BURUNG DALAM SANGKAR

BURUNG DALAM SANGKAR
BDS #15


__ADS_3

Setelah selesai makan siang Aira dibantu Erik meminum obatnya.Erik begitu perhatian sehingga membuat Aira menatapnya dengan lekat.Tak terasa yang dipandang pun ikut membalas memandangnya.Hingga akhirnya membuat mereka salah tingkah satu sama lain.


Erik dari semenjak pulang sekolah hingga kini pukul 15.00 yang berniat untuk pamit pulang dulu pun mengurungkan niatnya karena tak tega melihat Aira sendiri di rumah sakit.Ia memutuskan menunggu kedatangan nenek dan pamannya Aira.Namun hingga waktu mendekati maghrib mereka tak juga datang.hingga Erik memeutuskan untuk menjemput nenek Aira untuk menenaniny di rumah sakit.


"Mmmh...kak..ini sudah sore bahkan kamu disini dari sepulang sekolah.Apa mama dan papa kamu gak nyariin nanti?"


"Kamu tenang aja Humaira,aku sudah pamit kok sebelum aku kesini."


"Tapi kamu juga belum mandi dan ganti baju kak.Kamu pulang aja gak apa aku sendiri juga.Nanti juga nenek dan pamanku pasti datang kesini."


"Kalo gitu aku mau pulang dulu sekalian kerumah nenek kamu biar aku antar sekalian nenekmu kesini."


"Gak usah kak,kalo kakak emang mau ke rumah bilang aja aku gak apa-apa.Nenekku gak usah datang kesini aja.Kasian udah tua nanti malah sakit karena masuk angin.Biar aku telpon mama aja buat pulang dulu kesini"


"Ya sudah kalo gitu.Memangnya hape kamu dimana?Tadi sebelum aku kesini telpon kamu duli tapi ga di angkat."


"Maaf kak,hape nya aku tinggal dirumah. Tadi aku buru buru karena agak kesiangan bangunku dan aku pusing banget sampe ga fokus kalo hape belum aku bawa tadi."

__ADS_1


"Terus mau telpon gimana,hapenya ada dirumah gitu.Nih pake hape aku aja buat telpon mama."dengan menyodorkan hapenya Erik tersenyum.Memikirkan akan menelpon calon mama mertua.Memikirkan itu membuat Erik tersenyum salah tingkah.Hingga Aira menatap bingung padanya.


"Kak,ada apa? kenapa senyum gitu?Hayo mikirin apaan?"


Erik yang mendengarkan Aira pun seketika tertawa."Aku lagi mikirin calon mama mertua.Aku mau telpon kan"Dengan terus tersenyum Erik mengatakannya.


"Kamu kak....aneh aneh aja.kita tuh masih kecil udah ngomong gitu.."Aira menggerutu mendengar perkataan Erik.Yang memang benar adanya kalau merekan memang masih remaja yang dimabuk cinta.Namun bisa saja kan cinta monyet.Cinta anak sekolahan.


Setelah memberikan hapenya Erik.Aira pun berterima kasih pada Erik yang diangguki oleh Erik."Humaira,aku pulang dulu ya?Nanti aku kesini lagi setelah isya."Memang Erik berniat akan kembali lagi setelah isya.Ia akan mengajak mamanya untuk ikut menemaninya agar Aira merasa senang.Karena Erik yakin Aira sedih karena rindu mamanya.


"Iya kak...terima kasih udah nemenin aku.hati hati ya kak."


"Jangan kak...ga perlu gitu..aku gak apa-apa kok sendiri.Kamu belajar aja dulu.Besok aja kesininya ya..."


"Ya udah nanti aku kerumah kamu dulu ambilin hape kamu ya ..kamu taruh mana biar aku bilang sama nenek kamu."


"Jangan kak ...nanti nenekku tahu aku megang hape pasti tanya dari mana hapenya.dan yang pasti bakal di rampas.aku gak boleh megang hape."

__ADS_1


"Ya udah kalo gitu ini hape aku bawa aja sama kamu.aku masih ada hape lamaku"


"Jangan kak..nanti kalo ada yang penting gimana.Udah kamu bawa aja,udah pulang dulu gih nanti mama kakak nyariin khawatir sama kamu "


"Bener ya gak apa-apa.....kamu hati hati ya..tunggu aku ya"setelah mengatakannya Erik pun berlalu berjalan keluar ruangan Aira.Meskipun berat hati meninggalkan Aira sendirian dirumah sakit namun Erik harus pulang terlebih dulu.


Sesampainya dirumah.Erik berteriak memanggil mamanya."Ma.....mama aku pulang."


"Kamu kenapa mesti teriak sih Rik...."


"Aku mau cerita sama mama.Pacarku yang aku bilang ahli sains itu loh ma,dia sakit sekarang.Bahkan ia sendirian di rumah sakit.Ga ada yang menunggunya."


"Masa sih...orang tuanya kemana?"dengan rasa aneh.Mama Erik pun bertanya karena merasa kasihan mendengarnya.


"Dia tinggal bersama nenek dan sepupunya.Orang tua Aira jauh ma...Mereka ada di jawa barat ma..".


Setelah berbincang bincang dengan mamanya Erik pun pamit ke kamarnya untuk mandi dulu.dengan berlari bersiul Erik masuk kamarnya tiba tiba rasanya berbunga bunga mendengar mama nya mau ikut ke rumah sakit

__ADS_1


... as


__ADS_2