
Tiba bulan puasa,banyak acara buka bersama yang diadakan di berbagai tempat baik itu di kampus maupun di luar kampus seperti halnya kali ini Tulip diundang buka bersama di kos cowok.Bina mempunyai teman cowok,teman cowoknya mempunyai teman cowok yang mengadakan buka bersama dikosnya.Bina dan Tulip sering bersama jadi mereka berdua diundang datang.
Seperti ritual biasanya kalau acara agamis tulip mengenakan kerudung yang membingkai wajahnya oval semakin menampilkan auranya.Celana panjang jeans dan atasan kaos lengan panjang.Karena lekuk tubuh Tulip yang bisa dikatakan sempurna,memakai pakaian apa saja kelihatan enak dipandang.
para peserta tuan rumah sudah tampak siap didalam ruangan.Bina dan Tulip datang ke lokasi sampai di depan pintu.
"Assalamualaikum Bu haji.."seorang cowok menyampaikan salam kepada mereka.
__ADS_1
Bina hanya tersenyum melangkah masuk ke dalam ruangan tersebut sedangkan Tulip membalas salam tersebut,"Wa'alaikumussalam warohmatullahi wa barokatuh...."
Lelaki itu seperti terkena panah asmara Dewi cinta..tatapan matanya tak lepas dari sosok Tulip seperti anak kecil yang tak ingin melewatkan film kartun kesayangannya,seperti Dhana yang tak mau melewatkan sedetikpun tanpa melihat Tulip.Tulip begitu istimewa untuk dilewatkan.
sepanjang acara tersebut katakanlah namanya Arjuna I karena sosoknya yang ganteng, tinggi semampai bak model,rambutnya lurus,kulitnya kuning langsat,sayang giginya overload alias gingsul bertumpuk-tumpuk gitu disudut sebelah kanan atas.Sudah semester akhir tapi belum bekerja masih dari jatah orang tua asli dari Brebes.Logatnya tidak medhok karena lama merantau dan orang tuanya bukan asli Brebes hanya menumpang bekerja di Brebes.
Tulip menikmati perlakuan spesial itu,Tulip pun terbuai dibuatnya spesial di antara sekian tamu hanya Tulip yang di perhatikan dan dilayani.
__ADS_1
Sedangkan Bina sedari tadi asyik dengan obrolannya di handphone,ekspresinya kadang cekikikan kadang serius.Dapat dipastikan bahwa si penelpon adalah seorang yang beruang karena menelpon sekian lama dengan percakapan di handphone bukan telepon rumah sangat mahal.
Saat lelaki itu hendak mengelap sisa makanan yang menempel di bibir Tulip,dengan sigap Bina menyambar tangan lelaki itu tak membiarkannya menyentuh Tulip.Akhirnya acara buka bersama usai dan lelaki itu minta nomer handphone Tulip tapi belum sempat Tulip memberikannya,Bina sudah menarik tangannya dan beranjak pergi meninggalkan lokasi.
Keesokan harinya lelaki itu mengirim utusan ke kos Tulip menanyakan apakah Tulip bersedia menjadi pacarnya,jika Tulip bersedia maka Arjuna I akan datang mengajaknya pergi makan malam untuk mengutarakan isi hatinya.
"Lelaki macam apa itu...jurusnya ga laki banget.harusnya dia sendiri yang maju bukannya mengirim utusan,coba kalau utusannya ganteng...gue jadian ama utusannya gimana..itu tandanya dia orangnya tidak percaya diri.Kalau tidak percaya pada dirinya sendiri lalu bagaimana aku bisa percaya pada orang seperti itu...saya nyatakan gugur."
__ADS_1
Di dalam ruang tengah kos Tulip,terdengar suara telepon rumah berdering,Tulip masih mengobrol dengan utusan Arjuna I.Anak-anak kos masih sibuk dengan ritual mandi dan bersiap ke kampus sehingga tidak satupun yang mengangkat telepon tersebut.