
Karena cinta Tulip pada Tio begitu dalamnya berharap hubungan kembali baik,Tulip mencoba meyakinkan dirinya kalau itu bukan keinginan Tio menduakan Tulip.Namun hati2 Tulip bertambah pedih semakin lama semakin sering tulip melihat Tio dengan pacar barunya...
Karena sudah tidak tahan direndahkan akhirnya Tulip menganggap hubungan mereka selesai.
Karena mereka satu Universitas,tidak bisa dihindari mereka bakal saling bertemu. Suatu saat ada kegiatan di ORMA keagamaan.Tulip bersedih akan apa yg harus dihadapinya.pagi sekali Tulip bersiap ke kampus. Di acara tersebut diwajibkan memakai kerudung. Menuju ke kampus Tulip sudah ditawari boncengan motor oleh Dhana.
Dhana adalah pemuda cerdas berpenampilan selalu formal memakai Kemeja,celana kain gombrong,berbadan gemuk,tinggi,mempunyai paras manis karena bibirnya yg mungil imut, seperti bibir bule kalo dari samping. Karena berbadan gemuk Dhana berkeringat asam apalagi kalau bercampur aroma parfum,aromanya tengik bisa membuat orang didekatnya berasa mau pingsan.
Setelah Dhana sudah sampai di kos Tulip. Segera tulip dipanggil keluar.
__ADS_1
"angkat tanganmu Tulip!" perintah Dhana.
Tulip mengangkat tangannya setinggi dada.
"angkat kedua tanganmu ke atas kepalamu lalu tahan!"ucap Dhana.
Tulip mengangkat kedua tangannya sambil bertanya dalam hatinya apa sebenarnya yg diinginkan Dhana.
segera Tulip menurunkan kedua tangannya dan menutup pusarnya dengan kedua tangannya. Serasa wajahnya kena setrum beribu ribu semut karena malu.Tulip bergegas ganti pakaian yg sopan dan longgar.
__ADS_1
seperti mendapat embun pagi hari..Tulip merasa harga dirinya mulai bangkit masih ada pemuda yg memperhatikannya. Akan tetapi rasa minder masih melekat. Ketika naik motor berboncengan..Tulip teringat masa indah dengan Tio..entah bagaimana Dhana seperti mendengar batin Tulip. Dhana mencari tangan Tulip dan menempelkannya diperut Dhana.Tentu saja Tulip enggan..kan bukan pacar. Tidak terlintas mempunyai pacar gendut.Akan tetapi Tulip takut melukai perasaan Dhana dan juga takut kalau diturunkan dijalan. Maka Tulip beralasan minta berhenti ingin membeli roti karena belum sarapan. Motor Dhana berhenti di depan sebuah toko kelontong dan segera Tulip bergegas turun dari motor. setelah membeli roti,badan Tulip berbalik dan entah kenapa badan Tulip roboh seketika dan tergeletak di depan toko. Dhana yg kasihan melihat keadaan Tulip segera turun dari motor dan bergegas membantu Tulip berdiri. Diulurkan tangan Dhana dan disambut tangan Tulip.
"Kasihan sekali kau Tulip...diduakan pacarmu padahal secantik dan seseksi ini dirimu..."pandangan mata Dhana lagi2 ke arah Tulip yang terpesona dengan kemolekan tubuh Tulip.
Meskipun Tulip mengenakan kerudung dengan pakaian longgar tidak seperti biasanya mengenakan celana jean yang ketat seksi.Kali ini Tulip mengenakan rok panjang dan kemeja panjang akan tetapi postur tubuhnya yang sempurna membuat tampilan Tulip anggun dan indah dipandang,apalagi kerudung yang dipakainya membuat semua orang pangling karena berkesan tenang,alim. Kerudungnya membingkai wajahnya tampak oval lebih membuat tampilan Tulip menjadi perempuan idaman.
"Kamu bisa berpegangan padaku nanti jika kamu bertemu dengan Tio dan pacarnya, karena pasti sakit sekali rasanya Tulip .."ucap Dhana yg mengasihani Tulip karena diduakan.
" Ah ...biasa saja Dhana.."sambil tertawa terkekeh kekeh seolah Tulip tidak begitu mencintai Tio padahal setiap malam Tulip menangis tanpa suara takut membuat khawatir teman teman kosnya.
__ADS_1
Kemudian Tulip bergegas naik motor lagi diboncengkan Dhana. Dan lagi lagi..Dhana mencari cari kedua tangan Tulip dan melilitkannya diperut Dhana. Akan tetapi kali ini Tulip tidak keberatan. tangan kiri Dhana mengusap usap tangan Tulip. Usapan itu tidak bermakna kurang ajar akan tetapi berasa memelas..penuh kasih sayang..menghargai..meninggikan kembali martabat Tulip yang sempat tercerai berai hancur berkeping keping.