
Ruli, mamanya Rian, mengajukan banyak pertanyaan tentang keluarga Sharmila dan Alex, mencari tahu siapa yang bertanggung jawab atas kehamilan Sharmila dan siapa yang akan merawat anak tersebut.
"Ma. Rian akan membimbing Sharmila, ma."
Rian dengan sabar menjawab semua pertanyaan itu dan mencoba meyakinkan mamanya, bahwa Sharmila telah meminta maaf dan berjanji tidak akan mengulangi kesalahannya lagi.
"Ck! Kamu pikir dengan datang sini dan meminta maaf, semuanya akan langsung beres? Kamu pikir aku akan percaya lagi setelah kamu berhasil memperdaya anakku sendiri?," ucap mamanya Rian dengan nada yang penuh dengan kebencian ke arah Sharmila.
"Kamu dan keluargamu adalah penipu besar, memanfaatkan anakku untuk mendapatkan keuntungan. Dan sekarang kau datang dan meminta maaf? Apa kau berpikir aku akan lupa dengan semua yang sudah kau lakukan?" tambahnya lagi dengan nada yang semakin meninggi.
Sharmila memohon maaf kepada mamanya Rian dengan tulus, meminta maaf atas semua kesalahan yang telah dia lakukan. Dia berjanji untuk melakukan segala yang dia bisa untuk memperbaiki kesalahan itu dan mengembalikan kepercayaan keluarga Rian.
"M-ila, mila memang sudah melakukan kesalahan besar dan membuat mama dan keluarga merasa kecewa. M-ila sangat menyesal dan tidak tahu bagaimana caranya untuk meminta maaf selain datang langsung untuk menemui, mama." Sharmila mengucapkan permintaan maafnya dengan sungguh-sungguh.
Namun, mamanya Rian tetap merasa tidak puas dan tidak yakin apakah Sharmila benar-benar telah memahami kesalahannya. Dia merasa bahwa Rian tidak seharusnya memaafkan Sharmila begitu saja dan membiarkannya hidup bersama mereka lagi.
"Mila berharap, Mila bisa mendapatkan maaf dan restu dari mama. Mila dan mas Rian sangat mencintai satu sama lain, dan Mila akan berusaha untuk menjadi istri yang baik bagi mas Rian, ma." Sharmila melanjutkan kalimatnya lagi.
Namun, ternyata mamanya Rian tetap tidak tergoyahkan dengan ucapan Sharmila. Dia menolak untuk memberikan maaf dan membiarkan Sharmila kesempatan kedua, dan mempersilahkan Sharmila untuk pergi dari kehidupannya dan juga anaknya.
"Sebaiknya kamu pergi, menjauh dari hidup antrian dan keluargaku."
Mamanya Rian merasa sangat kecewa karena telah dibohongi oleh Sharmila sejak belum terjadinya pernikahan. Dia minta kepada Rian untuk menceraikan Sharmila saja.
__ADS_1
"Ma. Kami akan berusaha untuk menjadi keluarga yang bahagia, sama seperti harapan mama selama ini."
Tapi Rian tetap berusaha meyakinkan mamanya, bahwa dia mencintai Sharmila dan anak mereka dan ingin memberi kesempatan pada Sharmila untuk memperbaiki kesalahannya. Dia meminta pada mamanya untuk memahami bahwa dia telah memaafkan Sharmila dan ingin memberikan kesempatan kedua pada istrinya itu.
Nyatanya, mamanya Rian masih tetap marah dan tidak mau memberikan maafnya pada Sharmila.
Sharmila yang sudah datang untuk meminta maaf, tetap tidak diterima dan langsung mengeluarkan kata-kata kekesalan dan kekecewaannya.
"Sudahlah, Mama. Sudah cukup, Maafkanlah Sharmila," kata Rian kepada Ruli.
"Tidak bisa, Rian. Dia menipu kita. Bagaimana mungkin aku memaafkannya?!" balas mamanya sambil menatap tajam ke arah Sharmila.
Dadanya turun naik menahan amarah. Mamanya Rian masih merasa kecewa dan marah atas kebohongan Sharmila. Setiap kali melihat Sharmila, dia tidak bisa menahan amarah dan kecewa yang ada di hatinya.
Rian yang merasa tidak enak dan kesulitan di tengah-tengah konflik ini. Dia merasa bertanggung jawab atas semua yang terjadi dan harus menyelesaikannya. Rian memutuskan untuk mengajak Sharmila bicara dan mencoba untuk memperbaiki hubungan mereka. Dia merasa bahwa perceraian bukanlah solusi terbaik dan ingin mencoba untuk memperbaiki hubungan mereka.
Sharmila menangis dan memohon maaf, "Maafkan Mila, ma. Mila minta maaf. Mila tidak bermaksud untuk menipu atau menyakiti siapa pun. Mila datang hanya ingin memperbaiki semuanya."
"Apa yang bisa kamu lakukan? Kamu telah menyakiti Rian dan keluarga kami. Kamu membuat kami malu di depan orang lain," jawab Ruli dengan ketus.
Sharmila merasa sedih dan kesal karena tidak tahu harus berbuat apa. Dia mencoba untuk menjelaskan semuanya kepada ibu Rian, tapi mamanya Rian tetap tidak mau mendengar penjelasannya.
"M-ila tahu mila membuat kesalahan besar dan Mila bersedia untuk bertanggung jawab atasnya. Mila akan berusaha untuk menjadi istri yang baik bagi mas Rian dan keluarga mama," ucap Sharmila dengan penuh penyesalan.
__ADS_1
"Mama, tolong dengarkanlah Sharmila. Dia juga sangat menyesal atas apa yang telah terjadi," kata Rian dengan nada lembut, mencoba untuk meyakinkan mamanya.
Tapi nyatanya, semua usahanya itu tidak membuahkan hasil. Ruli tetap saja menggelengkan kepalanya dan berkata, "Tidak, Rian. Ini sudah terlalu jauh. Aku tidak bisa memaafkannya."
Rian merasa putus asa. Dia tidak tahu harus berbuat apa lagi untuk membuat mamanya mengerti. Dia tahu bahwa mamanya itu sangat keras kepala dan sulit untuk diajak bicara. Namun, dia tidak ingin menyerah begitu saja. Dia berusaha untuk mencari solusi yang terbaik bagi semua pihak.
Sharmila sendiri sebenarnya merasa sangat tersinggung dan terluka dengan ucapan-ucapan mamanya Rian. Namun dia masih tetap berusaha untuk tenang dan meredakan amarah mamanya Rian.
***
Beberapa waktu kemudian, setelah beberapa kali berbicara dan melakukan usaha untuk memperbaiki hubungan, akhirnya mamanya Rian mulai melunak dan mulai menerima Sharmila. Dia menyadari bahwa Sharmila benar-benar menyesal dan berusaha memperbaiki kesalahannya.
Dengan kerja keras dan ketulusan dari Rian, Sharmila dan mamanya Rian, mereka berhasil memperbaiki hubungan dan kembali hidup bahagia bersama sebagai keluarga yang utuh.
Semua pihak mengambil pelajaran dari kejadian ini dan berkomitmen untuk saling mendukung dan menjaga keharmonisan keluarga.
Rian juga berusaha untuk membantu Sharmila dalam meminta maaf kepada mamanya. Dia merasa sangat bersyukur bahwa Sharmila bersedia untuk memperbaiki hubungan dengan mamanya dan keluarganya.
Rian sangat mencintai Sharmila dan anak mereka, dan dia tahu bahwa dia akan berjuang untuk melindungi keluarganya.
Sharmila yang sudah merasakan perasaan bersalah dan menyesal pun menyanggupi. Dia juga menyadari bahwa Rian adalah seorang laki-laki yang baik dan sepatutnya dia pertahankan. Dia akan perusahaan untuk menjadi istri yang baik dan terus berusaha bersikap baik pada mamanya Rian untuk mendapatkan restunya lagi, sama seperti waktu mereka menikah dulu.
Beberapa hari kemudian, Rian membawa Sharmila untuk bertemu dengan mamanya lagi, yang kebetulan ada beberapa anggota keluarganya yang lain. Dia berharap bisa membuat ibunya dan keluarga lainnya memaafkan Sharmila.
__ADS_1
"Mama, dan untuk semuanya. Mila datang untuk meminta maaf atas semua yang telah terjadi. M-ila, mila sangat menyesal atas kebohongan yang telah Mila lakukan selama ini," kata Sharmila sambil menundukkan kepala, menahan diri supaya tidak menangis.