Beauty And The Beast Indonesia.

Beauty And The Beast Indonesia.
Arjuna III


__ADS_3

"Sampai sejauh ini perasaanku ke Dhana,tapi dia tak kunjung nembak q,padahal q sudah menerimanya apa adanya,aku juga sudah memberikan sinyal - sinyal mau menjadi pasangan hidupnya,tetap saja bayi gajah itu tak memberikan kejelasan hubungan."


Tulip menggerutu karena tak kunjung ada kejelasan hubungan antara Tulip dengan Dhana.Tulip memimpikan ketika lulus dan wisuda nanti di dampingi oleh seorang kekasih yang datang memberikan bunga.


Tulip mengerjakan skripsi di kos nya.Tidak seperti yang lainnya mengerjakan skripsi di kota asal masing-masing ,ketika mau bimbingan barulah datang ke kampus.Tulip merupakan anak dari tiga bersaudara dimana Tulip adalah anak tunggal dari pasangan suami istri.Ibunya sudah meninggal dunia waktu melahirkan Tulip.Ayah Tulip menikah lagi dengan janda beranak satu perempuan lebih tua dari Tulip.Ayah Tulip kemudian mempunyai anak perempuan dari ibu sambungnya.Jadi Tulip merupakan anak tengah atau bisa di bilang anak kedua.Karena Tulip di berlakukan kurang adil oleh ibu sambungnya yang kerap kali membuat Tulip menangis membuat Tulip tidak betah tinggal di rumahnya.Karena yang diutamakan selalu kakak dan adiknya,ayahnya mengetahui hal tersebut akan tetapi ayahnya tidak bisa berbuat banyak untuk melindungi Tulip karena ibunya mengancam minta cerai setiap ayah Tulip mencoba memberikan keadilan untuk Tulip.


Suatu keadaan dimana ibu sambung Tulip sakit dan kedua saudarinya pemalas dan tidak perhatian ke ibunya,maka Tulip di suruh pulang dan mengerjakan skripsi di rumah. Mengerjakan pekerjaan rumah dan merawat ibunya dan mengerjakan skripsi dilakukan Tulip tanpa bantuan kedua saudarinya.


Suatu hari Tulip sedang menyapu halaman rumahnya kala pagi hari,di saat kedua saudarinya masih tertelungkup di tempat tidur. Seorang nenek tua renta yang berjalan bungkuk dan badannya bergetar ketika berjalan,menghampiri Tulip minta sedekah seikhlasnya.

__ADS_1


Nenek tua:"Cu....minta sedekah seikhlasnya."


Tulip:"Rambutan mau nek?"


Nenek tua:"Iya Cu...terima kasih Cu..."


Tulip:"Sebentar nek...tak ambilin sebentar.".Tulip mengambil rambutan yg berbuah lebat di halaman.


Tulip:"xixixixi....makasih doanya nek..."

__ADS_1


Tulip sebenarnya sedang sakit mata.Mata kirinya merah seharusnya Pasien akan merasa matanya gatal dan kurang nyaman,tetapi Tulip tidak memikirkannya sehingga dia tidak menyadarinya.


Seperti biasanya hari-harinya hanya untuk membersihkan rumah,mengurusi ibunya yang sakit barulah Tulip mengerjakan skripsinya di komputer yang ada di rumahnya.Entah kenapa komputernya rusak,semua tulisan di komputer berubah bentuk kotak-kotak semua,tidak bisa dibaca.Tulip hanya bisa menangis karena hasil pemikirannya selama ini lenyap begitu saja.


Tulip mempunyai banyak kenalan karena banyak yang suka dan menginginkannya termasuk laki-laki yang satu ini,profesinya sebagai tukang servis komputer,mahasiswa di Universitas swasta lain.


Sejak itu mereka menjadi lebih dekat,Arjuna III memanfaatkan momentum ini untuk mendapatkan hati Tulip.Aslinya hanya perlu waktu satu jam saja untuk membereskan masalah tersebut karena ada salinan data skripsi Tulip,hanya saja Tulip tidak begitu faham soal komputer.Arjuna III menginstal semua program di komputer Tulip sehingga sejak pagi hingga semalaman hingga hampir pagi lagi Arjuna III masih di rumah Tulip.


Dhana menelepon Tulip pada tengah malam seperti hari-hari biasanya.Mendengar suara Arjuna III,Dhana terbakar api cemburu dan Tulip mengerti persis itu.Akan tetapi Tulip sudah jenuh dengan hubungan yang menggantung.

__ADS_1


Dhana terdengar panik tapi percaya penuh Tulip akan bisa menjaga diri dari Arjuna III.Kian menambah kobaran api cemburu Dhana ketika Arjuna III minta dibuatkan kopi pahit dan Tulip akhirnya menutup obrolannya dengan Dhana.Kini Dhana tak lagi mengganggu.Pada jam 3 pagi selesai sudah dan Arjuna III pun meminta pamit pada tuan rumah.


__ADS_2