BURUNG DALAM SANGKAR

BURUNG DALAM SANGKAR
BDS #11


__ADS_3

Sepulang sekolah Aira selalu keluar kelas lebih dulu.Ia pun berjalan menuju gerbang.Diluar gerbang Erik setia menunggunya untuk pulang bersama.


"Udah pulang?yuk ah aku anterin."


"Iya,ayo tapi nanti tolong turunin aku di depan sekolah SD samping rumah ya...biar gak ada yang tau."


"Iya beres...kamu itu terlalu penakut jadi orang.Kita kan gak ngapa ngapain."


"Jaga jaga aja...maklum orang di situ kepo orangnya."Dengan dibonceng motor gedenya Aira pulang sekolah.Baru kali ini ia merasa senang.Mungkin karena sudah ada pacar yang pengertian seperti Erik.Begitu terus berjalan setiap harinya.Aira yang dijemput setiap pulang sekolah oleh Erik hingga pada akhirnya teman temannya tahu hubungan Aira dan Erik pun menjadi ramai.Karena merasa tidak di anggap akhirnya teman temannya memusuhi Aira.


"Eh Lin,Mer,Sin tumben kalian gak ajak aku.."Aira yang datang ke kantin sendirian menjadi sorotan Arsyad.Meri,Lina dan Sinta justru mereka malah diam saja dan menghindar menjauh dari Aira.Mereka masih males untuk bertatap muka dengan Aira.Bahkan tanpa sepatah kata mereka menjauh tidak menggubris perkataan Aira.


"Kalian kenapa sih kok ga jawab aku...?aku salah apa?"Aira berseru dengan lirih yang di dengar oleh Arsyad.


Arsyad pun maju mendekati Aira.

__ADS_1


"Aira kamu berantem ma mereka?"


"Aku gak tau salah ku apa.Tapi mereka menjauhi ku."


"Ya sudahlah nanti kalo masih menjauh,aku tanyain mereka.Kamu ga usah sedih gitu..ayo makan sama aku aja"


"Terima kasih kak,aku gak mau makan.Aku ke kelas aja deh."ditariklah tangan Aira oleh Arsyad hingga Aira berbalik dan hendak terjatuh yang langsung di tangkap Arsyad.dari jauh mereka terlihat romantis Aira yang dipeluk Arsyad dari belakang.Hingga semua anak yang berada di kantin melihat dengan bersiul membuat ramai suasana kantin.


Meri,Lina dan Sinta yang melihat kejadian itu pun merasa kecewa pada Aira.Mereka berfikir Aira mempermainkan perasaan Arsyad.Selaku temannya Arsyad dan Aira.Meri,Lina dan Sinta geram pada Aira.Merasa dibodohi oleh Aira dengan kepolosan dan tak berdaya nya Aira.


"Gak apa apa kak.tapi lain kali jangan tarik tanganku seperti tadi.Aku gak mau ada gosip lagi.Aku bisa atasi masalahku dengan teman temanku sendiri kok.Terima kasih sebelumnya.maaf aku kekelas duluan."Dengan berlari menahan tangis Aira masuk kekelasnya.Disana Ia hanya sendirian,karena waktu masih istirahat.


Waktu bel masuk kembali berbunyi siswa siwai berhamburan masuk kelas.Pada saat Meri,Lina dan Sinta masuk kelas Aira melihat mereka namun tetap tak mau menatap Aira.Mereka pun duduk berjauhan pindah le belekang,kejadian itu tak luput dari pandangan Arsyad.Hingga berinisiatif bertanya pada teman Aira itu.


"Mer,kalian kenapa sih pada jauhin Aira?"

__ADS_1


"Gak apa apa aku males aja liat muka dia yang so polos."


"Maksudnya apa nih ngatain Aira so polos?"dengan kecewa Arsyad mendengarkan Meri mengatai Aira.


"Iya dia emang so polos Arsyad.kita kasian ama kamu.udah jangan berharap lebih ama Aira.Nanti kamu sakit hati."Ujar Lina


"Apa yang kamu tau tentang Aira Lin?"


"Aira dibelakang kita,dia sering keluar waktu istirahat ekskul.Dia boncengan ama yang selalu nunggu dia yang penggemar rahasia dia waktu itu loh."


"Ha...masa Lin..?Kamu tau dari mana?"


"karena kita penasaran jadi kita ikutin Syad."


Dengan rasa kecewa dan sedih Arsyad langsung duduk di bangkunya.Ia merasa gagal menjadikan Aira prioritas nya.Malah Arsyad tidak pernah tahu aktivitas Aira 3bulan ini karena ia mengikuti ekskul Taekwondo dan Karatenya.Hingga bel pulang sekolah pun tiba.Siswa siswi berhamburan keluar kelas.Ada yang langsung pulang maupun menunggu waktu ekskul dimulai dengan makan bersama dulu dikantin maupun menunggu di mushola.Arsyad yang penasaran memilih duduk di musola.Ia ingin tahu apa yang dikatakan Meri dan Lina benar adanya.

__ADS_1


__ADS_2