BERTAHTAKAN KESETIAAN CINTA

BERTAHTAKAN KESETIAAN CINTA
EPISODE 16


__ADS_3

Author baleeek lagii,,yuuuhuuu


sebenarnya banyak kerjaan,tapi harus tangung jawab karena cerita nya belum selesai,,duh author jadi curhat nihπŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜„


Happy reading.


β€’


β€’


........................


π’œπ’Ήπ’Ά 𝒽𝒢𝓁-𝒽𝒢𝓁 𝒹𝒾 π’Ήπ“Šπ“ƒπ’Ύπ’Ά 𝒾𝓃𝒾 π“Žπ’Άπ“ƒπ‘” 𝒹𝒾 π“π“Šπ’Άπ“‡ π“π‘œπ‘”π’Ύπ“€π’Ά 𝒹𝒢𝓃 π’Ώπ’Άπ“ƒπ‘”π“€π’Άπ“Šπ’Άπ“ƒ π“‚π’Άπ“ƒπ“Šπ“ˆπ’Ύπ’Ά. π’―π‘’π“‡π“‚π’Άπ“ˆπ“Šπ“€ π’Άπ“€π“Š π“‰π‘’π“‡π’½π’Άπ’Ήπ’Άπ“…π“‚π“Š. π’Ÿπ’Ύπ“‡π’Ύπ“€π“Š 𝒹𝑒𝓃𝑔𝒢𝓃 𝒢𝓃𝑔𝒢𝓃-𝒢𝓃𝑔𝒢𝓃 π“Žπ’Άπ“ƒπ‘” 𝓅𝒢𝓃𝒿𝒢𝓃𝑔 π“ˆπ‘’π“‚π‘’π“ƒπ“‰π’Άπ“‡π’Ά π’Ώπ’Άπ“ƒπ‘”π“€π’Άπ“Šπ“ƒπ‘”π’Άπ“ƒ 𝓉𝒢𝓃𝑔𝒢𝓃 𝓉𝒢𝓀 π“ˆπ’Άπ“ƒπ‘”π‘”π“Šπ“… 𝑔𝒢𝓅𝒢𝒾.


𝑀𝑒𝓃𝒹𝒢𝒹𝒢𝓀 𝒹𝒾𝓉𝑒𝓉𝒢𝓀 π’·π‘’π“€π“Š π“ˆπ’Άπ’Άπ“‰ π’·π‘’π“‡π“‰π‘’π“‚π“Š. 𝑀𝑒𝓇𝒢𝒹𝒢𝓃𝑔 π“ˆπ’Άπ’Άπ“‰ 𝒦𝑒𝒽𝒾𝓁𝒢𝓃𝑔𝒢𝓃 π’·π’Άπ“Žπ’Άπ“ƒπ‘”.


π’¦π’Άπ“‚π“Š 𝒹𝒾 π“π“Šπ’Άπ“‡ π“π‘œπ‘”π’Ύπ“€π’Άπ“€π“Š. 𝒯𝒾𝒹𝒢𝓀 𝓅𝑒𝓇𝓃𝒢𝒽 𝓁𝑒𝓁𝒢𝒽 𝒷𝑒𝓀𝑒𝓇𝒿𝒢 𝒹𝒾 π“€π‘’π“…π’Άπ“π’Άπ“€π“Š.


-


-


Cukup lama Caramel menunggu reda nya kemacetan yang menyerang ibu kota,sedari tadi klakson yang ia bunyi kan terasa sia-sia, didepan masih banyak sekali mobil yang tidak bisa melaju.


Sebenarnya Caramel harus cepat tapi apa daya kemacetan melanda dan dia pasti akan terlambat sampai dirumah.Caramel segera mengambil hp untuk mengabari sang mama.dilirik nya arloji tangannya sebentar , ternyata sudah jam 5 sore dan sudah dipastikan ia benar benar telat.


"Hallo ma"


"Iya sayang,kamu dimana?"


"Emm ini mah,Kara lagi di jalan"


"Kok masih dijalan,kan seharus nya udah mau sampe?"


"Maaf ya mah kayak nya Caramel telat deh,ini Kara kena macet,mana masih panjang banget ma."


"Yah beneran telat kalo gitu nak,yaudah kamu tinggalin aja mobil nya ntar mama suruh supir ngurusin,kamu naik taksi aja Ra" Usul mama Rania.


"Ohh oke ma mama cepetan dikit ya,soalnya Kara belum kebutik juga."


"Iya iya sayang,hati hati ya muachh."


"Iya ma,muachh."


.............................


Di tempat yang berbeda.


"Hallo Jensen?"


"Iya ma,ada apa?"


"Kamu sibuk gak nanti pulang kampus nak"


"Gak nih ma,kenapa?"

__ADS_1


"kamu agak cepetan pulang nya ya,bisa?"


"Bisa ma,emang kenapa sih ma?"


"Ini loh kita ada makan malem di rumah nya temen papa,sama mama mau kenalin kamu sama anak nya gitu Jensen,mau kan nak?."


"Mah,jensen gak suka di jodoh- jodohin lagi pula Jensen belum mau nikah lagi."


"Yah tapi kan papa sama mama udah tua nak,ya kamu kasian juga dong sama Willora,kamu harus mentingin dia juga." Jelas mama.


Huffftt!!,Jensen menghela nafas panjang,memang seharus nya dia tidak egois ia harus memikirkan sang putri Willora.


"Yaudah Jensen ikutin apa kata mama,yaudah ya ma Jensen mau keruangan dulu,bentar lagi Jensen pulang."


"Oke,mama tunggu"


Setelah menutup telpon,mama Mirna balik badan menghadap papa Prima yang menanti jawaban sang istri.


"Gimana ma,Jensen mau?"


"YESSSSS pa!,Jensen mau." Teriak Mirna bahagia sembari lompat-lompat.


Melihat sang istri yang bahagia mendadak. Papa Prima dengan spontan mengikuti gerakan mama Mirna,mereka berdua bergandengan tangan lalu berpelukan setelah lelah lompat-lompat seperti anak kecil,untung saja tidak ada yang melihat nya,jika ada betapa malu nya mereka.


"Nenek kakek" Panggil Willora pada kedua orang yang masih berpelukan itu.


Mendengar panggilan dari Willora sontak Prima dan Mirna menghentikan tingkah mereka.


"Eh!!cucu nenek udah bangun?" Mirna mendorong dada prima agar melepaskan pelukan mereka lalu beralih menatap sang cucu.


"Kenapa sayang?,willo mau makan?,apa mau jajan?,mau apa sayang?" Tanya Prima pada sang cucu.


Astga jadi ada sepasang mata yang melihat tingkah konyol kedua lansia itu,Mirna dan Prima langsung saling menatap dan tersenyum.


"Willo,nenek pernah bilang kan kita akan ketemu calon bunda nya Eillo?."


"Iya?" Jawab Willo.


"Nah,nanti malem kita mau ketemu bunda nya Willo bareng kakek,nenek,ayah,dan Willo" Ungkap bahagia Mirna.


"HAH!! kita mau ketemu bunda nenek,benelan nenek gak bohong?,jadi Willo mau punya bunda yang benelan,iya?."


"Iya sayang!,Willo mau punya bunda." Jawab Mirna dan dianguki oleh Prima sebagai peyakinan pada sang cucu.


"Asiikk Willo mau punya bunda,yeee-yeee yeye." Teriak Willo sambil lompat-lompat.


Mirna dan Prima yang melihat kebahagiaan sang cucu tak bisa menyembunyikan senyum manis mereka. Prima melirik sang istri dan merangkul nya dengan tetap menatap sang cucu yang sedang bahagia .


"Nenek kakek,ayo kita ketemu bunda sekalang." Willo menarik tangan Mirna dan Prima.


"Eittss nanti dong Willo!,nanti malam ya sayang,kan kita harus nunggu ayah pulang dulu,dan agar kita cepet ketemu bunda Willo harus mandi dulu ya biar wangi."


"Iyaa nenek,ayo-ayo nenek kita mandi,Willo gak sabar ketemu bunda ayo."


"Siiiap" Jawab Mirna mengiringi sang cucu.

__ADS_1


.......................


Setelah menunggu sekitar 10 menit,akhirnya taksi yang dipesan oleh Caramel pun datang. Sebelum masuk ia terlebih dahulu menyerah kan kunci mobil pada pak Joko serta berpamitan padanya,setelah semua selesai Caramel bergegas masuk kedalam taksi dan menuju butik keluarga yang dikatakan oleh sang mama untuk mengambil baju.


"Kita kemana neng?" Tanya supir taksi pada Caramel.


"Oh!, ke butik Bramasatya ya pak?" Jawab Kara.


Sang supir taksi langsung mengangukkan kepala,ia tak bertanya lagi dimana jalan menuju butik itu karena siapa yang tidak tau butik terkenal di kota k yang sudah banyak merajai pasar nasional.


Sekitar 15 menit Kara sudah sampai di butik yang ia tuju,Kara langsung masuk sebentar dan menyuruh supir untuk menunggu nya.


"Sore mbak,saya mau ngambil baju yang sudah di siap kan mama." Ucap Kara ramah pada karyawan.


"Iya non sebentar mbak ambilkan." Balas tak kalah ramah sang karyawan.


Meski Caramel adalah anak pemilik butik tetapi,dia tak pernah memandang rendah para karyawan dibutik sang mama. Ia juga sangat baik,jadi tak heran jika semua pegawai keluarganya sangat menyukai Caramel.


"Ini non baju nya."


"Oh makasih ya mbak,saya pulang dulu,sama satu lagi ini udah mau malem,butik nya langsung ditutup aja biar waktu istirahat lebih banyak." Perintah Caramel.


"Iya non makasih non." Jawab serempak para pelayan dan dijawab anggukan oleh Kara.


Caramel segera masuk kedalam taksi,dan meyuruh supir agar lebih cepat karena ia sudah terlambat sampai rumah.


Sekitar 10 menit Kara pun sampai dirumah,dilihat nya sang mama telah menunggu di depan pintu.


"Ma kok bediri disini?" Tanya Kara.


"Ya kan mama khawatir Ra,kamu belum juga pulang,yaudah cepetan mandi nak."


"Emang ada acara apa sih mah."


"Itu lo malam ini ada temennya papa sama mama yang diundang papa buat makan malem dirumah kita,sama mau kenalin kamu sama anak nya yang duda itu,yang pernah mama bilang!" Jawab Rania sembari mengiringi sang anak kekamar.


"Hah!!!,du-du duda yang mau dikenalin ke Caramel,yang bener ma,sekarang?" Tanya Caramel shokk.


"Iya udah deh kan kamu udah janji sama mama dan papa bakal turutin apa permintaan kita!" Rania menimpali.


"Terus harus banget dandan gitu?,kan mama tau Caramel gak suka dandan ma?."


"Ya harus dong sayang!, masa mau ketemu calon suami sama calon mertua tapi kamu nya gak menarik,kamu emang cantik make up gak make up nya,tapi ya harus ada sedikit riasan lah biar tambah cantiknya sempurna." Jelas Rania.


"Yaudah Kara nyerah deh,mama emang gak bisa diajak komproni,kalau gitu Caramel mandi dulu."


"Oke sayang mama tunggu,cepetan ya!"


Jam sudah menunjukkan pukul 07.00 yang artinya sebentar lagi mereka akan datang.


Rasa gugup melanda Caramel malam ini dia akan ketemu dengan calon suami nya yang wajahnya saja Caramel tidak tau.


Setelah selesai mandi Caramel di make up oleh mama Rania,ia mengenakan gaun berwarna hitam kerlap kerlip berlengan pendek serta rambut yang ia biarkan terurai dengan sedikit kerlian yang membuat sang mama pangling pada putri nya,bagaimana tidak Caramel yang biasanya tidak mau memakai make up kini terlihat seperti ratu malam yang sedang menunggu raja nya menjemput,wkwkwk.


Mereka yang mau ketemu,eh malah author yang deg deg an,padehal cerita nya author yang bikin,wkwkwk.

__ADS_1


Yang penasaran,harap sabar oke.


Salam hangat dari author.


__ADS_2