
Jam telah menunjukkan waktu pulang,setelah seharian bekerja di sebuah restoran di sebuah hotel,akhirnya ku beranjak pulang ke kos.sesampainya di kos,kubersihkan diri yang penuh dengan keringat. Setelah selesai menunaikan sholat asar,kubaringkan tubuh lelah ini di atas kasur empuk milik sahabatku maya. Maya adalah sahabat sekaligus kakak buatku yg hidup sebatang kara di sebuah kota kecil,maya memberiku tempat berteduh saat tidak ada seorangpun yang menerimaku.
Sambil berbaring kunyalakan notebook milik maya,ku masuk ke akun f******k milikku. Tiba tiba masuk obrolan dari seorang pria.
hi... "iya" jawabku singkat!
maaf mengganggu waktu istrahatmu!, saya adalah salah satu tamu di hotel tempat kamu bekerja,,, saya senang mengenal adikmu!
__ADS_1
alhamdulillah jika benar anda senang berkenalan dengan adikku! tapi maaf,hubungannya denganku apa yah? "saya adalah tipikal tertutup mengenai asmara"
Saya sudah banyak mendengar cerita tentangmu dari adikmu.dan saya ingin kita saling mengenal satu sama lain,balasnya kemudian.
....
Kuberikan nomorku,pikirku dia orang yang menyenangkan diajak bicara.setidaknya menambah daftar pertemananku. benar saja,setelah telpon telponan berkali kali,kami menemukan banyak kecocokan. Dia yang tidak henti mengingatkanku tentang sholat dan tadarus. jujur,saya sangat senang. Berselang beberapa hari kemudian,tibalah di penghujung tahun 2012,dia menelponku menanyakan keseriusanku padanya,"dek,seserius apa kamu dengan hubungan kita?" tentu saja dia punya alasan bertanya seperti itu,karena sebenarnya sejak kecil dia mengidap penyakit asma,dan tidak sedikit penolakan yang dia terima ketika dia mencoba dekat dengan seorang wanita karena sakitnya itu.
__ADS_1
"saya serius dan saya ingin keluarga kakak datang untuk memintaku kepada kedua orang tuaku!, tegasku saat itu agar dia lebih yakin akan keseriusanku.
jika benar begitu dek,bisakah kamu luangkan waktu menjengukku ke rumah?,sejenak ku terdiam,mana mungkin seorang sintia bisa melakukan hal seperti itu apalagi itu hal memalukan,fikirku. Ku putuskan sambungan telpon lalu menghubungi ibuku,shock dengan ijin yang beliau berikan. Segera ku beranjak dan mulai mempersiapkan beberapa lembar pakaian ganti,setelah selesai ku telpon dia, " kak,tolong hubungi mobil rental dan minta tolong suruh jemput ke alamat ini,kusebutkan alamatku saat ini.
bismillahi tawakaltu alallahi laa hawla walaa quata illa billaa... tepat jam 4 sore saya berangkat menggunakan mobil rental yang dipesan sendiri olehnya."yaa Allah,kenapa rasanya detak jantungku berpacu seperti ini?" inikah yang dinamakan cinta? cinta yang sesungguhnya telah tak kurasakan lagi semenjak lulus SMA,bukan karena tak ada yang tertarik,tapi karena saya sudah berjanji dan bahkan bersumpah untuk tidak akan jatuh cinta lagi,sampai Allah sendiri yang akan memberikan rasa itu lagi.
perna menjalin hubungan dengan seorang pria waktu masih SMA kelas 1 membuatku trauma. Bukan karena dia tidak baik,justru karena kebaikannya yang berlebihan sehingga membuatnya posesif terhadapku,dia tak ingin saya berteman dengan seorang pria manapun.
__ADS_1