Beauty And The Beast Indonesia.

Beauty And The Beast Indonesia.
Rapat Organisasi Mahasiswa (ORMA) penuh tawa.


__ADS_3

Suatu hari akan diadakan program kerja ORMA,maka seluruh anggota dikumpulkan untuk rapat. Untuk efisiensi waktu dan biaya maka rapat diadakan bertepatan dengan acara peringatan keagamaan di pos ORMA di kampus.


kebetulan Dhana adalah ketuanya,Tulip adalah bendahara,Bina adalah sekretaris nya.


Bina adalah mahasiswi berasal dari kota Tegal. Sudah bisa dibayangkan bagaimana logatnya yang ngapak-ngapak.


Rapat segera dimulai dan anggota sudah memenuhi quorum. Dhana mulai membuka acara dengan senyum menawan dan pandangannya tertuju ke arah Tulip. Acara berikutnya Dhana memberi sambutan dilanjutkan menceritakan kisah2 keagamaan. Pandangannya tak lepas dari wajah Tulip. Lama kelamaan para peserta melirik ke arah Tulip dan tulip menjadi malu dibuatnya.Ada peserta yg bertanya mengenai hal yang disampaikan Dhana.Maka Dhana pun menjawab pertanyaan peserta rapat dengan pandangan kearah Tulip.

__ADS_1


"Dhan...aku disini lho.." ucap peserta yang mengajukan pertanyaan.


Dhana langsung melihat wajah peserta tersebut tanpa berselang pandangannya sudah tertuju ke arah Tulip lagi.Paras peserta rapat mulai tersenyum geli pada mereka berdua.Tulip jadi salah tingkah dan wajahnya memerah karena malu.


Hal tersebut membuat Bina tak tahan lagi..


"Yah....kalau rapatnya kayak kue ya...sing faham cuma Tulip tog ya sing faham sing liane cuman ngontrak..Tulip maning Tulip maning sing di gatekna.."

__ADS_1


Yang artinya adalah kalau rapatnya seperti itu yang faham ya cuma Tulip. Hanya Tulip dan Dhana saja di ruangan ini yang lainnya cuma ngontrak tidak diperhatikan. Seisi ruangan langsung pada tertawa terbahak-bahak.Di saat itu pun Dhana ikut tertawa dengan pandangan masih kearah wajah Tulip.Para peserta rapat tak habis pikir,apakah Tulip makhluk perempuan satu-satunya yang baru pertama kali dilihat Dhana selama hidupnya? pikir para peserta rapat dan Tulip sendiri bingung sekaligus merasa dirinya perempuan secantik bidadari surga turun ke bumi.Setidaknya Tulip bisa sejenak melupakan kesedihan hatinya. Jika di hadapan orang - orang,Tulip tampak tegar dan tidak terpengaruh dengan kelakuan Tio,Tulip tidak mau dikasihani,akan tetapi tidak bisa dipungkiri kalau secara wajar siapa saja akan terluka jika dikhianati seperti itu. Selama acara berjalan diiringi canda tawa karena dari awal sampai akhir acara pandangan mata Dhana hanya menatap wajah Tulip seakan Tulip adalah sebuah makhluk sempurna yang baru dia lihat seumur hidupnya hingga tidak mau melewatkan sedetikpun pandangan dari sosok Tulip.


Setelah usai rapat,semua peserta satu per satu meninggalkan ruangan,kini hanya pengurus yang berada di ruangan pos ORMA kampus. Dhana menanyakan tugas sekretaris dan bendahara. Tulip ditanyai bagaimana kondisi keuangan.


"Seperti biasa dana kas terbatas sedang program banyak.Sebaiknya kita mengadakan bazar dulu setelah mendapatkan keuntungan dari bazar tersebut bisa kita gunakan untuk acara bakti sosial bulan ramadhan."Tulip menjelaskan kondisi keuangan kepada Dhana.


"mmm...pintar sekali Tulip mengurus dan merencanakan keuangan.Sudah cantik...seksi..tinggi semampai..bisa baca Alquran..kata teman-teman kosnya Tulip bisa meracik masakan yang enak dan unik. Beruntung sekali lelaki yang menjadi suaminya kelak."

__ADS_1


"Bina,tugas kamu bagaimana apakah ada kendala?apakah semua surat-surat permohonan dana untuk dosen-dosen sudah kamu kirim semuanya?"Dhana mengecek tugas Bina.


"Nyong e belum sempet pak bos..saka maring kene Bae yong tak ke ruang dosen lah sapa sing pen ngancani nyong,koen pa Tulip ya kena,ojo nyong dewekan lah pak bos ya."Bina menjelaskan bahwa rencananya dia akan menemui dosen-dosen di ruang dosen setelah acara dan minta ditemani Dhana ataupun Tulip.Setelah semua urusan tuntas Bina keluar meninggalkan ruangan berama dengan Tulip. Dhana masih merapikan arsip -arsip yang tertinggal berserakan di ruangan. Dhana fokus memperhatikan dokumen data pribadi anggota ORMA. Dia mencari nama Tulip. Diperhatikan dan diselidiki tempat tanggal lahir,asal kota,hobinya,nama orang tuanya pendidikan orang tuanya dan lainnya.Sungguh mengejutkan dan kebetulan yang luar biasa bahwa tanggal kelahiran Tulip sama dengan tanggal kelahiran ibunya.Seperti menambah poin Tulip untuk dibidik menjadi sasaran calon istri idaman untuk Dhana. Biarpun gendut dan berkeringat asam tapi percaya diri Dhana sangat luar biasa. Kini dia mantap mengejar Tulip bukan sebagai pacar tapi sebagai calon istri. Dhana tentu saja tidak bersenjatakan ketampanan tentunya,tapi dia percaya bahwa ketulusan hati dan kesabaran serta pengertian yang dalam bisa memanjakan perempuan,karena cinta itu urusan hati.


__ADS_2