BURUNG DALAM SANGKAR

BURUNG DALAM SANGKAR
BDS #9


__ADS_3

Setalah lelah bergulat dengan pelajaran tibalah waktu pulang sekolah.Disini Erik sengaja menunggu Aira di depan gerbang sekolah.Ia sengaja membolos di jam pelajaran terakhirnya.


.


.


Hingga waktu bel pulang pun berbunyi,Erik dengan santai menunggu diatas motor gedenya.Dengan memakai hoodi putihnya Erik nampak sangat macho.Gagah bersama motor gedenya.Tiba saat Aira and the genk berjalan bersama melewati motor Erik,mereka bercanda ria hingga tak menyadari adanya Erik yang sengaja menunggu sang pujaan hatinya.


Erik yang mendengar suara Aira pun bergegas berdiri mengejar langkah Aira.Namun Aira yang memang tak tahu jika ada yang mengejarny,ia berjalan menuju toko buku yang di depan sekolahnya bersama temannya.


Erik yang tahu Aira akan menyebrang pun mengikuti dengan motornya.Setelah terparkir rapi ia bergegas masuk ke toko buku itu dan mencari keberadaan Aira.


"Ai...kamu lagi ngapain disini?"


Dengan bingung Aira mendongakkan kepalanya karena merasa asing dengan suara yang menyapanya."Aku cari buku kak..mari"


Merasa risih Aira bergegas menyudahi mencari bukunya.bahkan Aira belum menemukan buka yang diinginkannya.


"Ai kamu kenapa sih..?"tegur Sinta


"Ini aku udahan aja nyarinya.Kayanya besok lagi aku kesini.Ada yang ikutin aku kayanya.Tadi ada cowok nyapa aku.pas aku liat cowok itu yang kemarin ngikutin aku."


"Mana cowoknya...?"Meri,Lina dan Sinta merasa penasaran yang ikut mencari keberadaan Erik.

__ADS_1


"Tadi ada disebelah situ,makanya aku langsung kesini."


"Jangan jangan udah diparkiran deh...mending kamu pulang ama aku aja Ai.aku dijemput papaku kok.biasanya sih pake mobil kalo papa yang jemput aku."Meri yang selalu berusaha melindungi Aira,hingga membuat Aira semakin merasa tak enak hati selalu merepotkannya.


"Maaf Mer,aku gak enak minta tolong terus.Gak apa aku tunggu disini aja sampe ada angkot yang lewat aku baru naik."


"Jangan gitu Ai..kita sahabat harus bisa saling memahami.Aku faham kamu gak enak hati.Tapi kita akan selalu bersama."Meri,Sinta dan Lina mengucapkannya bersamaan dan mereka memeluk Aira.


"Ya udah kalo gitu gini aja..aku tunggu disini.Lina,tolong kamu didepan cegat angkotnya ya..nanti kalo angkotnya berhenti aku langsung naik.gimana?"


"Ya udah deh terserah kamu aja."


.


.


"Kenapa kamu selalu menghindar dari aku Aira?"dengan sendu Erik mengatakannya hingga Aira tak tega untuk beranjak.


"Maaf kak,aku hanya takut nanti ada masalah baru lagi buat aku."


"Memangnya masalah apa yang kamu maksud hingga kamu selalu menghindar dariku.Bahkan teman temanmu sampai ikut menjauhkanmu."


"Mereka gak mau aku kena masalah kak,karena mereka tau apa yang aku rasa.Jadi aku mohon kakak pulang lah sebelum ada yang liat kita disini."

__ADS_1


"Kamu terlalu penakut Aira.Memangnya apa yang kamu takuti.Siapa yang liat kita..?Disini hanya ada kita berdua"


"Maaf kak...aku ada sepupu yang selalu mengawasiku.Aku takut jika berdua ketauan lagi bersama akan ada fitnah buat aku kak.Aku gak mau ada masalah lagi kak."


"Siapa sepupu mu itu katakan sama aku.Yang mana orangnya.Kalo sampe ada fitnah ama kamu,aku yang beresin semua nya.Kamu tenang aja.


"Aku sendirian disini kak, orang tua ku jauh.Hanya ada nenek dan sepupuku juga keluarganya.Aku ga punya orang yang membela ku kalo ada masalah.Jadi aku slalu menghindari masalah kak.Mendingan kamu pulang aja kak."bersamaan dengan itu sebuah angkutan umum pun lewat.Dengan cepat Aira berlari masuk.


"Aku selalu kangen kamu Humaira,semenjak kita bertemu di olimpiade itu.Aku selalu berdoa semoga kita bertemu.Dan sekarang disaat bertemu malah kamu menghindari ku.Humaira gak bisakah kamu liat aku yang selalu meridukanmu..Aku bela belain nunggu kamu."Dengan sedih Erik bergumam lalu ia melajukan motornya dengan kecepatan sedang.


.


..


.


🥀🥀🥀🥀


Dirumah Aira merasa iba jika mengingat Erik karena selalu Aira hindari.Merasa penasaran bahkan saat bertemu Erik hati Aira merasa panas jantung berdebar semakin cepat seakan melompat lompat.Aira merenung mengapa ketika bertemu Erik selalu berbeda tidak seperti bersam teman lainnya.


Ketika malam menjelang Aira yang jendak tidur selalu melakukan ritualnya.dengan berwudhu sebelum tidur Aira berdoa semoga hari esok lebih baik lagi dan selalu dimudahkan untuk menimba ilmu.


Begitupun Arsyad dan Erik mereka sama sama berdoa untuk kebahagiaan Aira.Mereka sama sama ingin dekat dengan Aira.Perasaan yang selalu membuncah di hati mereka serasa ingin selalu bertemu.

__ADS_1


Setiap hari Erik yang selalu menunggu di depan gerbang sekolah.selalu berusaha mengajak Aira berkomunikasi meskipun hanya sebentar.bahkan itu pun mengobrol ditoko buku.Begitu saja Erik sudah merasakan bahagia bisa berbincang walau sebentar saja.


Hingga tak terasa 2 bulan telah berlalu.Hubungan Aira dengan Erik berlanjut baik.Meskipun berlanjut tetapi Aira backstreet dari temannya.Bukan niat membohongi,hanya saja memang teman temannya tidak mempertanyakan soal Erik.Hingga Aira lupa untuk menceritakan tentang Erik yang selalu menunggu dan menjadi teman diskusi sains.


__ADS_2