
Malamnya,seusai kegiatan outbond di lokasi kamar penginapan Tulip dan Bina satu ranjang.
Tulip merasakan tubuhnya remuk karena seharian mendaki dengan Medan yang tidak biasanya dia lewati. Di ruangan itu ada 8 bangsal tempat tidur.Satu tempat tidur untuk 2 orang.Para peserta bercakap-cakap tentang pengalaman seru siang tadi.Sebagian peserta yang mengetahui adegan gendong-gendongan antara Tulip dan Dhana menjadi bahan candaan. Tulip tidak sadar kalau dirinya mulai terpikat dengan Dhana.Tulip tidak menyangka akan jatuh cinta pada Dhana,hal yang tak mungkin dia bisa jatuh cinta pada orang gendut berkeringat asam itu,pikir Tulip. Dia hanya mengakui nyaman jika bersama Dhana,itu saja yang dia sadar.
Sukamti mahasiswi berjilbab yang selalu mengikuti dan ngefans pada Tio kehabisan cara untuk mendekati Tio,akhirnya dia mendekati Tulip berharap mendapatkan cara untuk bisa pulang boncengan motor dengan Tio yang membawa motor yang lagi trending di kalangan anak muda di jamannya.
__ADS_1
Sukamti adalah salah satu anggota panitia yang membuat skenario supaya muatan bis kelebihan orang tidak perbolehkan melaju dan jalan satu-satunya dengan mengurangi penumpang bis kampus nanti saat pulang alternatif nya yaitu sebagian panitia yang membawa motor diharuskan memboncengkan seorang panitia.Panitia yang membawa motor pribadi ada sekita 5 orang mahasiswa.Karena rumah mereka jauh dari kampus mereka berlima memilih langsung datang ke lokasi kegiatan naik motor begitu pula untuk pulangnya mereka tidak ke kampus dulu akan tetapi bisa langsung pulang ke rumah mereka tanpa bolak-balik.Bisa lebih menghemat tenaga.Sukamti bilang ke Tulip bahwa dia harus segera tiba di rumah tantenya karena ada acara keluarga dan tak ingin telat menghadirinya,rumah tantenya tidak jauh dari kos Tio.Tulip yang sudah merasa ditinggalkan Tio dan merasa tidak punya status dengan Tio,memberitahukan hal tersebut kepada Tio.Sungguh di luar skenario Sukamti karena Tulip membicarakan hal tersebut kepada Tio di hadapan byk panitia lainnya pada saat berkumpul,mereka tidak menyetujui omongan Tulip karena Sukamti sehari-harinya berjilbab lain halnya dengan Tulip yang seperti "tudung saji" buka-tutup kata mereka seraya menertawakan Tulip yang memakai kerudung hanya pada saat acara saja.
"Apa kata dunia Tulip...jika Sukamti berboncengan dengan lelaki bukan muhrimnya...bisa-bisa Sukamti mandi wajib.. wkwkwkwk."Kata salah satu panitia.
"Ga da perempuan kah yang bawa motor?"tanya Tulip.
__ADS_1
"Bukannya kamu kesini naik bis...kenapa pulangnya bisa bawa motor?"Tulip bertanya pada Tio."Tadi pagi Sukamti bilang soal estimasi kelebihan muatan bis saat pulang jadi aku dan Pimen balik ke kos mengambil motor.Demi dirimu aku rela bolak-balik kesini Tulip...aku menyesal menduakanmu.Aku mau kita pacaran lagi seperti dulu,boncengan berdua sambil kau pijit pundak leherku...yaa..."Tio menghamba berkata lirih dan menarik Tulip ke tepi kerumunan panitia.
Hingga saatnya pulang dan outbond pun berakhir sudah singkat ceritanya.
Tulip yang kelamaan belanja dengan Dhana seakan lupa waktu beredar pada porosnya mereka berdua semakin akrab tapi tak ada komitmen diantara mereka berdua hanya bahagia bersama,itu saja.
__ADS_1
Segera menuju bis kampus dan bis sudah penuh dengan peserta dan byk barang bawaan oleh-oleh.Sesuai skenario Sukamti, dia mendekati Tio minta agar mereka berboncengan motor saja,suasana begitu riuh...Bina yang sudah bersama motornya sehabis mengantar kakaknya ke stasiun kereta segera menepuk pundak Sukamti dan naiklah Sukamti ke motor Bina.Tak di sangka Tio sudah melaju bersama Tulip melesat menuruni jalanan pegunungan yang berkelok-kelok.Sengaja Tio beraksi dengan motornya agar Tulip ketakutan dan mendekap erat tubuh Tio.Perasaan itu muncul lagi,membangkitkan kenangan romantis diantara mereka.
Dhana didalam bis kampus seperti cacing kepanasan sesekali bis kampus itu menyalip Tio dan Tulip,sesekali menyalip Bina dan Sukamti.Dhana merasakan dadanya bergemuruh panas melihat sekelebat Tulip memeluk erat tubuh Tio."Seandainya Tio tak membuat Tulip menangis lagi tak akan jadi masalah asalkan Tulip bisa tersenyum manis.Semakin aku dekat dan akrab dengannya..semakin sakit dada ini melihatnya dekat orang lain.Aku menjadi satu-satunya penjaga hatinya tapi aku menjadi lelaki jahat bila mengikatnya.Dia akan bahagia dengan caranya sendiri,kebahagiaannya juga kebahagiaanku."