
Hari ini seluruh pegawai perusahaan akan mengikuti outbound.
Mereka sangat antusias dengan kegiatan hari kedia di jogja.
Begitupun Tari dan Nindy keduanya bersiap mengikuti acara hari ini.
Arya tampak duduk dikursi beristirahat. Tentu sebagai CEO perusahaan tidak ada pegawai yang berani memaksa dirinya mengikuti outbound kali ini.
Tentu bukan Soni namanya kalau tidak bisa membuat Arya akhirnya turut andil kali ini.
Salah satu lokasi outbound terbaik di Jogja adalah Ledok Sambi. Ledok Sambi berada di Kaliurang, Pakem Sleman. Ledok Sambi mempunyai fasilitas untuk kegiatan outbound yang lengkap.
Mulai dari instalasi peralatan yang lengkap seperti flying fox, high rope, low rope, wahana air dan instalasi game outbound menarik, hingga fasilitas toilet dan aula atau pendopo yang mendukung kegiatan outbound.
Selain itu yang menjadikan Ledok Sambi terlihat eksotis adalah karena lapangan dan area yang terawat, dItambah lagi dengan adanya aliran sungai kecil di tengah venue.
Foto-Foto pegawai perusahaan yang mengikuti oubound.
Suasana begitu seru. Seluruh pegawai merasa senang bergembira.
Moment seperti ini memang harus diupayakan agar selalu ada setiap tahun agar mempererat pegawai. Sekaligus sebagai healing dari segala aktivitas kantor yang kompleks.
Senyum mendominasi hati pagi ini, menikmati dunia ciptaan Sang Maha Raja. Tiada tanding kuasa yang dimiliki-Nya.
__ADS_1
Lantas berpikir tentang makhluk di dalamnya.
Bersyukur dengan 'Alhamdulillah' tatkala kenikmatan dari Sang Maha Pemberi terhadirkan. Tetap saja banyak pengeluh tak berguna masih mendominasi dunianya.
Bentang alam luas di seantero dunia, menjadi keindahan yang menyejukkan dan memanjakan netra.
Hanya dengan 'Subhanallah' bisa terungkap betapa indah dan tingginya kuasa Sang Maha Kekal. Namun miris, banyak makhluk tak tau diharap mencemooh bahkan meninggalkan keimanannya.
Teramat hebatnya Sang Maha Pengasih. Membuat yang tak mungkin menjadi mungkin. Memberi maaf dengan mudah saat khilaf menghampiri.
Tapi tersakiti hati rasanya, ketika banyak makhluk-Nya sendiri yang mengeluh akan segelintir ujian kehidupan yang diberikan kepadanya.
Allah Sang Maha Agung, tak pernah pilih kasih terhadap nikmat. Tak pernah memperhitungkan jabatan tatkala memberi kasih sayang.
Dan di sini, kuakhiri sedikit goresan lukis dengan kekuasaan Sang Pencipta di lensaku. Agungnya Sang Pemurah di tujuh penjuru alam ini.
Keesaan Sang Maha Raja di antara beribu penguasa di bumi. Dan kasih Allah.
Selamat pagi dunia
Berteguh pendirianlah untuk kamu yang gundah
Berkasih sayanglah untuk kamu yang berduka
Bangkitlah untuk kamu yang sedang terluka
Selamat siang dunia
Ingat mimpimu ingat tujuanmu
Kamu telah melangkah sejauh ini untuk mendapatkannya
Hanya sedikit lagi, kau harus berjuang lebih keras
__ADS_1
Burung saja ingin belajar terbang
Selamat sore dunia
Jangan putus asa tentang pencapaianmu
Bunga saja masih ingin berusaha mekar meski hari telah sore
Matahari saja masih menghangatkan meski akan kembali ke peraduan
Selamat malam dunia
Sekarang waktunya kamu untuk mengukir aksaramu
Bergelutlah sebentar di alam mimpimu
Agar esok hari kemenangan bisa menyapamu dengan semangat
Tetap pada pendirianmu
Kau bisa meski semua menghalangimu
Ibarat pagi, siang, sore dan malam. Kau adalah sesuatu yang tak dapat terkalahkan. Meski badai menghantam dan dengan perjuangan yang tak akan sia sia hasilnya
"Menjadi pagi untuk berjuang, memetik siang untuk kemenangan, menikmati sore untuk kesuksesan, mengukir malam sebagai sebuah perjuangan di sebalik perjalanan."
Lelah terpadu kebahagian para pegawai selesai mengikuti kegiatan family gathering mereka bergegas ke kamar hotel untuk membersihkan diri dan nanti malam untuk dinner bersama dengan penuh suka cita.
.
.
.
__ADS_1
...****************...