BINGKAI RETAK

BINGKAI RETAK
bertemu keluarganya


__ADS_3

Setelah beberapa jam berada dalam mobil rental,kini sampailah aku di depan rumah andi. perjalanan yang jauh dan melelahkan membuatku tak sabar ingin meluruskan belakang di atas kasur. Tapi,karena malam itu saudaranya sedang berkumpul di rumah orang tuanya,maka! mau tak mau,suka tak suka aku harus duduk bersama mereka."nak sintyia makan dulu gih"!,kata eda yang tak lain adalah ibu kandung andi.


"iya tante,makasih! td sudah makan waktu mobil rentalnya mampir di warung"jawabku menolak halus ajakan beliau.


bagaimana perjalanannya kak? tanya seorang adik andi,yang bernama nur.


alhamdulillah,lumayan... jawabku seraya tersenyum


setelah waktu menunjukan pukul 23:30,andi kemudian berkata "istrahatlah dulu,nanti mama yang akan menemanimu tidur" akupun beranjak dari dudukku,melangkah ke kamar. Setelah bersih bersih dan berganti pakaian,kubaringkan tubuh ini di atas kasur sambil menatap langit langit kamar. "ya Allah kok aku sampai senekat ini,mendatangi rumah lelaki yang belum berstatuskan suami,bahkan pacaran saja belum" gumamku dalam hati.


lima menit lagi pelepasan tahun 2013,itu artinya aku akan merayakan tahun baru di desa ini,berselang beberapa menit kemudian ibu eda masuk ke kamar lalu ikut berbaring di sampingku. layaknya orang yang baru bertemu,rasa canggungpun tak lepas dari diriku! tiba tiba ibu eda bertanya " sintyia,,, apa ibumu menginzikanmu kesini?"


"iya tante",,, jawabku singkat

__ADS_1


oiya nak sintyia, apakah nak sintyia sudah mengetahui kalau andi anaknya punya sakit sampai saat ini?


"iya tante,andi sudah mengatakannya padaku.!"


nak,,,, tante harap,kalian akan selalu bersama. Tante harap tidak akan ada kecewa yang kalian rasakan nanti.saling menguatkanlah nak.kata ibunya andi


"insyaa Allah tante,tapi kami belum ada hubungan apapun,aku hanya sekedar berteman dengan andi tante..."


"Andi sudah bilang sama tante,kalau dia ingin serius ke jenjang pernikahan".


...


keesokan harinya,aku sengaja tak beranjak dari tempat tidur,biarlah jika mereka mengira aku orang malas,karena sejatinya aku sendiri masih malu dan enggan untuk membantu mereka di dapur. bukannya aku adalah irang malas,tapi menghindari omongan yang tidak diinginkan.

__ADS_1


karena pagi ini sangat cerah,maka keluarga andi berencana ke pantai untuk sekedar berlibur membuang penat setelah berhari hari berkutat dengan jualan kue basah,dan berhubung hari ini juga adalah tahun baru maka sekalian aja mereka merayakan liburan tahun barunya,tak lupa andi pun mengajakku.


setelah beberapa menit sampailah kami di pantai,pantai yang begitu ramai karena banyaknya orang yang berlibur,,, keluarga andi sangatlah menikamari liburan mereka,,,


...


andi kemudian mengajakku pulang lebih dulu,karena andi kepalang sudah janji untuk mengajakku ke salah satu cafe di desa tersebut,di sana kami bicara tentang rencana untuk mencari kerja yang lebih baik di kota,agar setelah menikah kami bisa langsung tinggal terpisah dari keluarga,


"Dek,,, bisa bantu kakak cariin kerja setelah sampai di kota besok? kalau nanti adek sudah dapat,kakak akan nyusul adek ke kota!"


"iya,aku usahakan ya,,," syukurlah kalau akhirnya kami tidak jadi LDRan.


...

__ADS_1


sesampainya di rumah andi,kuminta andi untuk menelpon mobil rental agar aku bisa pulang secepatnya ke kota,pukul 20:00 aku berangkat. "hati hati di jalan nak,dan salam untuk mama dan papamu" pesan ibu andi


"insyaa Allah tante,,, makasih!"ku ambil tangan ibu dan bapaknya andi,aku salim sekalian pamit.


__ADS_2