Calon Iparku Ternyata........

Calon Iparku Ternyata........
Saling Percaya


__ADS_3

Sepulangnya dari kafe Rafael .... Sherly merasa sangat kesal dan marah sama Rafael dan Putri.


"Aku tidak akan membiarkan kalian bahagia.... aku tidak terima diperlakukan begini...awas kamu Putri.... aku harus punya rencana untuk menghancurkan kalian berdua terutama kamu Putri. ..Tidak mungkin seorang Rafael bisa menolakku... kalo bukan gara-gara cewek brengsek itu...masak aku bisa dikalahkan sama cewek miskin itu....ahhh nggak mungkin.," pikir Sherly dalam hati sambil mengumpat dirinya.


****************


Keesokan harinya di kampus


" Selamat siang Tik......" ucap Sherly sama Putri di kantin kampus.


"Siang..," ucap Putri dan Fitri


" Tumben kamu nyapa kami ," ucap Fitri


" Aku boleh gabung sama kalian nggak," ucap Sherly


" Ngapain.... kamu nggak usah pura-pura baik sama kita deh Sher..... kamu kan nggak suka sama kita.," ucap Fitri lagi.


Sherly tidak mengindahkan ucapan Fitri dengan santainya dia bicara lagi.


" Sorry ya Tik... atas sikapku kemarin... aku nggak bermaksud mengganggu kalian...ya aku ikhlas kok kalo Rafael memang memilih kamu ketimbang aku.," ucap Sherly


" Ya nggak apa-apa..." ucap Putri


" Kamu nggak marah sama aku kan., " ucap Sherly lagi.


"Nggak aku nggak marah sama kamu .," ucap Putri lagi.


Sherly melihat Rafael dari kejauhan berjalan mau mendekati mereka.


" O ya Tik.... gimana kalo aku traktir kamu makan. ya.. hitung-hitung sebagai tanda maaf dari aku.... kamu mau nggak ," ucap Sherly lagi


" Sorry Sher... nggak usah....lagian juga aku udah kenyang kok.. makasih banyak ya.," ucap Putri .

__ADS_1


Melihat Rafael mulai mendekat.


" Kamu kok gitu sih Tik..... aku kan udah minta maaf sama kamu... masak kamu nggak mau memaafkan aku sih Tik... apa salah aku sih Tik... kamu kok kejam sama aku... apa orang sebaik kamu tidak bisa menerima permintaan maaf dari aku. ," ucap Sherly pura-pura setelah Rafael sudah semakin dekat.


,


" Maksud kamu apa sih Sher.... aku tidak bermaksud.........," ucap Putri terpotong.


Mendengar mereka berbicara Rafael mengurungkan niatnya mendekati mereka... dia malahan duduk tidak jauh dari mereka tanpa sepengetahuan Fitri dan Putri


" Aku tahu tik.... aku sudah berbuat salah sama kamu.... aku tidak akan merebut Rafael dari kamu kok aku sadar kalau Rafael tidak mencintai aku. dan aku ikhlas kok kalo kamu pacaran sama dia.... tapi tidak harus kamu membenci aku kan.... kita masih bisa berteman kan. ...masak gara- gara cowok kamu nggak mau berteman sama aku. ," ucap Sherly lagi.


Putri dan Fitri bingung dengan ucapan Sherly yang tidak jelas.


" Ya sudahlah kalo kamu nggak mau aku juga nggak apa-apa kok," ucap Sherly lagi sambil pergi meninggalkan mereka.


Rafael pun ikut pergi meninggalkan mereka berdua.


" Tik aku nggak ngerti apa maksud omongan Sherly barusan.," ucap Fitri.


,ah sudahlah Fit... kita nggak usah bahas... itu..aku nggak mau pusing mikirin itu , ayo kita cabut yuk....lagian kita kan masih ada kelas ," ucap Putri lagi.


" Yuk..." ucap Fitri lagi.


*************


Sepulang dari kampus seperti biasa Rafael mengajak Putri pulang bareng sekalian mereka ke kafe bareng.


"Tik....... aku pingin kamu jujur sama aku.," ucap Rafael setelah mereka berada di dalam mobil.


" Masalah apa,?" tanya Putri


"Kenapa kamu tidak mau memaafkan Sherly. apa kamu dendam sama dia.," ucap Rafael.

__ADS_1


" Maksud kamu apa aku nggak ngerti El..


" Tik... kamu nggak usah pura-pura sama aku.... kamu kan sendiri bilang diantara kita nggak ada yang mesti ditutup tutupi.... aku nggak mau kamu menutupi sesuatu dari aku.


" El... aku nggak pernah menutupi sesuatu dari kamu dan aku juga nggak ngerti apa maksud kamu ngomong kayak gitu sama aku. ,"


" Ok........ sorry.aku udah nguping pembicaraan kalian.tadi siang di kantin... tapi aku nggak ngerti kenapa kamu nggak mau memaafkan Sherly.... apa segitu bencinya kamu sama dia.... sampai kamu tidak mau memaafkan Sherly..,"


" Oooo masalah tadi aku juga nggak ngerti apa maksud Sherly bicara begitu sama aku..... awalnya .......( Putri mulai bercerita tentang kedatangan Sherly tadi siang ke kantin... sampai akhirnya dia berbicara tidak jelas.seperti itu.. )


" Terus terang El.... aku tidak ada bermaksud melukai perasaannya....dan maksudku juga baik. .... percaya sama aku..El.....ya tapi sekarang terserah kamu aja ...mau percaya apa nggak sama aku.," ucap Putri lagi.


"Oooo gitu ceritanya.....ya sudahlah nggak usah dipikirin Tik.... aku percaya sama kamu.kok. sayang..... aku tahu kamu nggak mungkin sejahat itu .. Udah nggak usah diambil hati ya...," ucap Rafael sambil mencubit pipi putri.


" Makasih ya El... kamu udah percaya sama aku."


" Ya sayang..... dalam pacaran itu kita harus selalu percaya sama pasangan kita dan kita harus terbuka... tidak ada yang boleh ditutup tutupi.... karena aku tidak mau kehilangan kamu.sayang dan aku juga tidak mau percaya begitu saja sama omongan orang lain.. aku juga berharap begitu sama kamu.... kamu harus cerita sama aku...ya apapun masalah yang kita hadapi.... kita harus selesaikan bareng- bareng ya... kamu mau kan ?" ucap Rafael


" Ya El..... aku beruntung punya pacar kayak kamu yang mau mengerti dan perhatian sama aku.


" Aku juga Tik. " ucap Rafael sambil memberhentikan mobilnya.


" Kok mendadak berhenti disini El..."


Rafael tidak menjawab malahan dia melepaskan seat belt nya... terus mendekati wajah gadis pujaannya... Bibir mereka pun bertemu.... Rafael mulai mencium bibir mungil itu... awalnya biasa saja... tapi tanpa mereka menyadari ciuman itu semakin panas. mereka saling ******* satu sama lain..sampa-sampaii mereka kehabisan nafas.. lalu mereka menyudahi ciuman itu.


" Tik.... aku sangat mencintaimu.... aku nggak mau kita berpisah .....aku takut kak Marvel akan mengambil kamu dari aku..." ucap Rafael setelah mereka menyudahi ciuman itu.


" . Aku juga mencintaimu El..... aku juga nggak tau apa yang akan terjadi setelah ini" ucap Putri.


" Tik... kita percayakan saja sama Tuhan ya.... mudah- mudahan kita menemukan jalan keluarnya ya Tik " ucap Rafael lagi


" Ya...El....

__ADS_1


" Ayo. kita berangkat lagi " ucap Rafael sambil melajukan mobilnya.


__ADS_2