga?" tanya rara lagi yang excited banget pas tau teguh pacarnya intan
"baik sihh cuma ituh dia agak aneh" jawab intan
"masak sihh?, aneh gimana tan orang ganteng gitu kayaknya normal2 aja deh" cecil menimpali ucapan intan
"tauklah udah ahh ngmongin bang teguh muluk, kita kekantin yook aku laper nih td dirumah ga sempet sarapan" intan menarik tangan rara dan cecil dan markus mengikuti mereka dari belakang dengan tangannya yang masih sjbuk main game online
sesampainya dikantin,,
"tumben kantin kita udah rame banget pagi2 ginibada apaan yak" tanya intan yang melihat kantin udah rame sama cewek2 yang duduk sarapan sambil sesekali memandang ke satu arah
"tauk,, ibu kantin pake penglaris kali" jawab rara sekenanya
mereka berempat pun tertawa lalu melihat ke arah pandangan cewek2 itu
dipojokan duduk sosok yang familiar banget buat intan yang lagi menikmati sarapannnya, ketoprak dengan teh manis.
(ternyata bang teguh lagi sarapan dikantin) batinnya
intan yang melihat itu jadi ga suka, lalu sedikit mempercepat langkahnya menuju teguh yang khusuk sarapan. tiba2 dateng marisa dengan berlenggak lenggok dan senyum manisnya mengulurkan tangan pada teguh yang lagi makan
"hai,, aku marisa kamu baru ya dikampus ini. boleh kenalan" teguh menoleh pada perempuan yang berdiri disampingnya dengan tangan terulur
intan yang melihat marisa ingin menggoda teguh, entah kenapa menjadi panas. intan langsung duduk dikursi panjang tepat disebelah teguh tanpa menghiraukan marisa yang berdiri didekatnya lalu CUP .. dia mencium pipi teguh.
"sayang,, kamu sarapan disini kok ga ngajak2 aku sih"
sambil bergelayut manja dilengan teguh
teguh yang kaget atas kedatangan intan, terdiam lalu tersenyum melihat kelakuan intan . dan dia tahu kalo intan sekarang lagi cemburu
"tadi kan kamu yang nyuruh aku pulang dan ga nungguin kamu dikampus" jawab teguh sambil mengelus pipi intan
__ADS_1
blussh intan merona .. intan salting
"hai marisaa.." ujar intan sambil melambaikan tangannya kearah marisa
marisa yang melihat kelakuan intan auto panas, memicingkan matanya tak suka lalu tersenyum palsu..
"oohh, hai tan. jadi dia pacar kamu ya? kirain mahasiswa baru" tanya marisa
"ya itu pacarnya intan dah pergi deh lo" jawab rara yang duduk didepan pasangan teguh dan intan. diikuti oleh markus dan cecil disebelahnya
marisa pun pergi dengan wajahnya yang cemberut..
"dasar gatel,," ujar cecil
"bang kenalin ini 3 sahabat aku" kata intan
teguh menghentikan makannya, lalu mengulurkan tangan pada ketiga sahabat intan
"ini rara, cecil dan markus" ujar intan sambil menunjuk satu2 kearah teman2nya
"kalian mau sarapan apa pesen aja nanti abang yang bayar" ucap teguh kepada 3 sahabat intan
"yeaayyy,, makasih bang " jawab cecil dan rara berbarengan dengan senyum mengembang
"ya sama2 , nanti sore saya udah harus pulang besok2 saya titip intan ke kalian ya jagain supaya ga nakal" ucap teguh sambil mencubit pipi intan
"pasti bang" jawab cecil
" ehhh emangnya intan anak kecil, dititipin segala" ujar intan tak suka
pembawaan teguh yang supel membuat teman2 intan jadi nyaman selama pembicaraan mereka selalu tertawa karena kekocakan teman2 intan, rara yang petakilan cecil yang tukang ketawa dan markus yang lemot.
tak berapa lama kelas sudah dimulai ,, teguh membaca buku di diperpustakaan kampus. teguh yang memang hobi membaca semakin tampan ketika sedang serius membaca buku. banyak sekali mahasiswi yang curi2 pandang bahkan senyam senyum melihat keberadaan cowok tampan itu di ruang perpustakaan
__ADS_1