BINGKAI RETAK

BINGKAI RETAK
Hari pertama andi di kota dan bekerja


__ADS_3

#4


sebulan telah berlalu,,, hubungan yang terjalin dengan cara LDR ini membuatku sangat merasakan kerinduan terhadapnya,hingga kemarin malam andi menelponku "dek! besok kakak akan berangkat ke kota,di sini kakak seperti diasingkan oleh saudara kakak sendiri"


"kenapa kakak bicara seperti itu? bukankah adik-adiknya kakak sangat menyayangi kakak? lalu alasan apa kakak sampai seperti ini?" sebenarnya apa yang terjadi padanya? gumamku dalam hati


"nanti setelah sampai di kota barulah kakak cerita semua,assalamu alaikum" di tutupnya panggilan tanpa menunggu salamnya ku jawab.


...


hari ini aku sengaja masuk shift pagi,agar sepulang nanti aku punya waktu untuk mencari tempat tinggal untuk andi.

__ADS_1


Dan mungkin besok aku akan meminta off dulu tuk menemani andi mencari kerja.


tepat jam 4 sore andi tiba di alamat kos yang aku berikan. aku menyuruhnya makan dulu,setelah selesai makan dan istrahat sejenak ku pamit pulang,karena waktu sudah malam. "kak,aku pamit ya! "


"kok pulang dek,kan kakak mau bicara dulu," pintanya memelas.


Besok kan aku Off kerja,besok aku janji akan dengarkan cerita kakak sampai akhir,sekarang kakak istrahat dulu,besok pagi setelah antar mbak maya ke kantor aku ke sini". jawabku dan diapun mengangguk tanda setuju.


setelah dua hari menyebar lamaran kerja,akhirnya ada panggilan di salah satu swalayan di kota kecil ini. "alhamdulillah dek,kakak diterima kerja,tapi mungkin waktu kita bertemu banyak berkurang,karena jam kerja yang ditawarkan 11 jam",


"Sekarang kita kemana dulu?"

__ADS_1


"bagaimana kalau kita makan bakso dulu sebelum pulang?"


"Baiklah,,, kita makan,"


setelah makan,kamipun kembali ke kos andi,dengan segala rasa yang berbunga-bunga,akhirnya aku dan andi bisa setiap saat bertemu. Di kos,andi mencurahkan segala gundahnya akibat keluarga dan saudaranya. Aku tak bisa berbuat apa-apa,hanya tangan ini yang bergerak menepuk pundaknya sebagai tanda aku ada di pihaknya akan terus mendukungnya dan menguatkannya.


"Dek,jangan perna meninggalkanku!" pintanya dengan suara serak.


"Insyaa Allah,,," aku kembali pamit setelah selesai membersihkan kosnya karena tidak lama lagi aku harus menjemput mbak maya.


"Kak,aku pamit yo,,, kakak banyakin istrahat aja hari ini,supaya besok hari pertama kakak kerja gak kelelahan" .

__ADS_1


setelah menjemput mbak maya,kami mampir di salah satu mini market untuk membeli kopi g*****y favorite kami berdua.sesampainya di kos aku dan mbak maya sholat asar bareng. Tak terasa waktu sudah menunjukan pukul 20.00,,, aku sengaja tidak menelpon andi,agar waktu istrahatnya tidak terganggu. aku dan mbak maya asyik memainkan gawai masing-masing. Tiba-tiba mbak tertawa dan berhasil mengagetkanku. Itulah kami,saat berselancar dengan gawai,jika ada yang lucu,kami tidak segan tertawa terbahak-bahak,tanpa menghiraukan apa kata tetangga. bahkan kami berdua sering kali kelepasan jika menertawakan hal yang kami anggap lucu.


pagi harinya aku terbangun dan melihat mbak maya sudah seleaai mandi,kini giliranku yang masuk kamar mandi,dengan sedikit malas ku siram tubuh ini. setelah selesai kamipun berangkat. kuantar mbak maya dulu baru aku melanjutkan ke tempat kerjaku. sebelum memulai pekerjaanku hari ini,ku sempatkan menelpon andi untuk memastikan apakah dian sudah berangkat atau belum. diluar dugaanku,andi sudah berada di depan swalayan." sudah dek,kakak sudah di dwlepan swalayan dan sebntar lagi sudah buka.


__ADS_2