
Tio pun menutup pintu itu dan membiarkan Ilham tetap berada di luar
''mas, Ilham masih berada di luar dan saat ini tengah hujan'' kata bunga
''biarkan saja sayang, ini hanya hujan. tidakkah dia pikir bagaimana hati Lisa saat mengetahui perselingkuhannya''
''ya sudah kalau itu keputusan mas, aku nggak bisa melarang mas. kalau begitu Sekarang kita lanjut memikirkan tentang Elia''
''Jangan pernah sebut lagi nama itu, aku sudah membuat keputusan kita akan memanggilnya dengan nama Dinda''
''bagaimana menurutmu sayang''
''Dinda, nama yang sangat indah. aku setuju mas''
tiba-tiba saja Ibu Ningsih nenek dari Zaki dan Dinda turun
''Tio tadi ibu dengar ada ribut-ribut, siapa yang datang?''
''Ilham Umi''
''untuk Apa lagi datang ke sini''
''entahlah Umi, dan dengan teganya dia bilang kalau Lisa berbohong tentang perselingkuhannya. padahal semua itu Tio dapatkan dari bawahan Tio Umi bukan dari Lisa''
''sepertinya keputusan kita sudah benar Tio, sepertinya kalau dibiarkan terus-menerus, Elia bisa berbahaya''
''iya benar Umi. Umi, Umi sepakat tidak kalau nama Elia kita ganti menjadi Dinda''
''nama yang sangat indah, Umi setuju dengan keputusan kalian''
πππflashback offπππ
__ADS_1
''jadi begitu ceritanya Bu, jadi ibu ingin membantu saya kan?''
''sungguh saya tidak menyangka, kalau Dinda ternyata adalah putri keluarga fazhira yang dikabarkan telah meninggal'' kata Bu Nindy dengan tidak percaya
''ya begitulah bu'' jawab bunga dengan santai
''lalu Apa yang bisa saya bantu bu bunga?''
''saya ingin meminta bantuan ibu, untuk menjaga Dinda. karena saya takut ibu tiri dan adik tirinya akan menyakitinya. karena wajah Dinda sangat mirip dengan ibunya Lisa'' kata bunga dengan cemas
''kalau itu Ibu bunga tenang saja, saya akan menjaga Dinda dari balik layar. dan saya akan pastikan Dinda akan baik-baik saja''
''terima kasih Bu, terima kasih. jujur saya tidak tahu harus percaya dengan siapa. tetapi karena saya rasa Dinda sangat dekat dengan ibu, karena itu saya berani menceritakan hal ini kepada ibu''
''pilihan Bu bunga adalah yang terbaik, saya akan tetap menjaga rahasia ini. dan juga akan membantu keluarga asabil untuk menjaga Dinda agar tidak disakiti oleh siapapun terutama orang-orang keluarga fazhira''
''terima kasih, terima kasih. padahal kita belum kenal lama, tapi Ibu sudah banyak membantu kami''
''tidak apa Bu, saya sudah menganggap Dinda sebagai cucu saya sendiri. jadi Ibu tidak perlu sungkan, apapun itu tentang Dinda saya akan berusaha membantu ibu''
''dulu Ibu telah pergi jauh dari kota ini, kenapa sekarang harus kembali ke sini lagi Bu?''
''ya dulu kami telah memutuskan untuk pergi jauh dari kota ini, namun bisnis kami di kota sebelumnya tidak bagus Bu. dan untuk memperbaiki perekonomian keluarga kami kami harus kembali ke kota ini. ya walau harus menerima rasa kecemasan di hati karena takut orang keluarga fazhira mengetahui kalau Dinda adalah Putri keluarga mereka''
''oh seperti itu Bu, iya namanya juga demi perekonomian Bu. pastinya kita juga harus memikirkan anak-anak kita nantinya walaupun kita sudah tua, kita tidak boleh membuat susah anak-anak kita karena keputusan yang kita ambil''
''itu juga yang sedang saya pikirkan Bu, selain perekonomian di sini bagus. pendidikan di kota ini juga sangat bagus, apalagi untuk Dinda yang saat ini masih duduk di bangku SMA. saya juga berharap Dinda dapat masuk universitas yang dia inginkan dengan mudah tanpa ada kesulitan apapun''
''Amin bu, Ibu tenang saja. dinda kan anak yang pintar, pasti Dinda bisa masuk ke universitas yang dia inginkan tanpa kesulitan''
''iya Ibu benar, terima kasih ya Bu telah mau mendengarkan curhatan saya. dan mau membantu saya menjaga Dinda. akhirnya saya merasa agak tenang karena Ibu mau membantu saya menjaga Dinda''
__ADS_1
''Ibu tenang saja, ibu nggak usah pikirkan. saya akan selalu menjaga. dengan lampu saya, bagi saya keselamatan Dinda adalah yang utama. setelah saya mengetahui ini dan juga telah mendapatkan izin dari ibu untuk menjaga Dinda saya akan mengerahkan sekuat tenaga saya untuk menjaga Dinda''
''terima kasih Bu Ibu memang orang yang sangat baik''
''tidak usah sungkan, kita bisa saling bertemu untuk membahasnya. jujur saya berharap suatu hari Dinda bisa masuk ke keluarga saya''
''maksud ibu?''
''saya berharap Dinda bisa menjadi bagian dari keluarga saya, contohnya bersanding dengan cucu saya. tapi saya tidak ingin memaksakan keputusan ada di tangan Dinda. karena jujur saja saya sudah sangat nyaman dengannya''
''maaf Bu sebelumnya, apakah ibu tidak masalah dengan latar belakang keluarga Dinda?''
''Kenapa saya harus masalah, lagian Dinda adalah Putri sah keluarga fazhira. dan dia juga mendapatkan didikan yang baik oleh keluarga aksabil. jadi tidak ada salahnya Bu''
''terima kasih atas pujian ibu, kalau untuk itu saya akan serahkan kepada Dinda. namun apa Ibu yakin, kan di luaran sana masih banyak wanita yang lebih baik dan lebih pintar dari pada Dinda. dan saya dengar Putri keluarga fazhira yang sekarang juga sangat baik dan pintar''
''jujur saja Bu, kalau saya disuruh memilih, saya lebih memilih Dinda. dia baik, dia pintar. Ibu bilang Putri keluarga fazhira itu baik dan pintar. Ibu salah, orang yang dibanggakan oleh keluarga fazhira itu jauh levelnya di bawah Dinda. bahkan menurut saya dia tidak pantas menjadi putri keluarga fazhira''
''Kenapa Ibu bisa mengatakan hal seperti itu tentang Putri keluarga fazhira yang dibanggakan itu?''
''saya memandang bukan dari karena statusnya Bu, tapi saya memandang dari sifat dan tingkah lakunya yang saya lihat. selama ini saya sering melihatnya dan dia jauh dari kata sopan. bahkan dia pernah menghina saya bu pada saat saya berpenampilan biasa''
''masalah berpenampilan biasa bu, jujur sakaya pun belum tahu Ibu berasal dari keluarga apa. Tapi entah mengapa saya merasa aman bila menitipkan Dinda pada ibu''
''Ibu tenang saja, kalau memang Ibu masih kurang percaya saya akan kirimkan KTP saya agar ibu melihatnya sendiri. namun jika Ibu telah mengetahuinya saya harap Ibu tidak akan memberitahu Dinda. karena saya takut dia tidak ingin bertemu dengan saya lagi''
''tidak perlu Bu saya percaya sama ibu, itu semuanya formalitas. yang terpenting menurut saya Putri saya Dinda merasa aman''
''bu bunga sangat menyayangi Dinda ya, walaupun Dinda bukan Putri kandung ibu''
-
__ADS_1
-
Hay teman-teman, Dyaf up ya teman-teman. jangan lupa like, share, komen, vote, hadiah dan selalu dukung Dyaf ya teman-teman π