
Happy reading
•
•
"KENAPA TIDAK MASUK!"
Suaranya berasal dari dalam kelas,Kara benar benar gugup,sungguh ini pengalaman pertama nya telat.Kara terus bedo'a semoga tidak terjadi apa-apa.
Perlahan ia masuk kelas. Hal pertama yang dia lihat iayalah tatapan serius,terpana,sinis dan sebagainya,tatapan itu Kara dapat dari mahasiswa serta mahasiswi yang akan satu kelas dengan nya.
Kara tak terlalu menghiraukan itu semua,yang dia khawatirkan sekarang adalah seorang dosen yang sedang menjelaskan materi sekarang,Kara sangat yakin dia marah karena Kara datang terlambat.
Perlahan tapi pasti,ia putarkan arah pandang nya ke arah sang dosen.
Deg deg deg
Sontak saja Kara terkejut,dosen itu sangat tampan sungguh apakah ini bukan mimpi,Kara tak mampu mengalihkan pandangan nya terhadap dosen itu,apakah ini yang namanya cinta pada pandangan pertama.
"Hemmm hemm" Suara sang dosen membuyarkan angan-angan Kara.
"Kenapa kamu?" Tanya sang dosen tampan.
__ADS_1
Kara yang awal ya menunduk karena malu sekarang sedikit mengangkat wajah nya untuk menjawab pertanyaan dari sang dosen.
"Maaf pak saya terlambat." Jawab kara sopan sungguh menakutkan tatapan dari dosen yang tajam itu.
"Kamu mahasiswi baru?" Selidiknya,dan Kara hanya menganggukkan kepala sebagai jawaban.
"Kamu saya hukum!" Sungguh Kara sangat terkejut.
Belum sampai keterkejutan Kara yang pertama hilang, kini ia menambahkannya dengan yang bisa membuat kara pingsan seketika.
"Sekarang kamu keluar!,kelilingi lapangan basket itu 20 kali putaran,setelah selesai pergi keruangan saya."
Kara benar benar kesal,bagaimana tidak dihari pertama nya saja ia sudah kena masalah belum lagi nanti harus keruangan dosen tampan tapi galak itu,sungguh menyeramkan pikir Kara.
Segera Kara melangakahkan kaki nya dengan malas menuju tempat hukuman nya,sungguh malang nasib,jika papa Raka tau mungkin gadis itu akan dijewer oleh ayahnya.
"Ini semua gara gara dosen nyebelin itu,udah muka datar,menyeramkan,untung tampan."Keluh nya sambil memutari lapangan.
Di lihat nya bangku teduh dibawah pohon rindang, ia menepi ingin istirahat setelah 7 putaran berlangsung.
"Huh,sungguh melelahkan,keterlaluan!!, mentang-mentang dosen bisa seenaknya aja sama mahasiswi,apalagi yang cantik ini." Gerutu nya memaki sang dosen,Kara tidak tau jika di belakangnnya sudah ada dosen itu.
"Siapa yang seenaknya pada mahasiswi?" suara bariton mengagetkan nya,sungguh Kara seperti baru tadi mendengarnya.
__ADS_1
"Sudah kutebak kau akan memaki-maki saya." Lanjutnya.
Ya Kara ingat sekarang suara siapa itu.
Kara berbalik arah pandang kebelakang,di lihat nya dosen itu dengan gaya coolnya sedang menatap tajam kearahnya.
"Hehe maaf pak mungkin bapak salah dengar,saya gak lagi ngomongin bapak kok." Kilah kara pada sang dosen nyebelin.
Sang dosen mendekat kearah Kara,Kara refleks mengeser duduk nya,tapi dia semakin mendekat. Tiba tiba di rasakan Kara jari menyentuh hidung nya perlahan Kara membuka mata dan pandangan yang pertama yang ia lihat ialah mata coklat sang dosen,Kara terpaku sesaat sungguh jantung nya seperti ingin melompat dari wadah nya.
JANSEN POV
"Sekarang pelajari lebih lanjut keterangan saya tadi,nanti saya kembali lagi dan saya harap kalian bisa menjelaskan!" Tegasku kepada mereka,dan dijawab anggukan serempak.
Aku keluar mengikuti langakah ku entah mengapa aku jadi kepikiran kepada gadis yang kuhukum tadi.Perlahan kuberhenti dan berdiri dipinggir lapangan,kulihat ia sangat kelelahan padehal baru 3 kali putaran,aku refleks tersenyum saat kulihat bibirnya tak henti hentinya mengoceh,aku sangat paham dia sedang mengerutu tentangku .Setelah cukup lama kulihat dia menepi bergegas ku menyusulnya.
Dan benar saja dia menggerutu ku tampa henti,setelah dia sadar bahwa aku mendengarnya mengerutu,dia hanya cengegesan menjawab setiap perkataanku,perlahan kumendekat ingin menjitak kepalanya,tapi bukan nya menjitak aku malah ingin mengelus rambut indahnya yang panjang itu.
Aku terdiam melihat gadis ini,kulihat dia memejamkan matanya,hhh kutertawa dalam hati sungguh mengemaskan dan baru kusadari dia sangatlah cantik,bermata sipit,kulit mulus seperti bayi,dan apalagi bibirnya yang seksi,sungguh ingin sekali ku mencobanya.
HAI READER,AUTHOR
BALIK LAGI..MAAF YA READER KALAU MASIH BANYAK KEKURANGAN AUTOR BARU PERTAMA BIKIN KEK GINI..MOHON BERI KRITIKAN DAM SARANNYA READER
__ADS_1
JANGAN LUPA LIKE NYA YA
DAN JADIKAN NOVEL INI PAVORIT KALIAN OKE.