
2 bulan berlalu...Kini kehidupan Aira semakin membaik.Karena Aira selalu menghindari sepupunya.Bahkan tak mau mengurusi urusan sepupunya.Entah sepupunya ngedrugs bareng ataupun pesta miras dirumah nenek.Aira selalu mengurung diri dikamarnya.
Aira yang selalu diam dirumah berbeda kali ini.2 bulan ini Aira selalu meminta ijin pada neneknya untuk ekskul disekolahnya.setiap hari Aira pulang jam 3 karena meminta ijin neneknya untuk ekskul.disaat sela istirahat ia selalu bertemu Erik didepan gerbang sekolahnya dan makan siang bersama.Karena memang hanya bisa bertemu pada jam itu hingga Erik meluangkan waktunya untuk Aira.
Aira yang selalu energik dan tersenyum seolah menyihir Erik untuk selalu rindu.
Erik yang selalu berusaha meluangkan waktunya demi Aira pun harus mengubah jadwal les privatnya.Ia beralasan ada acara bersama temannya untuk diskusi sains.Padahal itu semua hanya manipulasi Erike meskipun memang benar diskusi sains namun itu hanya untuk alibi mendekati Aira.
"Hai,udah lama nunggu kak?"
"Gak juga baru aja.yuk kita makan apa nih enaknya?"
"Itu bakso mi ayam tinggal pilih..."sambil tersenyum Aira menunjukkan warung tenda depan sekolah.
"Sekali kali ganti kek...bosen makan itu mulu lama lama buncit nih perut."sambil mengusap usap perutnya
"Terus mau makan apa kak..?Disini cuma ada itu kak..Ada juga sih nasi tapi di kantin.Kakak mau masuk?"
"Bukan Ai...Maksudku makan di cafe yusro kan dekat tuh.gimana mau gak?"
"ha....ngapain jauh jauh kak..lagian aku gak punya uang kalo makan dicafe."
__ADS_1
"Kamu itu selalu gitu...orang aku yang bayar juga..udah ya kelamaan nanti keburu mulai lagi ekskul nya .."dengan menarik lembut tangan Aira hingga motornya akhirnya Aira mau mengikuti keinginan Erik.
Diperjalanan Erik memegang tangan Aira yang ia rangkulkan dipinggangnya dengan alibi pegangan takut jatuh.
.
.
"Ai,kamu mau pesen apa?Pesen aja gak usah takut,aku bawa uang kok banyak malah."Erik terkekeh melihat raut wajah Aira yang memerah karena malu
"Apa sih kak.....kakak ngeledek aku?terserah kakak aja aku mah."
"Iya gak apa apa aku suka kok.Aku ga pernah rewel kalo soal makanan yang penting pedes aja."
"oh gitu ya ..kalo aku gak terlalu pedes sih.tenang aja pedesnya ga terlalu kok.karena mereka udah hafal selera aku."
"oh,jadi kakak sering kesini?"
"Ya gitu deh kesini kalo makan bareng keluarga.Karena budhe aku ada di daerah sini rumahnya.Akhirnya mereka menjadi lebih dekat dan leluasa bercanda.berbeda hal nya dengan makan di warung depan sekolah karena Aira gak bisa leluasa karena takut sepupunya lihat kebersamaannya bersama Erik.Disaat pulang dari cafe tangan Aira yang di genggam Erik diperut Erik serasa indah hari ini.Membuat keduanya semakin dekat merasa semakin menyatu dalam kalbu.saat itu pula Erik menyatakan perasaannya pada Aira.
"Humaira,rasakan detak jantungku dengan tanganmu.Begitu cepat jantungku berdetak saat didekatmu Humaira.Percayalah aku sangat menyangimu.Ketika kita dewasa maka tunggulah aku.Aku akan datang melamarmu.Biarkan sekarang kita dekat seperti ini.Jangan menghindariku lagi,biarkan kita bersama berteman dalam hati.Hingga kelak kita dewasa dapat bersatu.saling melengkapi."dengan menggenggam tangan Aira,Erik menyatakan perasaannya.hingga membuat Aira terpana.Ia kaget betapa cepatnya jantung Erik berdetak sama halnya dengan jantung Aira.
__ADS_1
"Kak,aku ga berani berucap.aku takut salah.Tapi biarkan kita berjalan dengan sendirinya.ikuti alurnya saja.Aku ga berani berjanji karena takut mengingkarinya.Karena hanya Allah yang tau kita kedepannya.semoga kita selalu dalam lindunganNya..Aamiien.
Mereka melewati hari ini dengan bahagia dan tenang seakan tidak ada ketakutan seperti biasanya yang di rasakan Aira.Hari ini Aira penuh senyum.merasa berbunga bunga hingga tak menyadari Meri dan Sinta menatapnya penuh selidik.
"Hmmm kayanya ada yang lagi seneng banget nih.."
"iya Mer kayanya abis dapet transferan uang deh.."seru Sinta yang ikut menimpali Meri.
"Apaan sih kalian..aku itu lagi seneng karena aku udah bisa nih ngerjain soal yang susah ini."Karena Aira tak pandai berbohong tetap saja ketahuan temannya jika dia berbohong.
"Ohhhh....gitu..kirain ada yang lagi jatuh cinta nih..tapi ama siapa ya..sama Arsyad kayanya gak kaya gini deh aura nya.atau jangan jangan setiap kamu istirahat ekskul keluar untuk makan bersama do'i ya..."
"Do'i siapa sih Mer kalian ada aja deh.orang aku kan makan diluar.karena aku makan di warung depan karena murah."
Dengan penasaran Meri,Sinta dan Lina berniat membuntuti Aira sepulang sekolah.
.
.
Readers tolong bantu krisannya dong...buat nambah inspirasi aku.kira kira Aira sama Arsyad atau sama Erik pacarannya ya...?
__ADS_1