
#9
bekerja dalam lingkungan yang sama itu menyenangkan tapi ada bumbunya juga sih,,, kita harus kuat nahan malu,karena jika ada satu saja kesalahan yang tidak sengaja aku atau andi lakukan pasti akan ada imbasnya pada kami. Tentu saja Bos akan bilang bahwa kami tidak profesional dalam bekerja. padahal kami berdua pun sudah berusaha untuk melibatkan satu sama lain jika ada kesalahan yang tidak kami sengaja.
hubungan kami semakin hari semakin baik dan bahagia tanpa ada gangguan dari pihak manapun. aku dan andi sepakat untuk tidak berbagi masalah apapun terhadap keluarga masing-masing. Karena kami sadar hidup ini bagai roda,kadang berada di atas kadang pula berada di bawah. Sejatinya kita hidup harus punya kesadaran penuh untuk tidak bergantung pada orang lain.
__ADS_1
seperti hari-hari biasanya aku dan andi berangkat dan pulang pun bersama,begitu setiap harinya. tak ada yang tahu kapan aku dan andi bertengkar dan bahkan rekan-rekan kerja kami menganggap rumah tangga yang aku dan andi bangun seperti sebuah album foto,yang sepanjang perjalanannya teratur tanpa kesalahan penempatan,sehingga bagi siapa saja yang melihatnya tertarik. Padahal,aku dan andi seringkali marahan dengan hal sepele lalu aku diamkan sampai berhari-hari lamanya. itulah profesional yang kami tunjukan,karena aku dan andi seringkali di ingatkan Bos atau atasan kami "jika ada masalah rumah tangga,sesama rekan kerja,simpan masalahmu di luar pintu,setelah kau pulang barulah engkau mengambilnya lagi" itulah kalimat yang selalu terngiang-ngiang di telinga kami berdua. Dan kalimat itu pula yang menjadi pegangan kami.
Di sela-sela waktu istrahat kami sempat bercanda ria bersama sambil menikmati semangkok mie ayam. "Sintyia,,, Mbak yang jualan martabak nanya ma aku,kok si sintyia itu gak perna keliatan meluk suaminya kalau lagi di bonceng gitu ya?!" tanya echy,admin baru yang sedang training.
"aku rasa tak perlulah mengumbar kemesraan di depan orang,yang penting saat berdua jadi paling romantis" sambil tersenyum manis ke arahnya.
__ADS_1
kami pun tertawa bareng,setelah menghabiskan makanan,sesegera mungkin kami masuk kembali ke dalam swalayan,takut kena tegur sama Ci karena kelamaan istrahatnya.
Karena terlalu asyik bekerja,tak terasa waktu menunjukan pukul 17.00,itu artinya waktu untuk pulang dah tiba,dengan cepat ku sambar tumpukan doa kosong lalu ku bawa ke gudang,kemudian aku pamit pulang sebagai absen kami kepada sang pimpinan toko.
"Pulang Ko!, secara bergantian kami pamit lalu berdiri untuk cek body,aktivitas yang wajib dilakukan saat pulang kerja,pengejekan di lakukan oleh salah satu admin atau kasir secara bergantian. Bukan karena mereka tidak mempercayai,karena pada dasarnya swalayan ini dilengkapi oleh banyak CCTV,tapi lebih kepada memberi sedikit celah agar tidak ada hal yang tidak mungkin bisa dilakukan oleh seorang karyawan jika ada niat buruk. Kami pun sengaja tidak langsung beranjak pergi,karena masih asyik berbagi cerita di loby swalayan,mungkin ini akan jadi rutinitas baru bagi kami nantinya.
__ADS_1
Satu per satu mereka meninggalkan parkiran swalayan setelah melepas penat seharian bekerja. Dan yang terakhir pergi tentulah diriku yang harus menunggu suamiku dulu.
"Ternyata,mereka sangat menyenangkan,entah di mulai sejak kapan aku jadi seorang humoris padahal aku adalah orang yang suka menyendiri dari dulu.