BURUNG DALAM SANGKAR

BURUNG DALAM SANGKAR
BDS #13


__ADS_3

Keesokan harinya Aira bersiap pergi ke sekolah.Pagi itu Aira merasa tidak enak badan.Tetapi meski begitu Aira tetap memaksakan masuk sekolah.Disaat bel masuk berbunyi Aira mmemasuki kelasnya dan duduk di bangku yang kosong.karena tinggal 1 kursi yang kosong yaitu dipojok paling belakang.


Aira pun berjalan gontai melewati Merri,Sinta dan Lina.Ia merasa sedih tidak ada yang menyemangatinya.Dengan lesu Aira duduk menundukkan kepalanya.


Hingga saat pelajaran dimulai Aira merasakan pusing yang teramat,hingga ia mencoba konsentrasi lebih namun tak juga dapat berkonsentrasi hingga ia tak sadarkan diri.


Seluruh orang dikelas bahkan tak mengetahui aira tak sadarkan diri.Hingga disaat gurunya berjalan keliling per meja siswa dan menuju meja yang Aira tempati begitu kaget karena mengetahui Aira tertidur dikelas.Karena selama ini Aira yang di kenal anak terajin dan terpandai di kelasnya.


Dan dengan lembut membangungkan Aira namun tak kunjung bangun juga,hingga membuat panik seluruh orang dikelasnya.Hingga Arsyad langsung membopong Aira menuju UKS.Dengan sedih Arsyad melihat wajah sayu Aira yang pucat.


"Ai,kamu kenapa?Ada apa sama kamu..?sampai kamu begini..?Dengan sedih Arsyad mengatakannya dalam hati.Arsyad sedih melihat wajah Aira yang pucat pasi.Bahkan karena kejadian kemarin teman temannya tidak ada yang mau menegur sapa Aira.Arsyad merasa kecewa karena kejadian kemarin,namun entah mengapa ia tidak bisa melihat Aira seperti sekarang.


Sesampainya di UKS Aira pun ditangani perawat yang jaga.Disaat memeriksa nadi ditangan Aira.Perawat itu pun melihat dengan teliti matanya Aira.Hingga memutuskan untuk dirawat di Rumah sakit saja karena keadaan Aira yang sangat lemah dan dehidrasi membutuhkan perawatan intensive.


"mmm Arsyad sebaiknya dia dibawa ke rumah sakit saja.Karena dia terkena anemia akut dan sudah dehidrasi.Aku takut dia terkena typus."


"Iya bu,kalo gitu ini saya lapor ke bu Nisa dulu ya,karena tadi waktunya bu Nisa."


"Iya silahkan sekalian minta tolong Guru yang lain untuk mengantar Aira ke rumah sakit."


"baik bu..permisi"dengan berjalan cepat Arsyad menghampiri gurunya untuk meminta tolong mengantarkan Aira ke rumah sakit.


"Permisi bu,kata bu April yang jaga UKS Aira harus dibawa ke rumah sakit.Karena Aira terkena anemia akut dan sudah dehidrasi."


"Astaghfirullah kok bisa sampai segitunya.Baiklah Arsyad kamu bantu saya bopong Aira masukkan ke mobil saya ya."

__ADS_1


" Baik bu mari bu segera kita bawa."


Setelah membuat izin akhirnya Aira dibopong Arsyad ke mobil bu Nisa dengan disopiri bu Nisa.Arsyad duduk disebelah Aira dan memegangi kepala Aira agar tidak tergoncang dijalan.


Sesampainya di rumah sakit Arsayad membopongnya masuk UGD dan menidurkan Aira diatas brankar.Aira belum sadarkan diri hingga membuat Arsyad da bu Nisa khawatir.


"Bu............kok Aira belum sadarkan diri ya bu?"


"Kita berdoa aja ya Syad...smoga Aira baik baik saja."seketika itu Arsyad menundukkan kepalanya sambil berdoa untuk kesembuhan Aira.Arsyad merasa bersalah karena sudah ikut mendiamkan Aira.Apa gara gara Arsyad dan teman temannya menjauhi Aira hingga Aira sakit lagi.Karena waktu itu juga Aira sakit karena fitnah pamannya.Mungkin karena tertekan hingga membuat Aira sakit.Begitulah yang ada di pikiran Aira.


Didalam ruangan UGD Aira ditangani dokter.Dokter pun langsung memasangkan infus di tangan Aira.Dokter pun menyarankan Aira dirawat dulu karena dia mengalami dehidrasi yang menyebabkan lemah di nadi nya.


Ketika perwakilan saudara Aira dipanggil Arsyad dan bu Nisa pun langsung masuk kedalam untuk mengisi administrasi.


"Bagaimana dok,keadaan Aira saat ini?"


"Memangnya ada penyakit berbahaya yang diderita Aira dok?"


"Belum diketahui saat ini.Ini kemungkinan dia sering seperti ini.Sepertinya dia sudah sering sakit seperti ini."


"Iya dok,memang Aira sering sakit bahkan pingsan disekolah pun sudah kedua kalinya ini.Dan sempat diperiksa di rumah sakit juga."


"Semoga tidak terjadi apa apa.Mungkin dia merasa tertekan bu.Karena jika melihat wajahnya seperti lelah dan nadi nya melemah.ok baiklah sekarang berdoa saja ,dan jangan lupa mengabari keluarganya dan saya permisi."setelah mengatakan itu dokter pun berjalan menuju ruangannya


Setelah mengabari keluarga Aira,bu Nisa pun menunggu Aira sampai dipindah le ruang rawatnya.

__ADS_1


Ketika hendak di bawa ke ruang rawatnya Aira siuman dan bingung dengan siuasana sekitarnya.


"Mmmmh....."Aira tersadar dengan membuka matanya perlahan.Ia bingung menatap sekitarnya dan baru faham jika ia berada di rumah sakit.


"Syukurlah Aira kamu sudah sadar.."


"Iya bu.. terima kasih.Memangnya tadi saya kenapa bu?


"Kamu pingsan dikelas tadi.Aira kamu kenapa,memangnya kamu pernah sakit yang serius?"


"Serius gimana bu..?saya memang sakit apa kata dokternya bu?"


"nggak kok Aira kamu cuma anemia akut dan dehidrasi makanya kamu lemes dan pingsan.katanya dokter kamu tertekan mungkin.Coba kamu jelaskan sama ibu ada apa."


"Nggak ada apa apa bu.hanya saja sekarang ini saya sering pusing bu."


"apa ada yang buat kamu tertekan?"


"nggak bu..maaf sudah merepotkan bu Nisa.Tapi apakah saya boleh pulang?"


"Kamu harus dirawat dulu Aira sampai kamu sembuh dulu ya"


"iya bu tapi kalo saya disini,saya tidak ada yang menunggu bu.Biar saya pulang saja."Dengan merengek Aira memohon.Karena memang Aira merasa sendiri bahkan mau bercerita saja merasa takut.


"Maaf Aira tapi tetap kamu harus dirawat karena kamu sudah dua kali ini pingsan.biar dokter yang merawat kamu ya ..tadi saya sudah menelpon nenek kamu.katanya beliau akan kesini nanti siang menunggu paman kamu yang mengantarnya."

__ADS_1


"Kalo gitu terima kasih bu.nggak apa saya dsini sendiri.nanti juga nenek dan paman kan datang kesini.sebaiknya ibu kembali lagi ke sekolah."karena merasa tak enak dengan bu nisa.


__ADS_2